Laporan: Annisa
Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IX (Danlantamal IX) Ambon, Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, M.M, M.T, M.Tr.Opsla berangkatkan calon siswa prajurit TNI Angkatan Laut mengikuti pantukhir pusat di Lapetal Malang, Minggu (24/09/2023).
Dalam rangka pemberangkatan calon siswa prajurit TNI Angkatan Laut Panitia Daerah (Panda) Lantamal IX Ambon melaksanakan pelepasan yang dilaksanakan di depan lobby Mako Lantamal IX dan dipimpin langsung oleh Danlantamal IX.
Dalam arahannya Brigjen Said Latuconsina mengucapkan selamat kepada para casis yang telah dinyatakan lolos pantukhir daerah dan mengingatkan kepada seluruh casis untuk tidak mudah berbangga diri karena masih ada satu tahapan seleksi lagi, sehingga masih butuh perjuangan.
“Dengan melalui proses seleksi yang ketat akhirnya terpilih 90 casis yang selanjutnya pada hari ini akan kita berangkatkan untuk mengikuti seleksi pantukhir tingkat pusat. Pesan saya kepada para casis, siapkan diri kalian dengan baik, jaga kesehatan, pelihara kekompakan dan kebersamaan sesama casis, jaga nama baik Maluku dan Panda Ambon,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut Lantamal IX memberangkatkan sejumlah 90 pemuda pemudi terbaik Maluku dari 9 Kabupaten dan 2 Kotamadya yang telah melaksanakan seleksi ketat selama kurang lebih satu bulan. 90 calon siswa tersebut meliputi calon siswa bintara pria 85 orang, dan calon siswa bintara wanita 5 orang. Untuk mengikuti pantukhir pusat kali ini, calon siswa prajurit TNI Angkatan Laut tersebut diberangkatkan hari Minggu sore ini.
Hadir pula dalam upacara pemberangkatan Pejabat Utama Lantamal IX, Ketua Pengurus Korcab DJA III, Kasatker Lantamal IX, serta orang tua dan keluarga dari calon siswa.##






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


