Dirut BEI ke MPR: Eddy Soeparno Bicara Penguatan Regulasi Dukung Perdagangan Karbon

Rabu, 26 Maret 2025 | 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menerima kedatangan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang juga Dirut Bursa Karbon Indonesia, Iman Rachman di Gedung Nusantara III MPR RI, Selasa (25/3).

Hadir bersama Dirut BEI, Direktur Pengembangan PT BEI Jeffrey Hendrik dan Sekretaris Perusahaan PT BEI Kautsar Primadi Nurahmad.

Eddy Soeparno menjelaskan, maksud kedatangan PT BEI ke MPR RI adalah membahas penguatan regulasi perdagangan karbon di Indonesia.

“Ini adalah pertemuan strategis sekaligus ruang mencari solusi berbagai tantangan terkait ekosistem perdagangan karbon, termasuk regulasi, standarisasi sertifikasi karbon, penetapan batas emisi dan peluang ekonomi lainnya yang bisa dioptimalkan,” lanjutnya.

Eddy menegaskan bahwa regulasi yang market driven dan diperluas ke sektor di luar PLTU sangat diperlukan untuk mendukung perkembangan ekonomi karbon nasional. Menurut Doktor Ilmu Politik UI ini, aspek regulasi sedianya selaras dengan international market practices agar pembeli kredit karbon dari Indonesia yakin atas nilai ekonomi karbon yang ditransaksikan.

Baca Juga:  Perangi Narkoba, BNNK Latih Teman Anti Narkotika

“Saat ini kita perlu menyelraskan sejumlah aturan untuk semakin meningkatkan volume dan kualitas perdagangan karbon secara efektif. Oleh karena itu, perlu ada revisi kebijakan, termasuk dalam hal ini evaluasi terhadap Peraturan Presiden (Perpres) 98 dan Peraturan Menteri LHK No 21 agar mekanisme perdagangan karbon dapat berjalan lebih baik,” jelas Eddy.

Sebagai mantan pelaku pasar modal dan perbankan investasi, Eddy menyatakan siap berkontribusi tenaga dan pikiran agar ekonomi karbon Indonesia dapat “take off” secara cepat.

“Saya percaya bahwa perekonomian karbon Indonesia akan menjadi salah satu sumber pendapatan negara yang signifikan ke depannya. Saya dalam kapasitas selaku pimpinan MPR maupun pribadi, berdasarkan pengalaman di sektor keuangan dan pasar modal di masa lalu, siap untuk memberikan sumbangsih agar kita dapat mengurai berbagai kendala agar ekonomi karbon nasional dapat tumbuh cepat dan sehat,” tambah Waketum PAN tersebut.

Baca Juga:  Mukhlis Basri Ajak Mahasiswa Jaga Independensi dan Idealisme Demokrasi

Eddy berharap dapat bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, regulatur, bursa dan pelaku usaha dalam membangkitkan ekonomi karbon nasional yang memiliki potensi yang sangat besar.

“Melalui pertemuan ini saya berharap adanya sinergi antara pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia, pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun pasar karbon yang atraktif dan kompetitif,” tutup Anggota DPR RI Dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur ini.(*)


Penulis : Heri S


Editor : Rudi


Sumber Berita : MPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sekretaris JMSI Lampung Ingatkan Mahasiswa Jaga Idealisme dan Kepekaan Sosial
Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal
PM Italia: Belanja Keamanan Penting
Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil
Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS
30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:02 WIB

Sekretaris JMSI Lampung Ingatkan Mahasiswa Jaga Idealisme dan Kepekaan Sosial

Minggu, 8 November 2026 - 13:19 WIB

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal

Minggu, 8 November 2026 - 12:34 WIB

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 November 2026 - 09:36 WIB

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 November 2026 - 08:29 WIB

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Berita Terbaru

Hossein Mohebbi, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), berbicara dalam sebuah konferensi pers di Teheran, Iran, pada 29 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal

Minggu, 8 Nov 2026 - 13:19 WIB

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni berbicara dalam sebuah konferensi pers di Roma, Italia, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 Nov 2026 - 12:34 WIB

Bandar Lampung

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 Nov 2026 - 09:36 WIB

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama di Baghdad, Irak, pada 30 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:29 WIB