Dosen UIN Raden Intan Lampung Presentasikan Hasil Riset Studi Islam di Uzbekistan

Kamis, 28 Agustus 2025 | 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Dosen UIN Raden Intan Lampung, Damanhuri, M.Pd., mempresentasikan hasil penelitiannya dalam forum ilmiah di Imam Bukhari International Scientific Research Center, Uzbekistan, (22/08).

Ia menjadi salah satu penerima Imam al-Bukhari International Fellowship Program bersama Prof. Shukran ibn Abdurrahman dari International Islamic University Malaysia.

Dalam paparannya yang berjudul Liberating Islamic Studies from Intellectual Dependence and Restoring Scholarly Autonomy, Damanhuri menyoroti kecenderungan studi Islam kontemporer yang terlalu bergantung pada paradigma teoretis Barat. Menurutnya, hal ini justru menghambat ekspresi penuh dari warisan intelektual Islam.

Fenomena tersebut ia sebut sebagai epistemic colonialism atau kolonialisme epistemik, yakni bentuk ketergantungan dalam ranah ilmu pengetahuan dan pemikiran. Ia mengilustrasikan hal ini dengan analogi yaitu, jika kolonialisme dulu merampas tanah, maka imperialisme akademik masa kini merampas ilmu pengetahuan dan kekayaan non-materi.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu, Modifikasi Cuaca Diperkuat Water Bombing

Dalam presentasinya, Damanhuri mengupas pandangan filsuf Maroko Taha Abdurrahman dan cendekiawan Indonesia Muhammad Amin Abdullah. Keduanya menekankan bahwa keilmuan Islam seharusnya tidak hanya terikat pada sumber tradisional atau teori Barat, melainkan berkembang melalui pendekatan integratif dan dialogis.

Damanhuri menegaskan bahwa menghidupkan kembali warisan keilmuan Islam, memperkuat keterhubungan antar-disiplin, serta menjaga kemandirian akademik merupakan agenda penting saat ini.

Baca Juga:  Pemenjaraan Tidak Lagi Efektif, Dosen UIN Tawarkan Model Restorative Justice Berbasis Kearifan Lokal dan Nilai-Nilai Islam

Riset Damanhuri yang juga selaku Sekretaris Prodi S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) ini berlangsung selama dua bulan, pada 1 Agustus hingga 30 September 2025.

Sementara itu, Prof. Shukran ibn Abdurrahman memaparkan risetnya tentang dasar-dasar etika kerja dan pembentukan tenaga kerja yang matang secara moral berdasarkan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Ia menjelaskan bahwa etika kerja dalam perspektif Islam sangat relevan dengan praktik profesional modern. Nabi telah mencontohkan nilai-nilai luhur seperti keikhlasan, keadilan, tanggung jawab, dan semangat meraih keunggulan.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Akhir Agustus, Target PAD Mesuji Tahun 2026 Realisasi 82 Persen
TP PKK Provinsi Lampung Salurkan Bantuan di Kabupaten Lampung Selatan
Jusuf Kalla Dorong Masalah Papua Dengan Dialog Politik Dan Pedekatan Damai
Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan 
Dari Lumbung Pangan Jadi Lumbung Energi, Gubernur Mirza Dorong Lampung Pimpin Pengembangan Bioetanol
Indonesia Raih Dua Emas di World Climbing Series Guiyang
Bapas Kotabumi Bekali Klien Pemasyarakatan Keterampilan Barista
Alasan Non Teknis Jadwal Pilwabup WK Berubah

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:52 WIB

Akhir Agustus, Target PAD Mesuji Tahun 2026 Realisasi 82 Persen

Senin, 14 September 2026 - 20:40 WIB

TP PKK Provinsi Lampung Salurkan Bantuan di Kabupaten Lampung Selatan

Senin, 14 September 2026 - 16:10 WIB

Jusuf Kalla Dorong Masalah Papua Dengan Dialog Politik Dan Pedekatan Damai

Senin, 14 September 2026 - 16:08 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan 

Senin, 14 September 2026 - 14:51 WIB

Dari Lumbung Pangan Jadi Lumbung Energi, Gubernur Mirza Dorong Lampung Pimpin Pengembangan Bioetanol

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Akhir Agustus, Target PAD Mesuji Tahun 2026 Realisasi 82 Persen

Senin, 14 Sep 2026 - 21:52 WIB

#indonesiaswasembada

TP PKK Provinsi Lampung Salurkan Bantuan di Kabupaten Lampung Selatan

Senin, 14 Sep 2026 - 20:40 WIB

#indonesiaswasembada

Jusuf Kalla Dorong Masalah Papua Dengan Dialog Politik Dan Pedekatan Damai

Senin, 14 Sep 2026 - 16:10 WIB

#indonesiaswasembada

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan 

Senin, 14 Sep 2026 - 16:08 WIB