Buku, Hukum, dan Keteladanan Seorang Pendidik

Senin, 5 Januari 2026 | 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERNAHKAH Anda berjumpa dengan seseorang yang menginspirasi tak hanya lewat pengetahuannya, tetapi juga sikapnya yang begitu mulia dan penuh kasih? Saya merasa beruntung dapat mengenal Nilla Nargis Yohansyah, S.H., M.Hum., seorang pendidik, penulis, dan sosok ibu yang tak hanya dikagumi, tetapi juga disayangi oleh orang-orang di sekitarnya. Melalui buku-buku yang beliau tuliskan, saya semakin yakin bahwa Nilla Nargis adalah contoh nyata dari seorang pemimpin yang tak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi juga berperan aktif dalam mencapainya.

Pada acara peringatan Hari Ibu yang digelar oleh Pengda Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Provinsi Lampung di akhir Desember 2025 lalu, saya berkesempatan menerima tiga buku karya beliau. Buku-buku tersebut memberikan saya pandangan yang lebih dalam tentang siapa Nilla Nargis Yohansyah, bukan hanya sebagai seorang dosen, tetapi juga sebagai pribadi yang memiliki kepedulian mendalam terhadap keluarga, masyarakat, dan hukum.

Salah satu buku yang beliau berikan kepada saya adalah Merawat Hati. Buku ini tidak hanya berbicara tentang pentingnya komunikasi dalam keluarga, tetapi juga bagaimana nilai-nilai spiritual dapat menjadi pondasi untuk membangun sebuah keluarga yang sakinah. Dalam buku ini, Nilla Nargis menekankan pentingnya ketenangan batin dan cara berkomunikasi yang penuh kasih sayang sebagai cara untuk merawat hubungan keluarga, serta membangun keteguhan hati dengan selalu merasa diawasi oleh Allah dalam setiap tindakan kita.
Sebagai seorang ibu dan istri, Nilla Nargis tidak hanya memberi contoh melalui kata-kata, tetapi juga lewat perilaku sehari-hari. Buku ini menjadi panduan bagi siapa pun yang ingin membangun keharmonisan dalam keluarga, dengan menumbuhkan nilai-nilai luhur yang akan membawa kedamaian batin.

Baca Juga:  Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Buku kedua, Metamorfosis Kemiskinan, diterbitkan pada tahun 2010 dan membahas tentang kemiskinan sebagai masalah sosial yang tak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga kultural. Buku ini menyajikan kemiskinan dalam dimensi yang lebih luas, mengungkapkan penyebab-penyebab mendalam yang melatari fenomena sosial ini, serta dampaknya yang berlarut-larut terhadap struktur sosial masyarakat.

Menurut Nilla Nargis, kemiskinan bukan hanya sekadar angka atau statistik yang bisa diabaikan, tetapi sebuah masalah yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan masyarakat. Buku ini mengajak kita untuk berpikir lebih kritis dan mencari solusi terhadap masalah kemiskinan, dengan memperkuat nilai-nilai moral dan sosial yang ada dalam masyarakat. Bagaimana pendidikan, ketenagakerjaan, serta kebijakan pemerintah dapat berkolaborasi untuk mengatasi masalah ini, menjadi fokus utama dalam pembahasan.

Buku ketiga yang saya terima adalah Sendi-Sendi Hukum Acara Perdata, yang ditulis bersama Hj. Marindowati. Buku ini memberikan pemahaman mendalam tentang hukum acara perdata, sebuah cabang hukum yang sangat penting dalam sistem peradilan Indonesia. Dengan menguraikan konsep-konsep dasar seperti gugatan, mediasi, serta proses hukum lainnya, buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa hukum, praktisi, serta siapa saja yang tertarik untuk memahami cara kerja hukum perdata dalam praktik.

Bagi Nilla Nargis, memahami hukum acara perdata bukan hanya soal teori, tetapi tentang bagaimana hukum bisa menjadi alat untuk menegakkan keadilan dalam kehidupan masyarakat. Proses persidangan yang transparan dan adil adalah langkah awal untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, di mana hak-hak setiap individu dihormati dan dijamin oleh negera.

