DPPKB Lampura Gelar Rakor, Bersiap Wujudkan Wisata Kampung KB

Jumat, 1 April 2022 | 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Dalam rangka evaluasi program kerja tahun 2021 serta pemantapan program kerja tahun 2022, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) gelar rapat koordinasi bersama seluruh koordinator penyuluh KB se-kabupaten Lampura.

Kepala dinas PPKB Lampura, Muzarin Daud , dalam pertemuan tersebut mengintruksikan jajarannya untuk terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait, baik tingkat kabupaten, maupun tingkat provinsi dalam pelaksanaan program berjalan.

Selain itu, Ia juga turut mengevaluasi hasil kinerja jajarannya yang tersebar di 23 Kecamatan. Mulai dari bidang penyuluhan dan penggerakan, KB, pengendalian penduduk, ketahanan dan keluarga sejahtera, terutama target penurunan angka stunting di Lampura.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Lampung Dorong Penguatan Gizi dan Ekonomi Daerah Melalui Kegiatan MASAMO

“Rapat koordinasi ini kita gelar untuk evaluasi capaian program tahun lalu, kemudian kita bahas semua program ditahun 2022 ini, semua jajaran sudah saya instruksikan untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait didaerah maupun hingga tingkat Provinsi. Target kita tahun ini angka stunting di Lampura bisa terus berkurang,” kata Kadis, saat dikonfirmasi diruang kerjanya seusai kegiatan, (31/03).

Dalam rakor tersebut, Kadis juga memaparkan gagasan terkait rencana calon taman wisata ‘Kampung KB’ kepada seluruh jajarannya. Ia berharap dengan terbentuknya taman wisata kampung KB ini, angka kelahiran mampu diminimalisir serta stunting dapat dientaskan di Bumi Ragem Tunas Lampung, seperti yang diharapkan oleh pemerintah.

Baca Juga:  JMSI Aceh peringati HUT ke-6 bersama 50 anak penyintas banjir bandang dan tanah longsor di Bireuen

“Alhamdulillah tahun 2021 angka stunting di Lampura terus mengalami penurunan, kita berharap stunting di Lampura bisa terus menurun drastis, dengan cara penyuluhan intens hingga tingkat desa. Untuk mencapai tujuan itu, tentunya kita semua harus meningkatkan kedisiplinan serta menanamkan etos kerja yang tinggi,” tandasnya. ##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Tim Pantau Pangan: Perlu Seriusi Penanganan Daging dan Ayam
Junaidi Auly: Ekplorasi Tetap Perhatikan Masyarakat dan Lingkungan
Habib: Ancam Hukuman 15 Tahun Kepada Ibu Tiri Terduga Pembunuh NS
Beri Rasa Aman Masyarakat di Bulan Ramadhan, Polres Mesuji Gencarkan KRYD 
Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kurang Mampu Prioritas Pemda
Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 Didorong Hingga 20%
Putri Zulhas: Banyak Perusahaan di Lampung tak Patuh Aturan!
Guru Sejahtera, Pendidikan Berkeadaban
Tag :

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 06:38 WIB

Tim Pantau Pangan: Perlu Seriusi Penanganan Daging dan Ayam

Senin, 23 Februari 2026 - 06:16 WIB

Junaidi Auly: Ekplorasi Tetap Perhatikan Masyarakat dan Lingkungan

Senin, 23 Februari 2026 - 06:03 WIB

Habib: Ancam Hukuman 15 Tahun Kepada Ibu Tiri Terduga Pembunuh NS

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:05 WIB

Beri Rasa Aman Masyarakat di Bulan Ramadhan, Polres Mesuji Gencarkan KRYD 

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:20 WIB

Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kurang Mampu Prioritas Pemda

Berita Terbaru

Tim Pantau Pangan

#indonesiaswasembada

Tim Pantau Pangan: Perlu Seriusi Penanganan Daging dan Ayam

Senin, 23 Feb 2026 - 06:38 WIB

Junaidi Auly PKS

#indonesiaswasembada

Junaidi Auly: Ekplorasi Tetap Perhatikan Masyarakat dan Lingkungan

Senin, 23 Feb 2026 - 06:16 WIB

#indonesiaswasembada

Habib: Ancam Hukuman 15 Tahun Kepada Ibu Tiri Terduga Pembunuh NS

Senin, 23 Feb 2026 - 06:03 WIB

#indonesiaswasembada

Beri Rasa Aman Masyarakat di Bulan Ramadhan, Polres Mesuji Gencarkan KRYD 

Minggu, 22 Feb 2026 - 21:05 WIB

#indonesiaswasembada

Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kurang Mampu Prioritas Pemda

Minggu, 22 Feb 2026 - 13:20 WIB