Laporan : Heri Suroyo
BALI – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang juga Ketua Dewan Pembina Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) periode 2022-2026 ini menuturkan dunia olahraga telah menyentuh berbagai ruang dimensi kehidupan dan tidak cukup dimaknai sekedar kompetisi untuk mencari siapa yang menang dan kalah.
Karenanya, memajukan olahraga menjadi penting, sebab kemajuan olahraga adalah cermin kemajuan peradaban suatu bangsa.
“Begitupula dengan olahraga catur. Catur merupakan ‘miniatur’ kehidupan dengan segala aspek filosofinya. Catur mengajarkan untuk selalu bertindak dengan penuh kehati-hatian dan terukur, karena akan selalu ada konsekuensi pada setiap langkah yang kita ambil,” ujar Bamsoet usai membuka Kejuaraan Catur Piala Ketua MPR RI 2022 secara virtual dari Bali, Minggu (27/3).
Hadir dalam pembukaan tersebut Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) GM Utut Adianto yang juga Anggota DPR RI dan Ketua Fraksi PDIP di DPR RI dan para pengurus PB Percasi periode 2022-2026.
Ia menjelaskan, diselenggarakannya kejuaraan catur di komplek Parlemen setidaknya menyiratkan dua pesan penting. Pertama, sebagai manifestasi visi MPR sebagai rumah kebangsaan, rumah besar yang menaungi seluruh rakyat yang mewadahi dan memfasilitasi berbagai aktivitas yang bernilai positif.
“Kedua, sebagai wujud keberpihakan dan kepedulian MPR pada kemajuan dunia olahraga. Khususnya, olahraga catur di Indonesia, yang pada berbagai kejuaraan telah berhasil mengharumkan nama bangsa dan negara,” kata Bamsoet.
Bamsoet bangga olahraga catur Indonesia telah sukses melahirkan atlet-atlet handal dan berkualitas. Melalui berbagai kejuaraan catur yang diselenggarakan, diharapkan mampu menjadi sarana penjaringan dan pembinaan prestasi atlet catur nasional.
“Tahun ini Kejuaraan Catur Piala Ketua MPR diikuti oleh para Master Nasional dari seluruh tanah air. Sedianya kita juga mengundang para Grand Master dari beberapa negara tetangga, setidaknya untuk meningkatkan level kompetisi. Namun karena kendala Covid-19, untuk sementara nampaknya belum dapat kita laksanakan. Semoga dengan program penanggulangan pandemi yang semakin menunjukkan perbaikan, pada tahun mendatang dapat kita realisasikan,” pungkas Bamsoet. ##






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


