Bupati Lampung Utara Paparkan Cangget Bakha pada Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., memaparkan kesenian tradisional Cangget Bakha dalam ajang Anugerah Kebudayaan PWI Pusat Tahun 2026 yang digelar di Hall Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat, 09 Januari 2025.

Bupati hadir didampingi Kepala Dinas Kominfo Lampung Utara Gunaido Uthama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Perdana Putra, perwakilan Dewan Kesenian Lampung Utara, serta jajaran PWI Provinsi Lampung dan PWI Lampung Utara.

Dalam pemaparannya, Bupati menjelaskan bahwa Cangget Bakha merupakan kesenian tradisional khas Lampung Utara yang memiliki nilai sejarah dan filosofi budaya, serta menjadi identitas masyarakat setempat yang masih terjaga hingga kini.

Baca Juga:  Dua Perangkat Desa Tanjung Waras Diduga Terlibat Perselingkuhan, Warga Minta Kades Ambil Sikap

Cangget Bakha tercatat sebagai nominator Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 karena dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif daerah berbasis budaya.

Kesenian ini memadukan unsur tari, musik tradisional, busana adat, dan narasi budaya yang dapat dikemas secara inovatif tanpa meninggalkan nilai kearifan lokal.

Bupati Hamartoni Ahadis menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam pelestarian budaya melalui pembinaan sanggar seni, pendokumentasian budaya, serta regenerasi pelaku seni.

Baca Juga:  TAPM Lampura Klarifikasi Dugaan Pungli Pendamping Desa, Laporan Lima Oknum Sudah di Meja Kepala BPSDM

“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi memastikan budaya tetap hidup dan relevan di tengah masyarakat modern,” ujar Bupati.

Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap promosi budaya daerah semakin dikenal secara nasional dan memperkuat citra daerah sebagai wilayah yang konsisten menjaga kearifan lokal.


Penulis : Rudi alfian


Editor : Desty


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir
Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”
Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK
Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik
DPRD dan Pemprov Lampung Sepakati Penarikan Raperda Perubahan Bentuk Hukum BPD
Peduli Dampak Kemarau Panjang, Polres Way Kanan Bantu Air Bersih kepada Warga
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan APBD 2026, Anggaran Didorong Lebih Berdampak ke Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:05 WIB

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 September 2026 - 22:14 WIB

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 September 2026 - 20:19 WIB

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 September 2026 - 20:13 WIB

Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:00 WIB

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi Makam 4000 Tahun

#indonesiaswasembada

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 Sep 2026 - 23:05 WIB

#indonesiaswasembada

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:14 WIB

#indonesiaswasembada

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:19 WIB