Buka Kejuaraan Catur, Bamsoet Dorong Atlet Berjaya di Kancah Internasional

Minggu, 27 Maret 2022 | 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

BALI – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang juga Ketua Dewan Pembina Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) periode 2022-2026 ini menuturkan dunia olahraga telah menyentuh berbagai ruang dimensi kehidupan dan tidak cukup dimaknai sekedar kompetisi untuk mencari siapa yang menang dan kalah.

Karenanya, memajukan olahraga menjadi penting, sebab kemajuan olahraga adalah cermin kemajuan peradaban suatu bangsa.

“Begitupula dengan olahraga catur. Catur merupakan ‘miniatur’ kehidupan dengan segala aspek filosofinya. Catur mengajarkan untuk selalu bertindak dengan penuh kehati-hatian dan terukur, karena akan selalu ada konsekuensi pada setiap langkah yang kita ambil,” ujar Bamsoet usai membuka Kejuaraan Catur Piala Ketua MPR RI 2022 secara virtual dari Bali, Minggu (27/3).

Baca Juga:  Kecelakaan Bus ALS vs Tangki BBM: Musibah Besar!

Hadir dalam pembukaan tersebut Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) GM Utut Adianto yang juga Anggota DPR RI dan Ketua Fraksi PDIP di DPR RI dan para pengurus PB Percasi periode 2022-2026.

Ia menjelaskan, diselenggarakannya kejuaraan catur di komplek Parlemen setidaknya menyiratkan dua pesan penting. Pertama, sebagai manifestasi visi MPR sebagai rumah kebangsaan, rumah besar yang menaungi seluruh rakyat yang mewadahi dan memfasilitasi berbagai aktivitas yang bernilai positif.

“Kedua, sebagai wujud keberpihakan dan kepedulian MPR pada kemajuan dunia olahraga. Khususnya, olahraga catur di Indonesia, yang pada berbagai kejuaraan telah berhasil mengharumkan nama bangsa dan negara,” kata Bamsoet.

Baca Juga:  Harga Bahan Pangan Berfluktuasi di Lampung

Bamsoet bangga olahraga catur Indonesia telah sukses melahirkan atlet-atlet handal dan berkualitas. Melalui berbagai kejuaraan catur yang diselenggarakan, diharapkan mampu menjadi sarana penjaringan dan pembinaan prestasi atlet catur nasional.

“Tahun ini Kejuaraan Catur Piala Ketua MPR diikuti oleh para Master Nasional dari seluruh tanah air. Sedianya kita juga mengundang para Grand Master dari beberapa negara tetangga, setidaknya untuk meningkatkan level kompetisi. Namun karena kendala Covid-19, untuk sementara nampaknya belum dapat kita laksanakan. Semoga dengan program penanggulangan pandemi yang semakin menunjukkan perbaikan, pada tahun mendatang dapat kita realisasikan,” pungkas Bamsoet. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Seluruh Siswa SMAN 14 Bandar Lampung Lolos PTN, Pemprov Lampung Perkuat Mutu Pendidikan
Eva Monalisa: Pendidikan Kewirausahaan Belum Cukup Tanpa Akses Modal dan Pendampingan UMKM
Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026
Mainan Anak Banyak gak Ber-SNI, Tanda Perlindungan belum Optimal
Timwas Haji DPR RI Soroti Wajah Baru Layanan Haji Agar Jama’ah Lebih Nyaman
Optimalkan Layanan Puncak Haji PPIH Bentuk Timsus Mina Untuk Jama’ah Lansia Dan Sakit 
HAJI 2026: Dugaan Pungli Tawaf di Makkah Terus Mencuat
“Kita Punya Polisi, TNI, Imigrasi, Kok TPPO Masih Terjadi”

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Seluruh Siswa SMAN 14 Bandar Lampung Lolos PTN, Pemprov Lampung Perkuat Mutu Pendidikan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:08 WIB

Eva Monalisa: Pendidikan Kewirausahaan Belum Cukup Tanpa Akses Modal dan Pendampingan UMKM

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:27 WIB

Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:25 WIB

Mainan Anak Banyak gak Ber-SNI, Tanda Perlindungan belum Optimal

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:58 WIB

Optimalkan Layanan Puncak Haji PPIH Bentuk Timsus Mina Untuk Jama’ah Lansia Dan Sakit 

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:27 WIB

mainan non sni

#indonesiaswasembada

Mainan Anak Banyak gak Ber-SNI, Tanda Perlindungan belum Optimal

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:25 WIB