Banyak Pembangunan di Daerah, Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi Jangan Terpusat di Jawa dan Sumatera

Kamis, 13 Juni 2024 | 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pulau Jawa dan Sumatera disinyalir masih menjadi penyumbang terbesar bagi capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia. Anggota Komisi XI DPR RI, Marwan Cik Asan menilai harus ada strategi khusus agar mampu mendongkrak kontribusinya, terlebih selama ini telah dilakukan pembangunan secara masif di berbagai daerah.
“Ini kan sudah ada peta dan target pertumbuhan wilayah tahun 2025 sampai dengan tahun 2029. Saya masih sedih saja karena setelah 10 tahun begitu banyak program yang kita gelontorkan untuk mendistribusikan kemajuan pembangunan, ternyata setelah kita lihat dari tabel ini bahkan pun nanti sampai dengan tahun 2029 pertumbuhan ekonomi kita masih terpusat di Jawa dan pulau Sumatera,” kata Marwan saat rapat dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Senayan, Jakarta pada Kamis (13/6/2024).

Baca Juga:  Misbakhun : MBG Terbukti Dongkrak Kualitas SDM

Dari proyeksi Bappenas yang dibacakan oleh Marwan, hingga tahun 2029 Pulau Jawa dan Sumatera masih jadi kontributor terbesar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kontribusi Pulau Jawa diperkirakan akan menyentuh porsi hingga 54,5 persen dan pulau sumatera di kisaran 22,3 persen.
Marwan lantas menyinggung pembangunan yang dilakukan di kawasan Papua. Disampaikannya, pemerintah sudah membuat program untuk kawasan tersebut tapi kontribusinya pada pertumbuhan ekonomi masih belum mampu menggeser Jawa maupun Sumatera. Untuk Itu, Marwan minta Bappenas memberikan perhatian terhadap hal ini terutama pada saat penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024-2029.
“Papua program sudah kita buat tetapi ternyata belum juga bisa menggeser kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional kita dari Jawa dan pulau Sumatera. ini juga menjadi perhatian saya, dan saya pikir ini harus jadi perhatian Bappenas terutama dalam menyusun RPJMN 2024 2029,” kata Politisi Fraksi Partai Demokrat itu.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Banten Ajak Wartawan Perkuat Kolaborasi dan Lawan Hoaks

Dilansir dari berbagai sumber, Jawa menjadi pulau dengan kontribusi besar terhadap struktur perekonomian Indonesia tahun 2023, yakni 57,05% (cumulative-to-cumulative/ctc) terhadap produk domestik bruto (PDB). Kontributor terbesar selanjutnya yakni Sumatera dengan andil 22,01%. Sedangkan daerah-daerah lain belum ada yang mampu menyumbang kontribusi hingga dua digit; Kalimantan 8,49%; Sulawesi 7,10%; Bali dan Nusa Tenggara 2,77%; serta Maluku dan Papua 2,58%. (*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Serangan Brutal OPM di Tembagapura, 1 Anak Tewas
Pasca Insiden Pengerusakan di Ponpes Nurul Jadid, Kapolres Mesuji Beri Himbauan Begini Untuk Masyarakat
Dukung Gerakan Hemat Energi, Rodalink Lampung Hadir sebagai Rumah bagi para Pesepeda
Kondisi Jalinsum yang Baik Cuma 33,45%, Klaimnya 88,64%, Parah!
Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial
Masyarakat Diujung Desa pun Berhak Hidup Terang
Transportasi Nasional Harus Berorientasi Keselamatan Manusia
ALS vs Truk BBM, Jalan Baik Jalinsum Ternyata Hanya 33,45%

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:42 WIB

Serangan Brutal OPM di Tembagapura, 1 Anak Tewas

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:18 WIB

Pasca Insiden Pengerusakan di Ponpes Nurul Jadid, Kapolres Mesuji Beri Himbauan Begini Untuk Masyarakat

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:15 WIB

Dukung Gerakan Hemat Energi, Rodalink Lampung Hadir sebagai Rumah bagi para Pesepeda

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:36 WIB

Kondisi Jalinsum yang Baik Cuma 33,45%, Klaimnya 88,64%, Parah!

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:25 WIB

Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Serangan Brutal OPM di Tembagapura, 1 Anak Tewas

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:42 WIB

#indonesiaswasembada

Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:25 WIB