WR III UIN RIL Ingatkan Mahasiswa Internalisasi Motto Kampus Insan Ber-ISI

Senin, 6 April 2026 | 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG– Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Bambang Budiwiranto, Ph.D., mengingatkan pentingnya internalisasi motto kampus Insan Ber-ISI (Intellectuality, Spirituality, dan Integrity) dalam kehidupan mahasiswa.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Seleksi Tertulis dan Wawancara Duta Kampus di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Academic & Research Center UIN RIL, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Peran Mahasiswa sebagai Representasi Kampus yang Intelektual, Spiritual, dan Berintegritas.”

Dalam sambutannya, Bambang menegaskan bahwa mahasiswa yang terpilih sebagai Duta kampus bukan hanya berperan sebagai representasi kampus, tetapi juga membawa tanggung jawab lebih luas. Ia menyebut, peran mahasiswa tidak hanya sebatas transfer of knowledge, tetapi juga mencakup transfer moral, karakter, dan sikap.

“Bagi mahasiswa UIN RIL, kita harus menjadi insan ber-ISI, yaitu memiliki intellectuality, spirituality, dan integrity. Ini harus diinternalisasikan dalam kehidupan kita,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa menjadi duta kampus bukan sekadar gelar, melainkan bagian dari proses pembelajaran sepanjang hayat. Menurutnya, proses tersebut tidak hanya mengasah intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian mahasiswa.

Baca Juga:  Bahas AI dan Pendidikan Tinggi, FST dan Pusat SALI LPM Hadirkan Akademisi University of Nottingham Ningbo China

Di tengah perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan kecerdasan buatan (AI) dan disrupsi teknologi, Bambang mengingatkan agar mahasiswa mampu memanfaatkan teknologi secara bijak. Ia menegaskan bahwa teknologi hanya berfungsi sebagai fasilitator dan akselerator.

“Silakan memanfaatkan AI, tetapi hanya untuk menunjang. Kita sebagai agent of change harus mampu menciptakan perubahan dan membangun legacy kita sendiri,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas di tengah maraknya praktik plagiarisme di dunia akademik. Selain itu, ia mendorong mahasiswa untuk memikirkan kontribusi nyata yang dapat diwariskan di masa depan. ‘Itu namanya legacy,’

Mengutip hadis Rasulullah SAW, Bambang menyampaikan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan akan membawa pahala, termasuk bagi orang-orang yang mengikuti kebaikan tersebut. Sebaliknya, keburukan juga akan berdampak serupa.

Pada kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya social and emotional learning sebagai bekal masa depan mahasiswa.

“Selamat berkompetisi, tunjukkan bahwa kalian adalah yang terbaik,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Tim Humas dan Kerja Sama UIN RIL, Novrizal Fahmi, menyampaikan bahwa pada tahap seleksi ini, peserta akan disaring menjadi 50 orang. Ia mengingatkan agar peserta yang lolos tidak bersikap jumawa, dan yang belum berhasil tidak berkecil hati.

Baca Juga:  Sulah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif, Mahasiswa KKN UIN RIL Latih Ibu-Ibu PAUD Kenanga Sukarame II

“Kalian tetap mahasiswa terbaik UIN RIL. Ketika sudah memutuskan mendaftar, berarti sudah berkomitmen menjadi representasi kampus dan berbuat terbaik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa duta kampus merupakan agen informasi sekaligus garda terdepan dalam branding dan promosi kampus. Karena itu, seluruh peserta, baik yang terpilih maupun tidak, diharapkan tetap menjaga nama baik institusi.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Ahmad Rifai menyampaikan bahwa total terdapat 150 pendaftar Duta Kampus. Dari jumlah tersebut, peserta diseleksi melalui motivation letter, CV, dan berkas administrasi lainnya hingga tersaring 100 peserta yang mengikuti tahap seleksi tertulis dan wawancara.

Tahap selanjutnya adalah motion challenge yang akan diikuti 50 peserta, sebelum akhirnya dikerucutkan menjadi 20 orang untuk mengikuti tahap karantina.

Ia menegaskan bahwa duta kampus bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk menjaga nama baik kampus. Karena itu, ia berharap seluruh peserta memiliki komitmen kuat dalam menjalankan peran tersebut.

Adapun tahapan Seleksi Wawancara melibatkan sejumlah Dosen Psikologi Islam dan Duta Raden Intan.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik
Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung
KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah
Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan
SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS
Anak-Anak Gaza Berenang, Temukan Kebahagiaan Akibat Perang
Pemuda Indonesia Rasakan Pesona Budaya Tiongkok di Ningxia
Klaim Trump Hormuz Bebas Ranjau, JMIC: Masih Ada
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:07 WIB

SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS

Berita Terbaru

Pola ASuh Anak di Era Digital UIN RIL [DE]

#indonesiaswasembada

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:46 WIB

Akuaponik Galon Bekas untuk budidaya Lele dan Kangkung [DE]

#indonesiaswasembada

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:33 WIB

Perbaikan Lingkungan Dengan Cara Tanam Tanaman Berbuah [DE]

#indonesiaswasembada

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:24 WIB

Ilustrasi kebakaran Pakistan [AI]

#indonesiaswasembada

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:19 WIB