Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Toko Radenton yang terletak dibilangan Jalan menuju arah Wonogiri, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan kedapatan menjual minyak goreng murah dengan paket barang tertentu dan minimal pembelian.

Hal itu dianggap memberatkan pembeli khususnya mereka yang akan menjual kembali ke pelanggan. Dalam sidak yang dilakukan oleh pihak Disdag Lampura sore tadi, ada fakta yang terkuak. Menurut pemilik toko grosir, Ia pun merupakan korban kebijakan sepihak sang distributor migor yang mensyaratkan mereka untuk membeli migor dengan mengawinkan produk yang kurang laku dipasaran.

“Kita membelinya begitu (paketan), maka menjualnya juga ya dipaketkan,” ujar pemilik toko saat disidak oleh Kepala Dinas Perdagangan Lampura, Hendri dan jajaran kelokasi usai menerima laporan masyarakat, Selasa, (22/02) petang.

Setelah diberi pengertian oleh Kepala Dinas Perdagangan, barulah pemilik mengamini untuk menjual minyak goreng kemasan murah tanpa syarat tersebut.

“Kami akan menjual minyak goreng sesuai dengan ajuran pemerintah, yakni Rp14 ribu per liternya untuk jenis kemasan,” imbuhnya tanpa mau menyebutkan nama jelasnya kepada awak media yang meliput petang itu.

Baca Juga:  Kapolres dan Pj Bupati Mesuji Hadiri Perayaan Melasti Tahun 2024

Ditempat yang sama, Kadisdag Lampura, Hendri menjelaskan sesuai dengan Permerindag No.6/2022 pendistribusian minyak goreng harus tanpa syarat. Bila ada yang demikian, maka menyalahi aturan dan akan dikenakan sanksi tegas.

“Jangan lagi ya pak menjual begitu, salah itu karena ada aturan yang tidak memperbolehkannya. Jadi kalau menjual minyak goreng, ya harus tanpa syarat. Bukan begini,” tegurnya.

Tak berhenti disana, pihaknya akan melakukan hal serupa ditempat – tempat lain yang dicurigai berpotensi ada pristiwa tersebut. Ia juga menghimbau masyarakat untuk membantu menginformasikan apabila mendengar ada oknum pemilik toko yang sengaja menjual dengan sistem paket demi meraup keuntungan.

Pantauan dilokasi, terdapat beberapa tumpukan minyak goreng murah dengan kemasan yang peletakannya seperti sengaja terpisah-pisah dengan berbagai merk. Seperti merk Fortune dan Siip dengan berbagai ukuran. (*)

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini