Bunda Literasi Provinsi Lampung Dorong Generasi Muda Lampung Berkarya Lewat Puisi Esai

Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Bunda Literasi Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, secara resmi membuka Lomba Baca Puisi Esai tingkat SMA dan Mahasiswa se-Provinsi Lampung di Nuwa Baca Zainal Abidin, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Lampung, Rabu (13/08/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari yang juga Ketua TP. PKK Provinsi Lampung menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, lomba ini lebih dari sekadar ajang kompetisi.

“Membaca puisi esai bukan hanya seni, tetapi juga mengasah kepekaan sosial, kemampuan literasi, dan keberanian menyuarakan pikiran secara estetis dan kritis,” ujar Purnama.

Ia menambahkan, puisi esai merupakan sarana bagi generasi muda untuk menyampaikan pandangan mereka tentang isu-isu sosial, budaya, hingga peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Baca Juga:  Hardiknas 2026, Teguh: Media Siber Ruang Belajar Kedua

Sebagai Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari melihat kegiatan ini sejalan dengan semangat PKK dalam memberdayakan keluarga dan masyarakat, khususnya dalam pendidikan karakter dan pelestarian budaya.

“Sastra dan seni adalah bagian dari kekayaan bangsa yang harus kita jaga dan tumbuhkembangkan. Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi para generasi muda Lampung untuk terus berkarya, berpikir kritis, dan mencintai budaya,” pungkasnya.

Direktur Lamban Sastra Fitri Anggraini, mengungkapkan bahwa lomba ini berawal dari antusiasme peserta Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

“Dari sanalah kami melihat minat literasi, khususnya di bidang puisi, begitu besar di kalangan pelajar dan mahasiswa Lampung. Maka, kami ingin menyediakan ruang yang lebih luas agar karya sastra tidak hanya dinikmati, tetapi juga diperdalam maknanya melalui format puisi esai,” jelas Fitri.

Baca Juga:  Dewan Pendidikan Ditugaskan Susun Grand Design Jangka Panjang

Lomba yang diselenggarakan pada tanggal 13-14 Agustus 2025 ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Lampung, Lamban Sastra, Denny JA Foundation, KPML, KNPI, TP. PKK Provinsi Lampung, RK 46, serta Gerakan Literasi Lampung.

Fitri berharap lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pertemuan, pembelajaran, dan penguatan jejaring literasi di Provinsi Lampung.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Hardiknas 2026; Meneguhkan Semangat Pendidikan Nasional
Sekedar Mengingatkan Buat Riana Sari Arinal
Nurkholis Pimpin Golkar Negara Batin
Miliki Senpira dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi
Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa
Pers Berkualitas Menjadikan Nalar Publik yang Sehat
Penjualan Mobil Naik gak Related dengan Ekonomi Membaik
Hardiknas 2026, Teguh: Media Siber Ruang Belajar Kedua

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 10:33 WIB

Hardiknas 2026; Meneguhkan Semangat Pendidikan Nasional

Senin, 4 Mei 2026 - 08:46 WIB

Sekedar Mengingatkan Buat Riana Sari Arinal

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:15 WIB

Nurkholis Pimpin Golkar Negara Batin

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:13 WIB

Miliki Senpira dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:28 WIB

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Hardiknas 2026; Meneguhkan Semangat Pendidikan Nasional

Senin, 4 Mei 2026 - 10:33 WIB

#indonesiaswasembada

Sekedar Mengingatkan Buat Riana Sari Arinal

Senin, 4 Mei 2026 - 08:46 WIB

#indonesiaswasembada

Nurkholis Pimpin Golkar Negara Batin

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:15 WIB

#indonesiaswasembada

Miliki Senpira dan Sajam, Dua Pria Ditangkap Polisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:13 WIB

#indonesiaswasembada

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:28 WIB