Dosen Teknik Mesin Itera Diandalkan dalam Investigasi Kecelakaan Maut di Bandar Lampung

Jumat, 30 Agustus 2024 | 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim dosen dari Program Studi Teknik Mesin Institut Teknologi Sumatera (Itera) mendapatkan kepercayaan sebagai tim ahli dalam investigasi kecelakaan fatal yang menimpa dua pekerja yang terjatuh dari ketinggian 20 meter saat memperbaiki lampu jalan. Tragedi ini terjadi akibat patahnya dudukan boks crane yang digunakan untuk pengerjaan tersebut.

Tim investigasi ini terdiri dari lima dosen terpilih, yaitu Ir. Eko Pujiyulianto, S.T., M.Eng., Abdul Muhyi, S.T., M.T., Fajar Paundra, S.T., M.T., Fajar Perdana Nurullah, S.T., dan Farid Nanda Syhanur, S.T., M.T.

Sebagai koordinator tim, Ir. Eko Pujiyulianto menyampaikan bahwa tugas utama mereka adalah melakukan analisis forensik untuk mengungkap penyebab jatuhnya crane box dari lifting truck yang digunakan saat kejadian.

Insiden tersebut terjadi pada hari Senin, 29 Juli 2024, di flyover Jalan P. Antasari, tepat di atas Jalan Soekarno-Hatta, Kalibalok, Bandar Lampung. Kecelakaan itu berujung pada tewasnya satu orang pekerja dan luka berat yang dialami rekannya.

Baca Juga:  Gubernur Dorong Generasi Muda Bangga Berbahasa Lampung

Partisipasi tim ahli dari Itera ini diharapkan dapat memberikan analisis yang mendalam dan obyektif, sehingga memperkuat proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh pihak kepolisian. Harapannya, temuan ini dapat membantu mengungkap fakta sebenarnya di balik tragedi tersebut.

Polresta Bandar Lampung telah resmi mengeluarkan surat permohonan dengan nomor B/949/VIII/2024/Reskrim, yang ditujukan kepada Rektor Itera untuk menunjuk tim dosen dari Prodi Teknik Mesin sebagai tim ahli dalam investigasi ini.

Ir. Eko Pujiyulianto menegaskan bahwa hasil analisis yang dilakukan oleh tim akan diserahkan sepenuhnya kepada Polresta Bandar Lampung.

“Kehadiran kami di sini untuk memberikan analisis yang obyektif dan menyeluruh, dengan harapan penyelidikan ini bisa mendapatkan kesimpulan yang jelas dan akurat,” ujarnya.

Baca Juga:  Hari Otonomi Daerah , Pemprov Lampung Dorong Digitalisasi dan Kemandirian Fiskal

Eko juga menambahkan bahwa tim dosen Teknik Mesin Itera sebelumnya telah beberapa kali dilibatkan dalam investigasi kecelakaan serupa, di mana mereka memberikan kajian berdasarkan keahlian mereka di bidang teknik mesin.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Abdul Waras, mengungkapkan bahwa keberadaan tim ahli sangat krusial dalam penyelidikan ini.

“Kami dari pihak kepolisian sangat membutuhkan bantuan tim ahli untuk menganalisis kecelakaan yang terjadi pada 29 Juli 2024 di flyover Jalan P. Antasari. Kasus ini mendapat perhatian luas dari publik, sehingga penyelidikan harus dilakukan dengan sangat mendalam,” jelas Abdul Waras.


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Dorong Generasi Muda Bangga Berbahasa Lampung
SIGER Lampung Berhasil Tekan Angka Kecelakaan Hingga 16%
Wagub Jihan Pastikan Jalan Pringsewu 2029 Mantap 100%
Lambat Penemuan Kasus TBC di Pesawaran
DWP Provinsi Lampung Siap Dukung Pembangunan Daerah
Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Pesawaran
Lampung Siaga Hadapi Serangan Siber, BSSN Dorong Pembentukan TTIS
Tinjau Rumah Penyintas TBC, Wagub Jihan Berharap Bantuan BSPS Wujudkan Hunian yang Layak dan Sehat

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:21 WIB

Gubernur Dorong Generasi Muda Bangga Berbahasa Lampung

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:05 WIB

SIGER Lampung Berhasil Tekan Angka Kecelakaan Hingga 16%

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:55 WIB

Wagub Jihan Pastikan Jalan Pringsewu 2029 Mantap 100%

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:53 WIB

Lambat Penemuan Kasus TBC di Pesawaran

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:37 WIB

DWP Provinsi Lampung Siap Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kerja Panitia Haji Harus Lebih Baij

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Jamaah Hilang Kemudian Meninggal Miris

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

Puncak Haji Dekat, Waspada

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB

Ning Chusnunia

#indonesiaswasembada

Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:34 WIB

Awas Kesemrawutan di Puncak Haji

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Awas Kesemrawutan di ARMUZNA!

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:20 WIB