Dituduh Money Politik, Caleg DPRD Lampura Madri Daud Siap Lapor Polisi

Selasa, 13 Februari 2024 | 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian
LAMPUNG UTARA – Calon Legislatif (Caleg) asal Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Madri Daud membantah tudingan politik uang yang disampaikan melalui video amatir yang beredar luas dikalangan masyarakat Kabupaten setempat.

Didalam rekaman video berdurasi 35 detik yang diterima lintaslampung.com tersebut secara gamblang menyebut Tim Madri Daud tertangkap di daerah Tulung Mili berdasarkan sumber suara didalam video yang belum diketahui pasti identitasnya.

Isi rekaman video yang beredar juga terdapat sedikitnya 5 lembar uang pecahan Rp100 ribu dan sejumlah nama serta hasil scan foto E-KTP. Namun di dalam video tidak nampak alat peraga kampanye calon legislatif yang disebutkan.

“Ini masa tenang yang semestinya kita tenang dengan situasi yang dengan jadwal Pemilu. Tetapi malam ini tersiar kabar berita dan video yang beredar telah mencemarkan nama baik saya, atas pemberitaan itu saya kaget, karena setelah saya baca berita itu, hanya ada uang, dan sejumlah nama. Alat peraga kampanye (APK) yang menyatakan itu saya pun tidak ada, tidak menyantumkan nama saya,” kata Madri Daud, Senin, (12/02) malam.

Baca Juga:  Elfianah Pastikan Penyaluran 800 Ribu Ton Beras Bapang Tepat Sasaran

Menurutnya video yang menyebut timnya bergerak bagi-bagi uang tidaklah benar, dan sangat merugikan dirinya ditengah kontestasi politik tahun ini yang beberapa hari lagi akan dilaksanakan.

“Sedikit pun bukti tidak ada didalam video itu yang menjurus ke nama saya, dan orang (tim) saya juga tidak ada disana (lokasi kejadian), kok tiba-tiba berita itu muncul tapi tidak dikuatkan dengan alat bukti yang ada,” ujarnya.

Madri Daud yang juga masih menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Lampura asal fraksi partai Gerindra itu menegaskan pihaknya akan mengambil tindakan cepat serta mengusut hingga tuntas, dan tidak menutup kemungkinan akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum.

Baca Juga:  Semarakkan HUT RI ke 81 dan Hari Jadi Desa ke 28, Pemdes Tirtalaga Gelar Open Turnament Bola Voli Putra 

“Nanti kita lihat, karena video itu disebarkan namun tidak dikonfirmasikan pada yang dimaksud. Dalam hal ini, sangat merugikan nama baik saya, saya anggap ini sudah melanggar UU ITE, saya akan berkoordinasi dengan tim kuasa hukum saya, jika nanti harus dibawa keranah hukum, kenapa tidak,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kecamatan Kotabumi, Abdul Rohmansyah saat dikonfirmasi sejumlah awak media mengatakan bahwa pihaknya telah menelusuri perihal video tersebut. Hasil dari penelusuran, dipastikan video yang beredar termasuk produk Hoax.

Bahkan tegas dia, Pihaknya langsung merespon terkait beredarnya video dan melakukan penelusuran di wilayah Tulung Mili kelurahan Kotabumi Ilir kecamatan Kotabumi.

“Team sudah cek ke lapangan, ternyata dilapangan yang terjadi sebeneranya tidak seperti itu dan sudah dipastikan video tersebut termasuk hoax,” ujar Abdul Rohmansyah.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka
Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia
Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya
Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas
Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo
Hakaaston Salurkan Air Bersih untuk Desa Sidodadi
Polres Mesuji Lakukan Penyiraman Jalan Utama, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK  
Indonesia Tampil di Pameran Industri Energi Internasional

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:56 WIB

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 September 2026 - 23:12 WIB

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 September 2026 - 22:48 WIB

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 September 2026 - 21:27 WIB

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Berita Terbaru


Seorang pria terlihat di dekat reruntuhan pascaserangan Israel di Tyre, Lebanon, pada 23 Maret 2025. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 Sep 2026 - 23:56 WIB

Sejumlah orang berpartisipasi dalam lomba perahu Regata Storica di Venesia, Italia, pada 6 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 Sep 2026 - 23:12 WIB

Citra sebaran abu viulkanis dari Himawari-9 tanggal 6 September 2026 Pukul 01:00 UTC (sumber: BMKG).

#indonesiaswasembada

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 Sep 2026 - 22:48 WIB


Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 Sep 2026 - 22:03 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Senin, 7 Sep 2026 - 21:27 WIB