Dinsos Rapat Usulan Gelar Pahlawan Nasional KH Ahmad Hanafiah

Jumat, 24 Juni 2022 | 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

BANDARLAMPUNG – Dinas Sosial Provinsi Lampung bersama Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan, dan Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Lampung, menggelar rapat membahas tentang pengusulan gelar pahlawan nasional KH. Ahmad Hanafiah. Rapat berlangsung di Aula Dinas Sosial Provinsi Lampung, Jumat (24/6).

Rapat dipimpin Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs Aswarodi M.Si, Kepala Dinas Kabupaten Lampung Timur Agus Subagyo, Wakil Rektor III UIN Raden Intan Bidang Kerjasama, Dr. Idrus Ruslan M.AG, dan Ketua TP2GD Lampung Drs. Maskun.

Baca Juga:  Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata

Dalam rapat tersebut, kadis sosial Aswarodi juga didampingi Sekretaris Drs. Wiwied Priyanto M.IP, serta Kabid Dayasos Maria Tamtina, dan turut hadir juga dari pihak ahli waris.

Kadis Sosial Aswarodi dalam rapat tersebut menyampaikan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sangat mendukung, dan diimplementasikan dianggarkan untuk prosesnya. Beliau meminta diperjuangkan agar gelar pahlawan nasional asal provinsi Lampung bisa bertambah menjadi 2, yang sementara ini baru ada satu.

Baca Juga:  Benchmarking Kemendes PDT di Yunnan 2026 Rampung

“Pak gubernur sangat mensuport, ia meminta diperjuangkan, semakin banyak semakin memberikan inspirasi,” ujar kadis seraya mengingat Instruksi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang meminta untuk memperjuangkan Gelar Pahlawan Nasional asal Lampung tersebut.

Kadis menambahkan, pengusulan gelar pahlawan nasional atas nama KH Hanafiah belum pernah diajukan ke Kemensos RI, saat ini masih dalam tahapan proses pengumpulan data serta bukti-bukti rekam jejak perjuangannya, yang dikumpulkan oleh TP2GD, UIN Raden Intan, serta Ahli Waris. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sekjen PBB Prihatin Atas Eskalasi di Yaman
Inflasi, Gubernur; Ini Bukan soal Angka, Tapi Rasa
IOC Rilis Panduan bagi Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036
Tekan Microsleep, PT BTB Gelar Operasi Simpatik di KM 87 B
KPK Panggil Nusron Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor
Batik Indonesia Laris Manis di Chongqing
5 Bulan Disandera di Somalia, 4 ABK Asal Indonesia Tiba di Tanah Air
Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Motif Penyerangan Mahasiswa UI

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Sekjen PBB Prihatin Atas Eskalasi di Yaman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Inflasi, Gubernur; Ini Bukan soal Angka, Tapi Rasa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:25 WIB

IOC Rilis Panduan bagi Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Tekan Microsleep, PT BTB Gelar Operasi Simpatik di KM 87 B

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:20 WIB

KPK Panggil Nusron Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor

Berita Terbaru

Berita Utama

Sekjen PBB Prihatin Atas Eskalasi di Yaman

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:39 WIB

Soal Inflasi Menurut Gubernur Bukan Soal Angka Melainkan Rasa, Daya Beli Rakyat Kut stsu Tidak. [PL]

Berita Utama

Inflasi, Gubernur; Ini Bukan soal Angka, Tapi Rasa

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:34 WIB

Berita Utama

IOC Rilis Panduan bagi Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:25 WIB

Operasi Simpatik Microsleep oleh PT BTB-Tujuannya mengurangi angka kecelakaan [BTB]

Berita Utama

Tekan Microsleep, PT BTB Gelar Operasi Simpatik di KM 87 B

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:18 WIB

Berita Utama

KPK Panggil Nusron Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:20 WIB