Fadel Muhammad: Pancasila Sebagai Ideologi Negara Tidak Bisa Diperdebatkan Lagi

Jumat, 21 Juli 2023 | 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

GORONTALO – Wakil Ketua MPR RI Prof Dr. Ir. Fadel Muhammad menegaskan bahwa pondasi, ideologi dan dasar negara Indonesia satu-satunya adalah Pancasila, tidak bisa dirubah dan bukan untuk diperdebatkan lagi. Hal itu harus tertanam kuat dalam diri setiap anak bangsa, terutama generasi mudanya.

“Mengapa Pancasila begitu penting, sebab Pancasila adalah elemen luarbiasa yang mampu mempersatukan segenap bangsa Indonesia yang sangat beragam. Pancasila juga terbukti mampu menjaga bangsa ini dari segala permasalahan dan tantangan sejak Pancasila lahir hingga kini,” ujar Fadel Muhammad, saat memberikan materi Sosialisasi Empat Pilar MPR kerjasama MPR dengan Gerakan Pemuda Marhaen,

Sosialisasi yang digelar El Madinah Hotel, Bulotadaa, Gorontalo, Kamis (20/7/2023) ini dihadiri tokoh Gorontalo Haji Lala, Staf Khusus MPR Hasan Shahab serta para santri AlKhairaat dan pemuda setempat.

Baca Juga:  Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Pancasila, lanjut Fadel Muhammad, adalah salah satu daripada elemen nilai-nilai luhur bangsa yang ada dala Empat Pilar MPR RI. Tiga unsur lainnya adalah UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“MPR sangat memahami dan concern dengan masalah ini. Itulah yang membuat MPR gencar melaksanakan gerakan pemahaman kembali nilai-nilai luhur kepada seluruh anak bangsa, yang kami sebut sebagai Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan menyasar berbagai elemen bangsa dan menggunakan metode-metode yang dipahami masyarakat,” imbuhnya.

Pimpinan MPR dari Kelompok DPD Dapil Provinsi Gorontalo ini sangat mengapresiasi antusiasme generasi milenials yang ikut sebagai peserta sosialisasi kali ini. “Jika seluruh generasi muda Indonesia memiliki kecintaan begitu besar kepada nilai-nilai luhur bangsanya, saya yakin bangsa ini di masa depan akan berada di tangan yang tepat yakni manusia unggul yang berkarakter kebangsaan tinggi,” tambahnya

Baca Juga:  Pabrik Kelapa 'FreeNow', Serap 1000 Tenaga Kerja

Di sesi akhir, Hasan Shahab menggelar kuis dadakan Empat Pilar kepada para peserta. Dalam kuis itu, peserta generasi muda diuji wawasannya seputar MPR dan kebangsaan. Fadel Muhammad memberikan penghargaan dan apresiasi kepada sebagian besar peserta, walaupun terlihat malu-malu tapi mampu menjawab seluruh pertanyaan kuis. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Penyadapan, Komisi III DPR Hormati Proses Hukum
Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Terancam Pidana 10Tahun
Polri Tetapkan 3 Tersangka Penyadapan Presiden
Armada Logistik Alfamart di Lampung Utara Diduga Gunakan BBM Jenis Solar Bersubsidi
Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok
Kemnaker-IWIP Perkuat Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
Program Sekolah Lapang Disbunnak Lampung Utara Berlanjut hingga 2027
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap Dan Ditahan Di Mako Brimob

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:39 WIB

Penyadapan, Komisi III DPR Hormati Proses Hukum

Selasa, 3 November 2026 - 21:34 WIB

Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Terancam Pidana 10Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:11 WIB

Polri Tetapkan 3 Tersangka Penyadapan Presiden

Selasa, 3 November 2026 - 21:04 WIB

Armada Logistik Alfamart di Lampung Utara Diduga Gunakan BBM Jenis Solar Bersubsidi

Selasa, 3 November 2026 - 21:01 WIB

Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok

Berita Terbaru

Berita Utama

Penyadapan, Komisi III DPR Hormati Proses Hukum

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:39 WIB

Berita Utama

Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Terancam Pidana 10Tahun

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:34 WIB

Berita Utama

Polri Tetapkan 3 Tersangka Penyadapan Presiden

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:11 WIB

Delegasi pemuda Indonesia mengunjungi Kota Kuno Pingyao di Jinzhong, Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, pada 29 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:01 WIB