Dosen IIB Darmajaya Jadi Pembicara Workshop HIPMI UMKM Expo 2022

Senin, 26 Desember 2022 | 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurut dia, kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) juga mencapai 60,5%, dan terhadap penyerapan tenaga kerja adalah 96,9% dari total penyerapan tenaga kerja nasional.

“Saat ini pemerintah juga gencar-gencarnya untuk memajukan UMKM di Indonesia dengan memberikan stimulan baik pendanaan maupun pendampingan,” ujarnya.

Karena, lanjut dia, UMKM sebagai sarana dalam mengentaskan masyarakat dalam jurang kemiskinan. Juga sarana untuk meratakan tingkat perekonomian rakyat kecil dan memberikan devisa bagi negara.

“Namun, terdapat berbagai kendala hingga masalah untuk memajukan UMKM diantaranya modal, sumber daya manusia (SDM), hukum, dan akuntabilitas,” bebernya.

Adapun permasalahan UMKM saat ini, kata Prof Anuar, perubahan pola konsumsi masyarakat yang sebelumnya offline beralih ke online.

Baca Juga:  WR III UIN RIL Ingatkan Mahasiswa Internalisasi Motto Kampus Insan Ber-ISI

“Distribusi produk menjadi terhambat dan bahan produksi yang sulit diperoleh,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Yulmaini menambahkan hasil penelitian bersama Dr. Sri Lestari, S.Kom., M.Cs. dan Aswin, S.E., M.M., tahun 2022 lalu. Penelitian berjudul “Implementasi Ranking Based pada SiMoniK (Sistem Informasi Monitoring Kinerja UMKM) untuk Rekomendasi Strategi Peningkatan Kemandirian UMKM di Bawah Binaan Dinas Koperasi dan UKM Pesawaran” belum termonitornya perkembangan UMKM setiap saat oleh Dinas.

Kemudian, pengurusan perizinan, desain produk, label masih dilakukan oleh masing-masing UMKM dan belum terorganisir.

Baca Juga:  Apresiasi Penandatanganan Peratutan Presiden Tentang Ditjen Pesantren, HNW: Harus Bisa Menguatkan dan Memajukan Pesantren

“Sebagian besar UMKM masih memasarkan produknya secara konvensional dan belum tersedia marketplace khusus produk UMKM,” ungkapnya.

Dari hal tersebut, lanjut dia, dibuatnya SiMoniK yang menjadi strategi peningkatan kemandirian UMKM. Terdiri dari modul aplikasi pemetaan UMKM, modul aplikasi service center, modul aplikasi marketplace, dan aplikasi monitoring kinerja UMKM dan rekomendasi.

“Ini sudah kita terapkan di Kabupaten Pesawaran, khususnya di Dinas Koperasi dan UMKM,” tutupnya.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Velli Dampingi Ayu Hadiri Acara Halal- BiHalal Perantau Asal Sumbagsel
Rokok Beragam Aroma, Murah, Bervitamin ‘C’  Marak di Lampung
HUT PMII, Lampura Bertabur Sholawat
Membangun Getol, Merawat Ach…
Tumbuhkan Semangat Kebangsaan, Seleksi LCC Empat Pilar MPR 2026 di Riau Resmi Digelar
Sari Yuliati Desak Pengusutan Tuntas Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta
Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional
Belum Sepekan, 5 Pelaku Curas Diringkus Polres Mesuji

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 11:57 WIB

Velli Dampingi Ayu Hadiri Acara Halal- BiHalal Perantau Asal Sumbagsel

Minggu, 26 April 2026 - 09:24 WIB

Rokok Beragam Aroma, Murah, Bervitamin ‘C’  Marak di Lampung

Minggu, 26 April 2026 - 08:59 WIB

HUT PMII, Lampura Bertabur Sholawat

Minggu, 26 April 2026 - 07:40 WIB

Membangun Getol, Merawat Ach…

Minggu, 26 April 2026 - 07:14 WIB

Tumbuhkan Semangat Kebangsaan, Seleksi LCC Empat Pilar MPR 2026 di Riau Resmi Digelar

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Velli Dampingi Ayu Hadiri Acara Halal- BiHalal Perantau Asal Sumbagsel

Minggu, 26 Apr 2026 - 11:57 WIB

#indonesiaswasembada

Rokok Beragam Aroma, Murah, Bervitamin ‘C’  Marak di Lampung

Minggu, 26 Apr 2026 - 09:24 WIB

#indonesiaswasembada

HUT PMII, Lampura Bertabur Sholawat

Minggu, 26 Apr 2026 - 08:59 WIB

#indonesiaswasembada

Membangun Getol, Merawat Ach…

Minggu, 26 Apr 2026 - 07:40 WIB