Baca Juga:  Xi Jinping Sebut Siap Bekerja Sama dengan Trump

Nilla Nargis Yohansyah lahir di Tanjung Karang pada 25 Januari 1957, dan telah menempuh perjalanan panjang dalam dunia pendidikan. Dengan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Lampung dan Magister Hukum dari Universitas Gadjah Mada, beliau memilih untuk mengabdikan dirinya sebagai dosen di almamaternya, Universitas Lampung.

Namun, kepakaran beliau tidak hanya terbatas pada dunia akademik. Sebagai seorang ibu dari keluarga H. Yohansyah Zakaria dan Hj. Laila Rachma Aziz, Nilla Nargis juga memberikan teladan dalam kehidupan keluarga. Kepedulian beliau terhadap pendidikan, hukum, dan keluarga menunjukkan bahwa beliau adalah sosok yang seimbang antara profesi dan peran sosialnya.

Bagi saya, Nilla Nargis Yohansyah adalah sosok yang mencerminkan integritas, kepedulian, dan dedikasi yang tinggi dalam segala bidang yang beliau tekuni. Ketiga bukunya memberikan gambaran jelas tentang bagaimana beliau tidak hanya menguasai ilmu, tetapi juga mengaplikasikannya utuk kebaikan masyarakat luas. Sebagai seorang pendidik, ibu, dan penulis, beliau adalah inspirasi yang patut dijadikan contoh bagi generasi muda untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

Melalui buku-buku ini, Nilla Nargis Yohansyah membuktikan bahwa seorang pendidik bukan hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan memperkuat nilai-nilai yang dapat membawa perubahan nyata. Sebuah penghargaan yang layak diberikan kpada beliau atas dedikasinya dalam membangun bangsa ini lewat dunia pendidikan, hukum, dan keluarga. (*)


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Adpim

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Paris Bakar Membakar; Pemicunya? Biaya Hidup Tinggi
Lampung Stabilkan Harga Pangan dan Dukung Hunian Layak
Kuasa Hukum 8 Tersangka Korupsi Jalan di Lampura Bakal Uji Pokok Perkara
4.364 Cartridge Liquid Vape mengandung Narkotika Dimusnahkan
Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Keterampilan Medis Indonesia
Trump Dukung Netanyahu Jadi PM Israel Lagi
Iran Ingatkan AS dan Israel; Jangan Miskalkulasi
Keluarga Desak Presiden dan Kapolri Usut Tuntas Kematian Tersangka Dugaan Korupsi di Lampung

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Paris Bakar Membakar; Pemicunya? Biaya Hidup Tinggi

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Lampung Stabilkan Harga Pangan dan Dukung Hunian Layak

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Kuasa Hukum 8 Tersangka Korupsi Jalan di Lampura Bakal Uji Pokok Perkara

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:58 WIB

4.364 Cartridge Liquid Vape mengandung Narkotika Dimusnahkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Keterampilan Medis Indonesia

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 17 Oktober 2026 ini menunjukkan sebuah kendaraan yang dilalap api saat aksi unjuk rasa di Paris, Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

Paris Bakar Membakar; Pemicunya? Biaya Hidup Tinggi

Senin, 19 Okt 2026 - 20:58 WIB

Berita Utama

Lampung Stabilkan Harga Pangan dan Dukung Hunian Layak

Senin, 19 Okt 2026 - 20:15 WIB

Berita Utama

4.364 Cartridge Liquid Vape mengandung Narkotika Dimusnahkan

Senin, 19 Okt 2026 - 19:58 WIB

Chen Zhigeng, direktur departemen medis di Wenzhi Traditional Chinese Medicine, mendemonstrasikan sebuah teknik dalam sesi pelatihan di RSPPN Panglima Besar Soedirman, Jakarta, pada 15 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Keterampilan Medis Indonesia

Senin, 19 Okt 2026 - 19:53 WIB