Dosen Fakultas Pertanian Unila Verifikasi Lapangan Sertifikasi Halal PabrikTapioka

Minggu, 12 Januari 2025 | 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Anis

BANDARJAYA – Pabrik Tapioka Darmajaya mengikuti tahapan verifikasi lapangan untuk sertifikasi halal, Minggu, (12/1). Untuk tim pemeriksanya melibatkan kolaborasi antara Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta penyelia halal.

Kegiatan itu sebagai bagian dari upaya memastikan penerapan sistem jaminan produk halal (SJPH) sesuai dengan regulasi.  Verifikasi lapangan ini dihadiri oleh beberapa pihak, di antaranya Nurullia Febriati, S.Pt., M.Si., auditor dari LPH Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, yang juga merupakan dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Selain itu, hadir pula Dyah Ayu Purnama Sari, penyelia eksternal SJPH di Pabrik Tapioka Darmajaya, serta Ibu Iin, Konsultan BPOM dan sebagai perwakilan dari perusahaan

Baca Juga:  Pesawaran Kaji Strategi Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi secara langsung proses produksi dan pengolahan di pabrik agar sesuai dengan prinsip-prinsip kehalalan, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga distribusi. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan peninjauan fasilitas pabrik, pengecekan dokumen pendukung, dan diskusi mendalam dengan manajemen serta staf produksi.

“Verifikasi lapangan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan telah memenuhi standar halal. Kolaborasi antara auditor, penyelia, dan fasilitator sangat diperlukan untuk menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk halal,” kata Nurul.

Baca Juga:  Jamal Soroti Rujukan BPJS Menunggu Berbulan-bulan untuk Berobat

Ibu Iin Sundari, sebagai Konsultan BPOM, menambahkan bahwa kegiatan ini juga mendukung upaya peningkatan daya saing produk lokal di pasar global dengan memastikan proses produknya sesuai dengan standar BPOM demi menjaga kualitas produk.

Sementara itu, Dyah Ayu Purnama Sari menegaskan pentingnya penerapan SJPH secara berkesinambungan di lingkungan pabrik. “Komitmen perusahaan dalam menjaga kehalalan produk harus terus ditingkatkan melalui pengawasan dan evaluasi rutin,” ujarnya.

Diharapkan, dengan terlaksananya kegiatan ini, Pabrik Tapioka Darmajaya dapat segera memperoleh sertifikasi halal, sekaligus menjadi contoh bagi industri lainnya dalam penerapan sistem jaminan produk halal secara konsisten dan berintegritas.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

KPK Panggil Nusron Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor
Batik Indonesia Laris Manis di Chongqing
5 Bulan Disandera di Somalia, 4 ABK Asal Indonesia Tiba di Tanah Air
Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Motif Penyerangan Mahasiswa UI
Ahmad Aliudin Camat Blambangan Umpu
Bupati Ayu Terima Pergunu Way Kanan
Hari Santri, PGNI Lampung Undang Eks Tokoh NII Mengaji
Mau Tahu Total Investasi Asing di Vietnam? Naik 76,4% Hingga Seftember 2026

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:20 WIB

KPK Panggil Nusron Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Batik Indonesia Laris Manis di Chongqing

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

5 Bulan Disandera di Somalia, 4 ABK Asal Indonesia Tiba di Tanah Air

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Motif Penyerangan Mahasiswa UI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Ahmad Aliudin Camat Blambangan Umpu

Berita Terbaru

Berita Utama

KPK Panggil Nusron Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:20 WIB


Foto dokumentasi ini menunjukkan seorang wisatawan menjajal syal batik di sebuah stan pasar rakyat di Chongqing, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

Berita Utama

Batik Indonesia Laris Manis di Chongqing

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:12 WIB

Berita Utama

Ahmad Aliudin Camat Blambangan Umpu

Rabu, 7 Okt 2026 - 11:22 WIB