Bupati Egi Dampingi Kunker Kepala Badan Karantina di Pelabuhan Bakauheni

Rabu, 26 Maret 2025 | 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN – Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat Manaor Panggabean melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Bakauheni, Rabu (26/3/2025).

Dalam kunjungannya, Sahat Manaor Panggabean nampak didampingi Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) dan Wakil Bupati, M. Syaiful Anwar beserta sejumlah pejabat Pemkab Lampung Selatan.

Dari pantauan, kunjungan tersebut guna melihat optimalisasi pengawasan karantina terhadap barang ilegal, terutama satwa liar dan narkoba, serta melakukan pemantauan arus mudik.

Pada kesempatan itu, Sahat Manaor Panggabean menyoroti pentingnya pengawasan di Pelabuhan Bakauheni yang menjadi salah satu akses utama penyeberangan di Indonesia.

“Pelabuhan Bakauheni ini menjadi salah satu akses penyeberangan, jadi khawatir ada oknum yang memasukkan barang ilegal seperti satwa liar, apalagi narkoba,” kata Sahat Manaor.

Baca Juga:  RUU Reforma Agraria Didorong Jadi Solusi, DPR Soroti Regulasi Tumpang Tindih

Sahat Manaor Panggabean juga menegaskan, akan melakukan edukasi kepada masyarakat untuk berhati-hati dan tidak mencari kesempatan dalam situasi mudik ini.

“Banyak modus pelaku ilegal yang berpikir kita lengah dengan keadaan seperti ini. Jadi jangan sampai hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Lampung Selatan, Egi menyatakan kesiapan daerahnya untuk mengikuti arahan dari Badan Karantina. Bupati Egi bahkan menyampaikan kesediaan apabila perlu dibangun balai karantina atau fasilitas lain di wilayahnya.

Baca Juga:  Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK

“Kita siap menerima arahan, dengan senang hati pak. Boleh buat balai karantina juga di sini, atau bikin taman safari di sini,” kata Bupati Egi.

Selain membahas isu pengawasan, Kepala Badan Karantina bersama Bupati Lampung Selatan beserta jajaran juga melakukan pemantauan terhadap arus mudik di Pelabuhan Bakauheni.

Kunjungan kerja itu juga guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pelanggaran hukum di tengah kepadatan arus mudik lebaran 2025.


Penulis : ETy.


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemkab Lamsel

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Warga Palestin Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel
Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB
Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK
Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan
2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza
Egi; Lampung Selatan Punya Desa HELAU, Semoga SPPG-nya juga HELAU
Ken Setiawan dan UIN RIL Sepakati MoU Edukasi Toleransi Melalui Film
Misbakhun Ajak Kader Golkar Sukseskan Program Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Warga Palestin Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza

Berita Terbaru

Seorang pria Palestina memeriksa rumah yang hangus terbakar di Hawara, selatan Nablus, Tepi Barat bagian utara, menyusul serangan yang menurut laporan dilakukan oleh para pemukim Israel, pada 4 Desember 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Warga Palestin Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:21 WIB

Berita TNI

Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:19 WIB

Bencana

Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:19 WIB

Bencana

Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:45 WIB

Seorang warga Palestina terlihat di sebuah jalan yang dipenuhi bangunan yang hancur di kamp pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 27 Oktober 2025. (Xinhua)

Berita Utama

2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:00 WIB