Dies Natalis ke-71, GMNI Way Kanan Gelar Dialog Kebangsaan

Jumat, 21 Maret 2025 | 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERTEMPAT di Balai Kesenian Pura Khayangan Tunggal Bali Sadhar Tengah, Kec. Banjit, Kab. Way Kanan, diadakan dialog kebangsaan yang diselenggarakan oleh GMNI Way Kanan dengan tema “Pentingnya Persatuan dalam Keberagaman.”

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, perwakilan organisasi, serta sekitar 50 peserta yang berkomitmen memperkuat nilai persatuan dalam keberagaman, Jumat/21/3/2025.

Dedi Iskandar, S.H., M.H., “Perwakilan Kesbangpol Way Kanan”, dalam kesempatan tersebut menyampaikan “Pentingnya rasa kebersamaan dan partisipasi aktif dalam organisasi untuk memperkuat sinegritas dalam membangun kepedulian terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”. Ia juga menekankan bahwa keberagaman adalah ciri khas Indonesia yang menjadi kekuatan dalam melawan musuh-musuh bangsa. Gotong royong, menurutnya, menjadi kunci dalam membangun kesejahteraan masyarakat, terutama melalui dukungan pemerintah dan partisipasi aktif warga dalam pembangunan infrastruktur dan pembayaran pajak.

Di era digital, Dedi juga mengingatkan pentingnya etika bermedia sosial. Ia mengajak masyarakat, khususnya di Kabupaten Way Kanan, untuk menjaga keberagaman dengan tidak menyebarkan berita hoaks dan lebih menghargai perbedaan. Dedi mengungkapkan bahwa pemerintah melalui FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjaga kerukunan umat beragama dan mencegah radikalisasi yang dapat merusak keharmonisan masyarakat.

Baca Juga:  AKBP Ramadhona Resmi Jabat Kapolres Way KananĀ 

Sarinah Tiara, “Ketua DPC GMNI Way Kanan”, mengungkapkan “Persatuan adalah bentuk penyamaan berbagai perbedaan, sementara keberagaman adalah hak setiap individu”. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi wadah penting untuk menyatukan perbedaan dalam tujuan yang sama, yaitu mencintai nilai-nilai kebangsaan. Tiara juga menyoroti pentingnya toleransi dalam beragama sebagai sarana untuk menciptakan keharmonisan di masyarakat. “Toleransi yang terjalin dengan baik akan meningkatkan kesadaran dan saling melindungi antar individu dan kelompok”, ungkapnya lagi.

Baca Juga:  80 Persen Rudal AS Habis Selama Perangi Iran

Nufi M. Yusuf, S.H.I., “Komisioner KPU Way Kanan”, mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan rasa saling menghargai dalam keberagaman yang ada di Indonesia. Ia menegaskan pentingnya solidaritas antar organisasi, wilayah, dan agama dalam menjaga persatuan. Nilai keadilan bagi setiap individu tanpa memandang status sosial menjadi landasan dalam menciptakan rasa kebersamaan yang sejati. Ia juga menyampaikan bahwa pemuda Indonesia harus mengedepankan toleransi untuk membangun kebersamaan yang harmonis di tengah keberagaman.

“Dialog kebangsaan ini mencerminkan semangat persatuan yang kuat di Kabupaten Way Kanan, dengan masyarakat yang terus berkomitmen menjaga keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun daerah yang lebih sejahtera dan harmonis. Melalui kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi-organisasi sosial, diharapkan kebersamaan dalam keberagaman dapat semakin terjaga dan berkembang”, pungkasnya.


Penulis : Adabi


Editor : Nara


Sumber Berita : GMNI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Dialog Antarperadaban Xi Jinping; Belajar, Rendah Hati dan Inklusivitas
Api Meluas di Gunung Bromo, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan Kawasan Konservasi
Iran Tutup Buku Perundingan dengan AS, Kecuali…
Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai
19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini
Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur
Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Dialog Antarperadaban Xi Jinping; Belajar, Rendah Hati dan Inklusivitas

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Api Meluas di Gunung Bromo, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan Kawasan Konservasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Iran Tutup Buku Perundingan dengan AS, Kecuali…

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:26 WIB

19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini

Berita Terbaru

Presiden China Xi Jinping yang didampingi oleh presiden Meksiko saat itu, Enrique Pena Nieto, mengunjungi Chichen Itza, sebuah situs arkeologi peradaban Maya di Negara Bagian Yucatan, Meksiko, pada 6 Juni 2013. [Xinhua]

#indonesiaswasembada

Dialog Antarperadaban Xi Jinping; Belajar, Rendah Hati dan Inklusivitas

Senin, 10 Agu 2026 - 12:46 WIB

Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi

#indonesiaswasembada

Iran Tutup Buku Perundingan dengan AS, Kecuali…

Senin, 10 Agu 2026 - 09:59 WIB

Bagi-bagi Air di Musim Kemarau [Nr]

#indonesiaswasembada

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agu 2026 - 23:25 WIB