Cerutu Lokal El Este Independiente Jajaki Pasar Vietnam

Rabu, 7 Desember 2022 | 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

JAKARTA — Produser cerutu El Este Independiente tengah menjajaki kemungkinkan memasuki pasar Vietnam. Cita rasa cerutu lokal buatan Indonesia diyakini dapat diterima masyarakat Vietnam dan mampu bersaing dengan cerutu-ceruta luar negeri, termasuk Kuba.

Kehadiran cerutu Indonesia di pasar Vietnam juga dapat dijadikan instrumen yang mempererat hubungan masyarakat kedua negara.

Demikian antara lain disampaikan produser cerutu El Este Independiente, Teguh Santosa, dalam pertemuan dengan Duta Besar Republik Sosialis Vietnam, Ta Van Thong, di Kedubes Vietnam di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa siang (6/12).

Baca Juga:  Ekonomi Konser Subur, Bisnis Sewa Ponsel Laris Manis

El Este Independiente yang baru diproduksi beberapa bulan belakangan ini telah dikenal oleh komunitas diplomatik negara sahabat di Jakarta. Selain Vietnam, Teguh Santosa mengatakan, pihaknya juga menyasar pasar Korea Selatan dan India.

“Indonesia dan Vietnam adalah dua sahabat lama. Hubungan kedua negara belakangan ini semakin signifikan, baik secara politik maupun ekonomi. Namun rasanya masih ada yang kurang, pengetahuan dan pemahaman masyarakat kedua negara satu sama lain masih terbatas. Ini perlu dibantu dengan menghadirkan sebanyak mungkin produk-produk Indonesia di Vietnam dan sebaliknya,” ujar Teguh Santosa.

Baca Juga:  Lomba Mewarnai Turut Meriahkan 'Event Malaniza Kite Festival'

Teguh Santosa yang merupakan mantan Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat telah beberapa kali berkunjung ke Vietnam, baik ke ibukota Hanoi maupun Ho Chi Minh dan kota-kota lain. Dari pengalaman berinteraksi dengan masyarakat Vietnam, Teguh merasa yakin produk-produk Indonesia dapat diterima dengan baik oleh konsumen Vietnam.

“Mutu tentu menjadi kata kunci yang harus kita perhatian dengan sungguh-sungguh,” kata Teguh Santosa yang juga memimpin organisasi perusahaan pers nasional Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kepala BNPT RI Apresiasi Film Toleransi “Ageman” 
Bimtek Review SAKIP, Dorong Kinerja Perangkat Daerah
Iran: Syarat Perundingan dengan AS sudah Disampaikan oleh Qatar
Menteri LH: Presiden RI Lakukan Pengendalian Perubahan Iklim
Kronologi Temuan Ombudsman soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Soal Lapas Cibinong, Ketua DPR: Sanksi Tegas Bila Terbukti 
Pendidikan Dasar Gratis Tak Cukup Hapus Biaya, Ledia Hanifah Soroti Sekolah Rusak dan Ketimpangan 3T
Sufmi Dasco : RUU Ketenagakerjaan Selesai Bulan Oktober

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:34 WIB

Kepala BNPT RI Apresiasi Film Toleransi “Ageman” 

Kamis, 24 September 2026 - 21:28 WIB

Bimtek Review SAKIP, Dorong Kinerja Perangkat Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 21:23 WIB

Iran: Syarat Perundingan dengan AS sudah Disampaikan oleh Qatar

Kamis, 24 September 2026 - 21:17 WIB

Menteri LH: Presiden RI Lakukan Pengendalian Perubahan Iklim

Kamis, 24 September 2026 - 21:11 WIB

Kronologi Temuan Ombudsman soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Berita Terbaru

Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono

Berita Utama

Kepala BNPT RI Apresiasi Film Toleransi “Ageman” 

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:34 WIB

Berita Utama

Bimtek Review SAKIP, Dorong Kinerja Perangkat Daerah

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:28 WIB


Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, menghadiri taklimat pers di Teheran, Iran, pada 24 Agustus 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Iran: Syarat Perundingan dengan AS sudah Disampaikan oleh Qatar

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:23 WIB

Jumhur Hidayat Menteri KLH di PBB

Berita Utama

Menteri LH: Presiden RI Lakukan Pengendalian Perubahan Iklim

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:17 WIB