Capres Bakal Saling ‘Serang’ Soal Ketahanan Pangan dan Alusista

Minggu, 7 Januari 2024 | 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Anis
BANDAR LAMPUNG – Debat kandidat Calon Presiden yang akan berlangsung nanti malam diprediksi akan berlangsung seru. Pengamat memprediksi tiga kandidat akan saling serang soal ketahanan pangan, alusista serta Rohingya.

Prabowo Subianto cukup menguasai tema, sedangkan Anies Baswedan memiliki pemahaman yang luas mengenai pertahanan dan geo politik. Hal itu disampaikan pemangat politik dan hukum dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Fathul Mu’in. Menurutnya, debat ketiga yang mengambil tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitik bisa menjadi panggung capres nomor urut 2 Prabowo Subianto. Hal itu karena Prabowo memiliki latar belakang militer sekaligus saat ini menjadi menteri pertahanan.

“Prabowo memang menguasai isu ini, tapi tetap harus hati-hati,” kata Fathul Mu’in saat diwawancarai, Minggu (7/1/2024).

Baca Juga:  Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sekretaris Program Studi Hukum Tatanegara tersebut menambahkan, Prabowo patut berhati-hati dengan Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan. Sebab, sebagai intelektual dan bergelar doctor (Ph.D) , Anies memiliki pemahaman yang luas terhadap berbagai hal, termasuk masalah pertahanan, keamanan, hubungan luar negeri dan geopolitik. Hal itu dapat dilihat dalam berbagai kesempatan Anies cukup gamblang menjelaskan isu-isu tersebut di berbagai forum ditambah didukung dengan ratusan purnawirawan jenderal.

“Bisa jadi Anies kembali bersinar di debat ke tiga ini karena pemahamannya cukup komprehensif. Pasti sudah dapat masukan dari para purnawirawan jenderal,” ujar Pegiat Lampung Demokrasi Studies tersebut.

Sedangkan untuk Capres Nomor urut 3, Ganjar Pranowo sejauh ini belum begitu terlihat penguasaannya terkait dengan isu pertahanan, politik luar negeri dan geopolitik. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan Ganjar juga sudah siap menghadapi debat karena sudah menerima masukan dari berbagai pihak. Dia menyarankan, di debat kali ini Ganjar harus lebih berani ‘menyerang’. “Karena jika tidak ‘menyerang’ Ganjar akan meredup dan debat kali ini akan menjadi panggungnya Prabowo dan Anes,” tegas doktor muda tersebut.

Baca Juga:  Dari Lumbung Pangan Jadi Lumbung Energi, Gubernur Mirza Dorong Lampung Pimpin Pengembangan Bioetanol

Pada debat ketiga nanti malam, Dewan Pakar JMSI Lampung tersebut juga memprediksi, para kandidat capres akan saling serang mengenai dua isu pertahanan, yakni ketahanan pangan dan alusista (alat perang). Sedangkan isu politik luar negeri terkait dengan kemerdekaan Palestina, isu pengungsi Rohingya, soal Amerika dan Tiongkok. “Menurut saya seputar itu. Tapi bisa juga melebar soal isu lainnya,” ujarnya. (*)

 

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina
Karhutla, Tim Evakuasi Orang Utan di Palangka
Karang Taruna Got Talent 2026, Saatnya Bakat Lokal Unjuk Prestasi
FKUB Lampung Dukung Film Ageman, Sebut Intoleransi Embrio Radikalisme
Pesawaran Kaji Strategi Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik
Lampung Terus Perkuat Infrastruktur Jalan
Wagub Jihan: Mahasiswa Lampung Bangun Mindset Adaptif
Bapemperda DPRD Rancang Propemperda 28 Raperda di 2027

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:27 WIB

Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina

Selasa, 29 September 2026 - 19:22 WIB

Karhutla, Tim Evakuasi Orang Utan di Palangka

Selasa, 29 September 2026 - 19:07 WIB

Karang Taruna Got Talent 2026, Saatnya Bakat Lokal Unjuk Prestasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:17 WIB

FKUB Lampung Dukung Film Ageman, Sebut Intoleransi Embrio Radikalisme

Selasa, 29 September 2026 - 10:11 WIB

Pesawaran Kaji Strategi Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Warga Palestina memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh para pemukim Israel di Masjid Nur al-Din Zanki di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 1 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:27 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan drone dan disediakan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah (BKSDA Kalteng) dan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Nyaru Menteng dari rangkaian evakuasi pada 25 dan 26 September 2026 ini memperlihatkan seekor orang utan betina yang terjebak asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah Katune, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. (BKSDA Kalteng/BOSF/Xinhua)

Berita Utama

Karhutla, Tim Evakuasi Orang Utan di Palangka

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:22 WIB

Berita Utama

Karang Taruna Got Talent 2026, Saatnya Bakat Lokal Unjuk Prestasi

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:07 WIB

Berita Utama

Pesawaran Kaji Strategi Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:11 WIB