Dugaan Cabul Kebabes TNBBS Dapat Perhatian Kementerian LHK

Sabtu, 30 November 2024 | 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NASIB Kapala Balai Besar (Kebabes) Taman Nasiona Bukit Barisan (TNBBS) Ismanto bak telur diujung tanduk. Selain Polda Lampung, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) juga memberi atensi serius kasus pencabulan yang dilakukan Ismanto.

Dalam surat yang tersebar di kalangan media di Lampung, kementerian tegas menyatakan akan merujuk pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 16 Tahun 2023 tentang Pengelolaan dan Penanganan Pengaduan atas Dugaan Pelanggaran yang Dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam surat tersebut, dijelaskan, Kementerian telah melakukan penelaahan terhadap substansi pengaduan S selaku korban pencabulan.

Kementerian melalui inspektorat terkait mengapresiasi langkah berani Y dan S selaku korban yang mengadukan polah Ismanto.

Dalam surat tersebut juga ditegaskan, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 16 Tahun 2023 tentang Pengelolaan dan Penanganan Pengaduan atas Dugaan Pelanggaran yang Dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), Kementerian telah melakukan penelaahan terhadap substansi pengaduan.

Hasil penelaahan oleh lnspektorat Jenderal menyatakan bahwa, aduan S terkait dugaan pelecehan soksual disertai dengan intimidasi berupa pemindahan wilayah kerja yang dilakukan oleh Sdr. lsmanto, S.Hut., M.P.memuat materi:

Baca Juga:  Cape Verde vs Arab Saudi: Pertarungan Harga Diri

1) Dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang melanggar Pasal 6 dan Pasal 12 Undang-Undang Nomor 12 fahun 2022 tentang Tindak Pindana Kekerasan Seksual.

2) Dugaan pelanggaran kode etik ASN yang melanggar: a) Pasal 3 dan Pasal 5 Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil;

b) Pasal 12 Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil; dan

c) Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor P.64/Menlhldsetlenl Kum. 1 t7 1201 6 tentang Kode Etik Revolusi Mental ASN Lingkup Kementerian LHK pada lampiran butir 5 tentang Tanggung Jawab.

b. Kewenangan penanganan pengaduan tersebut adalah sebagai berikut:

‘l ) Penanganan dalam hal dugaan tindak pidana kekerasan seksual termasuk dalam kewenangan Aparat Penegak Hukum sebagaimana yang diatur dalam Pasal 21 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

2) Penanganan dalam hal dugaan pelanggaran kode etik ASN termasuk dalam kewenangan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) berdasarkan Pasal 3 ayat (3) Peraturan Menteri LHK Nomor 16 Tahun 2023 tentang Pengelolaan dan Penanganan Pengaduan Atas Dugaan Pelanggaran yang Dilakukan oleh ASN.

Baca Juga:  Peran Forecasting dalam Menjamin Ketersediaan Bahan Baku pada Kegiatan Usaha Pertanian

4. Berdasarkan hasil penelaahan tersebut, lnspektur Jenderal telah menyampaikan kepada Direktur Jenderal KSDAE agar melakukan penanganan lebih lanjut terhadap pengaduan saudara berdasarkan ketentuan berlaku dan risiko berulangnya tindakan teradu.

5. Pengaduan Saudara menjadi atensi bagi kami sehingga lnspektorat Jenderal akan melakukan pemantauan secara aktif dan intens terhadap proses penanganan pengaduan tersebut.

Terkait perkembangan kasus yang kini juga menjadi perhatian Menteri terkait, Ismanto lebih memilih diam dan tak memberikan komentar. Meski sudah dimintai tanggapannya. Bahkan, beberapa jam sebelum berita ini tayang, hp Ismanto sempat menerima pesan lintaslampung, namun dalam beberapa menit terakhir hp sang Kababes pun kembali off.##


Penulis : Anis


Editor : Anis


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kapolres Mesuji Apresiasi Prestasi Para Peserta Lomba PKS Tingkat SMP, SMA dan SMK
Kejari Way Kanan Ikuti Rangkaian Peringatan HUT ke-XXVI IAD dan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 Tahun 2026.
Duka di Yahukimo: Lagi, Tiga Warga Sipil jadi Korban
Diskominfotik Lampung Jajaki Kerja Sama dengan UIN Raden Intan untuk Perkuat Ekosistem Data Daerah
Pemprov Lampung Matangkan Program Kelas Migran Vokasi 2026/2027, Siapkan SDM Berdaya Saing Global
Nurhadi Soroti Rangkap Jabatan Sudaryono, Minta Kinerja BGN Tak Terganggu
Konsultasi Publik KLHS RDTR Tahap I Lampung Utara Serap Ide-ide Strategis
Lampung In Diperkuat Jadi Kanal Pengaduan Masyarakat, Gubernur Dorong Pelayanan Publik Modern
Ismanto, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:30 WIB

Kapolres Mesuji Apresiasi Prestasi Para Peserta Lomba PKS Tingkat SMP, SMA dan SMK

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:32 WIB

Kejari Way Kanan Ikuti Rangkaian Peringatan HUT ke-XXVI IAD dan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 Tahun 2026.

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:56 WIB

Duka di Yahukimo: Lagi, Tiga Warga Sipil jadi Korban

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:25 WIB

Diskominfotik Lampung Jajaki Kerja Sama dengan UIN Raden Intan untuk Perkuat Ekosistem Data Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:22 WIB

Pemprov Lampung Matangkan Program Kelas Migran Vokasi 2026/2027, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Duka di Yahukimo: Lagi, Tiga Warga Sipil jadi Korban

Rabu, 22 Jul 2026 - 16:56 WIB