Dosen UIN RIL Presentasikan Hasil Riset Menghidupkan Warisan Keilmuan Islam di Uzbekistan

Kamis, 28 Agustus 2025 | 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Dosen UIN Raden Intan Lampung, Damanhuri, M.Pd., mempresentasikan hasil penelitiannya dalam forum ilmiah di Imam Bukhari International Scientific Research Center, Uzbekistan, (22/08/2025). Ia menjadi salah satu penerima Imam al-Bukhari International Fellowship Program bersama Prof. Shukran ibn Abdurrahman dari International Islamic University Malaysia.

Dalam paparannya yang berjudul Liberating Islamic Studies from Intellectual Dependence and Restoring Scholarly Autonomy, Damanhuri menyoroti kecenderungan studi Islam kontemporer yang terlalu bergantung pada paradigma teoretis Barat. Menurutnya, hal ini justru menghambat ekspresi penuh dari warisan intelektual Islam.

Fenomena tersebut ia sebut sebagai epistemic colonialism atau kolonialisme epistemik, yakni bentuk ketergantungan dalam ranah ilmu pengetahuan dan pemikiran. Ia mengilustrasikan hal ini dengan analogi yaitu, jika kolonialisme dulu merampas tanah, maka imperialisme akademik masa kini merampas ilmu pengetahuan dan kekayaan non-materi.

Baca Juga:  Lima Mahasiswi UIN Raden Intan Lampung Gelar Sharing and Caring di Rumah Yatim Kedaton

Dalam presentasinya, Damanhuri mengupas pandangan filsuf Maroko Taha Abdurrahman dan cendekiawan Indonesia Muhammad Amin Abdullah. Keduanya menekankan bahwa keilmuan Islam seharusnya tidak hanya terikat pada sumber tradisional atau teori Barat, melainkan berkembang melalui pendekatan integratif dan dialogis.

Damanhuri menegaskan bahwa menghidupkan kembali warisan keilmuan Islam, memperkuat keterhubungan antar-disiplin, serta menjaga kemandirian akademik merupakan agenda penting saat ini. Riset Damanhuri yang juga selaku Sekretaris Prodi S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) ini berlangsung selama dua bulan, pada 1 Agustus hingga 30 September 2025.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat SDM Kesehatan, Dorong Dokter Baru Unila Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah

Sementara itu, Prof. Shukran ibn Abdurrahman memaparkan risetnya tentang dasar-dasar etika kerja dan pembentukan tenaga kerja yang matang secara moral berdasarkan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Ia menjelaskan bahwa etika kerja dalam perspektif Islam sangat relevan dengan praktik profesional modern. Nabi telah mencontohkan nilai-nilai luhur seperti keikhlasan, keadilan, tanggung jawab, dan semangat meraih keunggulan.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Putin-Salman Sepakat Diplomasi Jalan Keluar dari Krisis Timur Tengah
Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria
Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi
Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi
Kemdiktisaintek Kaji Biaya Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi
BMKG Prediksi awal Musim Hujan Bulan November Lebih Lambat
Wamenaker Minta Peserta MagangHub Siap Hadapi Dunia Kerja
AS Pening, Rudal Iran Tiba 13′-15′ ke Israel dengan Jarak 1.700 Km

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:39 WIB

Putin-Salman Sepakat Diplomasi Jalan Keluar dari Krisis Timur Tengah

Rabu, 23 September 2026 - 18:22 WIB

Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria

Rabu, 23 September 2026 - 16:14 WIB

Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi

Rabu, 23 September 2026 - 14:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi

Rabu, 23 September 2026 - 12:56 WIB

Kemdiktisaintek Kaji Biaya Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:22 WIB

#indonesiaswasembada

Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:14 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Lampung Dorong Unila Jadi Motor Hilirisasi

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:39 WIB

#indonesiaswasembada

Kemdiktisaintek Kaji Biaya Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:56 WIB