Booknesia dan JMSI Teken MoU, Dukung Buku Sebagai Mahkota Wartawan

Sabtu, 1 Maret 2025 | 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dan perusahaan penerbitan Booknesia telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) penerbitan buku yang diproduksi oleh JMSI di seluruh Indonesia. Direncanakan, dalam satu tahun setiap pengurus daerah JMSI dapat menerbitkan satu buku.

Program ini telah dilakukan Pengurus Daerah JMSI Kepulauan Riau yang baru-baru ini meluncurkan buku berjudul “Catatan Pelajar tentang Bahaya Narkoba” yang merupakan kumpulan tulisan siswa SMA di Kepulauan Riau yang mengikuti workshop “Ayo Jadi Penulis”.

Setelah penandatanganan MoU yang dilakukan di Hall Dewan Pers, Jakarta, pada 18 Februari 20205 lalu, Booknesia dan JMSI akan mensosialisasikan program penerbitan buku ini.

“Sosialisasi ini menindaklanjuti memorandum of understanding (MoU) yang telah ditandatangani pada Selasa, 18 Februari 2025, lalu” ujar General Manager Booknesia, Yayat R. Cipasang.

MoU diteken bersamaan dengan peluncuran buku karya Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, berjudul “Reunifikasi Korea: Game Theory” yang diangkat dari disertasinya di Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran. Untuk penerbitan buku ini Teguh mendapatkan anugerah dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Penulis Indonesia Pertama Buku Reunifikasi Korea”.

Ini adalah rekor MURI kedua yang diperoleh Teguh dari penulisan buku. Sebelumnya dia juga mendapatkan rekor MURI untuk buku kumpulan wawancara dengan duta besar negara sahabat di Jakarta.

Baca Juga:  The Death of Expertise

Penandatangan MoU disaksikan langsung Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Jakarta Hikmat Kurnia. Booknesia merupakan anggot IKAPI Jakarta dengan nomor anggota 632/DKI/2023.

Peluncuran buku juga disaksikan sejumlah tokoh seperti Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng, Komisaris PT PLN Andi Arief, Stafsus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Abdullah Rasyid, Syahganda Nainggolan, Adhie Massardi, dan Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya.

Menurut Yayat sosialisasi akan diawali pelatihan penulisan buku dari mulai menentukan tema, penulisan, editing, layout hingga penerbitan. Pelatihan bisa dilakukan secara daring maupun luring.

Yayat berharap para jurnalis dari media yang berada di dalam naungan JMSI memiliki keterampilan menulis buku. Buku diharapkan menjadi mahkota para jurnalis.

“Saya berharap para jurnalis yang berada dalam naungan JMSI memiliki tradisi menulis buku di tengah tradisi dan update berita yang identik dengan kecepatan. Menulis buku bisa menjadi ajang wartawan untuk rehat sejenak, berkontemplasi dan mengasah pisau analisisnya, imajinasi dan narasinya,” kata Yayat.

Baca Juga:  Kajari Lampung Selatan Serahkan Penetapan Perwalian, Dinas Sosial Kawal Hak Delapan Anak Yayasan Bussaina Lampung

Menurut Yayat, saat ini sangat sedikit jurnalis yang menulis buku. Padahal para jurnalis terdahulu selain wartawan juga merangkap sebagai penulis buku, sastrawan dan budayawan.

“Saat ini sangat sulit ditemukan jurnalis seperti Adinegoro yang menulis perjalanannya ke Eropa, Mochtar Lubis yang banyak menulis novel dan Salim Said jurnalis yang menulis buku tentang militer,” kata Yayat.

Teguh Santosa yang telah menerbitkan sejumlah buku reportase perjalanan dan liputan konflik serta kumpulan wawancara dengan duta besar negara sahabat merupakan salah seorang dari yang sedikit itu, ujarnya lagi.

Yayat berharap dari program penulisan buku JMSI ini, akan lahir penulis buku dengan spesialisasi masing-masing.

“Apalagi setiap daerah memiliki potensi dan unggulan masing-masing, “Dan Booknesia siap memfasilitasi semuanya,” tambah Yayat.

Sementara Teguh dalam keterangan yang sama mendorong agar pengurus daerah JMSI di seluruh Indonesia menyambut program ini.

“Banyak hal yang dapat ditulis dari daerah kita masing-masing,” ujar Teguh.

Dia juga mengatakan, kemitraan dengan Booknesia ini dapat membantu wartawan yang ingin ikut program akselerasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW). []

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026
Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli
Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama
Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan
Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?
Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader
Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:05 WIB

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 20:54 WIB

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Sabtu, 26 September 2026 - 20:47 WIB

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Sabtu, 26 September 2026 - 17:54 WIB

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Berita Terbaru

Sejumlah warga melintasi dasar waduk yang telah mengering akibat kemarau panjang di Waduk Tandon Krisak di Desa Singodutan, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, pada 25 September 2026. (Xinhua)

Lainnya

Kemarau, Waduk Tandon Krisak Kering Kerontang

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:27 WIB

Wakil Gubernur  Jihan saat memberikan motivasi dalam kegiatan Gerakan Ekonomi Kebersamaan Komunitas Megapro Affiliate PT Garuda Mas Anugerah (GMA) di Auditorium Politeknik Kesehatan Bandar Lampung, Sabtu (26/9).

Berita Utama

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:54 WIB

 Seminar Pekan Tuli Internasional Tahun 2026 yang mengusung tema

Berita Utama

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:47 WIB


PUTRA Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud (tengah), Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan (kiri), dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berfoto bersama setelah penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus 2026. (Saudi Press Agency/Xinhua)

Berita Utama

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:54 WIB