Disdag Lampura Temukan Penjualan Migor Sistem Paket

Selasa, 22 Februari 2022 | 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Toko Radenton yang terletak dibilangan Jalan menuju arah Wonogiri, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan kedapatan menjual minyak goreng murah dengan paket barang tertentu dan minimal pembelian.

Hal itu dianggap memberatkan pembeli khususnya mereka yang akan menjual kembali ke pelanggan. Dalam sidak yang dilakukan oleh pihak Disdag Lampura sore tadi, ada fakta yang terkuak. Menurut pemilik toko grosir, Ia pun merupakan korban kebijakan sepihak sang distributor migor yang mensyaratkan mereka untuk membeli migor dengan mengawinkan produk yang kurang laku dipasaran.

“Kita membelinya begitu (paketan), maka menjualnya juga ya dipaketkan,” ujar pemilik toko saat disidak oleh Kepala Dinas Perdagangan Lampura, Hendri dan jajaran kelokasi usai menerima laporan masyarakat, Selasa, (22/02) petang.

Baca Juga:  Deal, dari Pangan hingga Pariwisata, Lampung–Jawa Tengah Kerja Sama!

Setelah diberi pengertian oleh Kepala Dinas Perdagangan, barulah pemilik mengamini untuk menjual minyak goreng kemasan murah tanpa syarat tersebut.

“Kami akan menjual minyak goreng sesuai dengan ajuran pemerintah, yakni Rp14 ribu per liternya untuk jenis kemasan,” imbuhnya tanpa mau menyebutkan nama jelasnya kepada awak media yang meliput petang itu.

Ditempat yang sama, Kadisdag Lampura, Hendri menjelaskan sesuai dengan Permerindag No.6/2022 pendistribusian minyak goreng harus tanpa syarat. Bila ada yang demikian, maka menyalahi aturan dan akan dikenakan sanksi tegas.

“Jangan lagi ya pak menjual begitu, salah itu karena ada aturan yang tidak memperbolehkannya. Jadi kalau menjual minyak goreng, ya harus tanpa syarat. Bukan begini,” tegurnya.

Baca Juga:  Perkuat Jejaring Akademik, FST UIN RIL Bangun Kerja Sama dengan FMIPA Unila dan Fakultas Sains ITERA

Tak berhenti disana, pihaknya akan melakukan hal serupa ditempat – tempat lain yang dicurigai berpotensi ada pristiwa tersebut. Ia juga menghimbau masyarakat untuk membantu menginformasikan apabila mendengar ada oknum pemilik toko yang sengaja menjual dengan sistem paket demi meraup keuntungan.

Pantauan dilokasi, terdapat beberapa tumpukan minyak goreng murah dengan kemasan yang peletakannya seperti sengaja terpisah-pisah dengan berbagai merk. Seperti merk Fortune dan Siip dengan berbagai ukuran. (*)

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Terungkap! Ini Penyebab Utama 24 Proyek Infrastruktur di Lampung Utara Belum Jalan
‎JMSI Lampung dan La Nadiya Villa Pahawang Jalin Kerja Sama Vokasi dan Entrepreneurship
MUSDA I JMSI Maluku Utara Resmi Digelar, Yusri Abubakar Terpilih Sebagai Ketua
Gubernur Rahmat Mirzani Dorong Bank Lampung Lakukan Penguatan di Sektor Riil dan Kredit Pedesaan
Kepala Bapenda Way Kanan Diserahterimakan
Polsek Way Serdang Laksanakan Colling Sistem Safari Subuh di Desa Kejadian
Kamis Beradat Resmi Berlaku di Lampung, Bahasa Daerah dan Batik Jadi Identitas
Suherman Jabat Dishub Way Kanan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:03 WIB

Terungkap! Ini Penyebab Utama 24 Proyek Infrastruktur di Lampung Utara Belum Jalan

Senin, 12 Januari 2026 - 20:51 WIB

‎JMSI Lampung dan La Nadiya Villa Pahawang Jalin Kerja Sama Vokasi dan Entrepreneurship

Senin, 12 Januari 2026 - 20:37 WIB

MUSDA I JMSI Maluku Utara Resmi Digelar, Yusri Abubakar Terpilih Sebagai Ketua

Senin, 12 Januari 2026 - 19:34 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Dorong Bank Lampung Lakukan Penguatan di Sektor Riil dan Kredit Pedesaan

Senin, 12 Januari 2026 - 16:49 WIB

Kepala Bapenda Way Kanan Diserahterimakan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kepala Bapenda Way Kanan Diserahterimakan

Senin, 12 Jan 2026 - 16:49 WIB