Disdik Lampung Temukan Kejanggalan Proyek Revitalisasi SMKN 2 Kotabumi

Sabtu, 4 Juli 2026 | 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Dinas Pendidikan Provinsi Lampung respon pemberitaan di sejumlah media siber mengenai dugaan penyimpangan program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi, Jumat, 03 Juli 2026.

Tim pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Lampung melalui KCD Wilayah IV turun langsung ke lokasi proyek dan menemukan sejumlah fakta-fakta menarik pada pelaksanaan kegiatan revitalisasi disana.

Meski begitu, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Lampung enggan membeberkan secara spesifik apa saja temuan dimaksud.

Hal itu dikatakan oleh Kepala KCD Wilayah IV, Mirwan Pratama melalui Plt Kasi Pelayanan SMK, Erwin Rustam saat disambangi di kantor perwakilan dinas setempat.

Baca Juga:  Guangdong Investasi di Indonesia, Dorong Industri Lokal

Menurutnya hasil temuan di lapangan akan dilaporkan terlebih dahulu pada pimpinan yakni Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico yang akan dituangkan ke dalam berita acara.

“Saya tidak punya kewenangan untuk memberikan penjelasan lebih rinci. Yang jelas hasil temuan di SMKN 2 Kotabumi akan kita laporkan ke Pak Kadis dan tertuang dalam berita acara pemeriksaan lapangan,” jelas Erwin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico menegaskan pihaknya sejak awal telah mewanti-wanti seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) yang tahun ini mendapatkan program revitalisasi satuan pendidikan agar dilaksanakan sesuai petunjuk teknis dan spesifikasi yang telah ditentukan.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Ikuti Detik-Detik Proklamasi, Semangat Persatuan Jadi Perekat Bangsa

“Semua (pekerjaan) harus sesuai juknis dan spesifikasi. Intinya kerjakan sesuai aturan,” tegasnya.

Dirinya juga mengultimatum sekolah yang tengah mengerjakan pembangunan sekolah melalui program revitalisasi agar menghasilkan pembangunan yang layak tanpa mengurangi volume pekerjaan dan mutu kualitas pekerjaan.

“(Hasil) pekerjaannya harus bagus dan sesuai desain rencana. Spek pekerjaan harus diperhatikan,” tandasnya.[]


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara J Afkat


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik
Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung
KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah
Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan
SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS
Anak-Anak Gaza Berenang, Temukan Kebahagiaan Akibat Perang
Pemuda Indonesia Rasakan Pesona Budaya Tiongkok di Ningxia
Klaim Trump Hormuz Bebas Ranjau, JMIC: Masih Ada

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:07 WIB

SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS

Berita Terbaru

Pola ASuh Anak di Era Digital UIN RIL [DE]

#indonesiaswasembada

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:46 WIB

Akuaponik Galon Bekas untuk budidaya Lele dan Kangkung [DE]

#indonesiaswasembada

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:33 WIB

Perbaikan Lingkungan Dengan Cara Tanam Tanaman Berbuah [DE]

#indonesiaswasembada

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:24 WIB

Ilustrasi kebakaran Pakistan [AI]

#indonesiaswasembada

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:19 WIB