Dirjen Keuda Apresiasi Samsat Palangkaraya

Minggu, 7 Agustus 2022 | 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

Palangkaraya – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni mengunjungi Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Palangkaraya.

Pada kunjungannya tersebut, Fatoni mengapresiasi berbagai inovasi layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) Samsat Kota Palangkaraya. Hal ini disampaikan saat melakukan kunjungan kerja, peninjauan dan monitoring Samsat Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (6/8).

Fatoni menyampaikan, dengan adanya berbagai inovasi dan terobosan yang telah dilakukan Samsat Kota Palangkaraya, akan mempermudah wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan sehingga tingkat kepatuhan masyarakat semakin meningkat. Melalui kepatuhan membayar pajak akan berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). “PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) merupakan salah satu sumber PAD yang sangat potensial dan menjadi primadona,” tegas Fatoni.

Berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Samsat Kota Palangkaraya, antara lain, wajib pajak dapat menggunakan aplikasi Samolim dengan mengunduh diaplikasi google AppStore di ponsel untuk melakukan pembayaran dan pengesahan pembayaran PKB. Kemudian tanda bukti akan dikirm kealamat masing-masing.

Baca Juga:  Harga Pangan Terkendali, Lampung Pertahankan Kinerja Inflasi Daerah

Inovasi lainnya adalah layanan SiJempol. Wajib pajak dengan kondisi khusus, seperti difabel, lansia dan wajib pajak dengan kondisi sakit dapat menggunakan layanan ini. Mekanisme dari layanan SiJempol adalah wajib pajak hanya perlu menghubungi call center SiJempol untuk kemudian didatangi petugas penanganan pajak di tempat yang telah disepakati sebelumnya.

Selain itu, Fatoni mengatakan inovasi dan terobosan lainnya yang telah diterapkan oleh Samsat Palangkaraya adalah Samsat Malam, Samsat Car Free Day (CFD), Samsat Pasar dan Samsat Keliling. “Semua inovasi ini dapat meningkatkan pendapatan dan pelayanan kepada wajib pajak. Silahkan melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan PAD dan memperbaiki pelayanan terhadap masyarakat,” imbau Fatoni.

Lebih lanjut, Fatoni mengemukakan, berbagai kendala yang dialami Unit Pelaksana Teknik Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPT PPD) Provinsi Kalimantan Tengah antara lain, luasnya jangkauan wilayah Provinsi Kalimantan Tengah yang mencapai 153.564,5 km persegi atau hampir sama dengan 1,5 kali luas wilayah Pulau Jawa. Selain itu, keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Selajutnya, rendahnya kesadaran masyarakat dalam membayar PKB.

Baca Juga:  Belgia vs Selandia Baru: Underdog

Menyikapi berbagai permasalahan tersebut, Fatoni menegaskan Ditjen Bina Keuda Kemendagri konsisten berkomitmen mendorong pemerintah daerah (pemda) melakukan inovasi dan mengoptimalkan PKB. Strategi yang dapat dilakukan antara lain, memperbanyak pelayanan jemput bola yang bekerjasama dengan Badan usaha milik desa (BUMDES) dan mengoptimalkan pelayanan online serta melakukan sosialisasi secara masif.

“Pentingnya mengajukan formasi pegawai khusus yang menangni pajak dan melakukan pelatihan bimtek dibidang perpajakan dan administrasi keuangan. Kemudian penerapan secara konsisten reward dan punishment serta gencar melakukan sosialisasi pada berbagai kesempatan dan kegiatan yang dilakukan masyarakat,” imbuh Fatoni. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Dede Yusuf Pertanyakan Soal Dana Desa yang Dipotong Habis di RAPBN 2027
Dave Laksono Pantau 4 ABK WNI yang di Sandera di Perairan Somalia
Di Bogor, 33 Perusahaan Gunakan Kawasan Hutan tak Berizin
Presiden RI ke-7 Jokowi Laksanakan Shalat Jumat di Rest Area KM 116 A
Meski Kalahkan Amerika 3-2, Turki Pulang Kampung
Sunardi Jabat Sekwan DPRD Mesuji, Ini Perjalanan Kariernya
Belgia vs Selandia Baru: Underdog
Cape Verde vs Arab Saudi: Pertarungan Harga Diri
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:44 WIB

Dede Yusuf Pertanyakan Soal Dana Desa yang Dipotong Habis di RAPBN 2027

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:28 WIB

Dave Laksono Pantau 4 ABK WNI yang di Sandera di Perairan Somalia

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:21 WIB

Di Bogor, 33 Perusahaan Gunakan Kawasan Hutan tak Berizin

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:06 WIB

Presiden RI ke-7 Jokowi Laksanakan Shalat Jumat di Rest Area KM 116 A

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:45 WIB

Meski Kalahkan Amerika 3-2, Turki Pulang Kampung

Berita Terbaru

ANGGARAN Desa di RAPBN dipotong habis, beban ditambah, desa megap-megap[Hs]

#indonesiaswasembada

Dede Yusuf Pertanyakan Soal Dana Desa yang Dipotong Habis di RAPBN 2027

Sabtu, 27 Jun 2026 - 01:44 WIB

#indonesiaswasembada

Dave Laksono Pantau 4 ABK WNI yang di Sandera di Perairan Somalia

Jumat, 26 Jun 2026 - 23:28 WIB

DPR RI Sayangkan penggunaan kawasan hutan tanpa izin yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan. Selain lingkungan, juga berdampak pada menurunnya fungsi hutan sebagai daerah tangkapan air. [Far]

#indonesiaswasembada

Di Bogor, 33 Perusahaan Gunakan Kawasan Hutan tak Berizin

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:21 WIB

#indonesiaswasembada

Presiden RI ke-7 Jokowi Laksanakan Shalat Jumat di Rest Area KM 116 A

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:06 WIB

MESKI Menang atas Amerika Serikat, Tim Turki harus angkat koper dari piala Dunia [Ist]

#indonesiaswasembada

Meski Kalahkan Amerika 3-2, Turki Pulang Kampung

Jumat, 26 Jun 2026 - 17:45 WIB