Dugaan Intervensi KPM, Camat Abung Selatan Panggil Oknum Kades

Rabu, 2 Maret 2022 | 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Soal dugaan intervensi KPM BPNT di desa Trimodadi, pihak Kecamatan Abung Selatan secepatnya akan panggil oknum Kepala Desa (Kades) Trimodadi untuk dimintai keterangan terkait keluhan warganya.

Camat Abung Selatan, Maryadi, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu, (02/03), menegaskan akan segera memanggil pihak pemerintahan desa Trimodadi untuk mengklarifikasi dugaan intervensi yang dilakukan oleh oknum Kades Mustofa kepada warganya yang mendapat bantuan program BPNT Rp600 ribu rupiah melalui kantor pos setempat beberapa waktu lalu.

“Dalam waktu dekat ini segera akan saya panggil ke Kecamatan. Saya mau dengar juga apa kronologisnya. Karena setahu saya, itukan (KPM) sudah dibebaskan untuk menentukan pilihan membeli sembako dimana saja,” kata Maryadi, kepada awak media.

Baca Juga:  Sekdaprov Lampung Dorong Percepatan Program Prioritas Pembagunan Lewat Penguatan Kolaborasi Antarlembaga

Menurutnya, pihak desa maupun pihak lainnya tidak diperbolehkan untuk mengintervensi KPM yang telah menerima bantuan tersebut.

Jika nantinya terbukti pihak desa (oknum Kades) mencoba intervensi ataupun mengkondisikan para KPM untuk membelanjakan uang bantuan tersebut ke warung yang sudah disiapkan, pihaknya akan memberikan teguran dan pembinaan terhadap mereka.

“Tugas Kecamatan hanya sampai di pembinaan, kalau nanti terbukti, maka akan kita bina dan diedukasi, karena jelas itu, enggak boleh KPM dipaksa atau di arahkan untuk belanja disuatu tempat, apalagi itu bukan warung atau toko,” tutur Maryadi.

Baca Juga:  BTB Hadiri RDP DPRD Lampung, Bahas Penyesuaian Tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar

Di kesempatan itu juga, Camat Abung Selatan menghimbau kepada seluruh Kades yang ada diwilayah kerjanya agar tidak mengintervensi atau mengkondisikan KPM untuk berbelanja sembako.

Terlebih lagi sampai mengerahkan sekelompok oknum untuk mengelola warung dadakan selama bantuan tersebut didistribusikan. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

FABEM dan MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Tega Cabuli Anak Tirinya, Nasib Pria Ini Berakhir Di Sel Tahanan Polres Mesuji
DWP Provinsi Lampung Ikuti Sosialisasi E-Reporting 2026
Festival Literasi Lampung 2026 Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Edukasi dan Rekreasi Keluarga
1 Agustus, TPST Bantargebang Pakai Sistem Controlled Lanfill
Ketum JMSI: Pahami Pernyataan Presiden Soal Londo Ireng
Hanya Satu dari Tiga Warga AS Dukung Perang Terhadap Iran
Legislatif Bersama Eksekutif Way Kanan  Bahas Rancangan KUA PPAS 2027

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:44 WIB

FABEM dan MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:32 WIB

Tega Cabuli Anak Tirinya, Nasib Pria Ini Berakhir Di Sel Tahanan Polres Mesuji

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:36 WIB

DWP Provinsi Lampung Ikuti Sosialisasi E-Reporting 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:31 WIB

Festival Literasi Lampung 2026 Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Edukasi dan Rekreasi Keluarga

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:51 WIB

1 Agustus, TPST Bantargebang Pakai Sistem Controlled Lanfill

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Tega Cabuli Anak Tirinya, Nasib Pria Ini Berakhir Di Sel Tahanan Polres Mesuji

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:32 WIB

#indonesiaswasembada

DWP Provinsi Lampung Ikuti Sosialisasi E-Reporting 2026

Selasa, 28 Jul 2026 - 18:36 WIB

Kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang telah menerapkan sistem controlled landfill di Bekasi, Provinsi Jawa Barat [xin]

#indonesiaswasembada

1 Agustus, TPST Bantargebang Pakai Sistem Controlled Lanfill

Selasa, 28 Jul 2026 - 17:51 WIB