Bamsoet Dorong Pembentukan Majelis Syuro Dunia

Rabu, 2 Maret 2022 | 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Duta Besar Kerajaan Bahrain untuk Indonesia H.E. Ahmed Abdulla Alharmasi Alhajeri sepakat untuk menindaklanjuti dukungan Ketua Dewan Syura (Parlemen) Kerajaan Bahrain Ali bin Saleh Al Saleh terhadap inisiasi MPR RI membentuk Majelis Syuro Dunia (World Consultative Assembly).

Dukungan serupa juga diberikan Raja Arab Saudi King Salman bin Abdulaziz al-Saud, Ketua Parlemen Arab Saudi Mr. Abdullah Bin Muhammad Al Ash-Sheikh, Ketua Parlemen Maroko Mr. Hakim Benchamach, dan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (Rabithah Al Alam Al Islami) Sheikh Mohammed bin Abdulkarim Al Issa.

“Pembentukan World Consultative Assembly yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19, harus mulai dikonsolidasikan kembali. Khususnya, terhadap negara-negara berpenduduk mayoritas muslim untuk saling bersinergi memerangi radikalisme, ekstremisme serta menjaga perdamaian dunia. Pembentukan World Consultative Assembly merupakan pengejawantahan salah satu tujuan bernegara dan berbangsa Indonesia sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yakni melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” ujar Bamsoet usai menerima Duta Besar Kerajaan Bahrain untuk Indonesia H.E. Ahmed Abdulla Alharmasi Alhajeri, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, di Jakarta, Rabu (2/3).

Baca Juga:  Prof Sudarman: Film Ageman Simbol Kedamaian

Menurutnya saat ini suasana geopolitik dunia semakin memanas akibat gejolak di Eropa Timur, yaitu ketika militer Rusia akhirnya masuk dan menyerang ke wilayah Ukraina.

Konflik ini menciptakan ketegangan global yang melibatkan kekuatan ekonomi dan militer terkuat dunia. Rusia di satu pihak dengan Amerika Serikat, Uni Eropa dan NATO di pihak lain.

Baca Juga:  Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

“Kehadiran World Consultative Assembly semakin menemukan urgensinya. World Consultative Assembly bisa menjadi bagian dari solusi mewujudkan dunia yang lebih aman dan damai, yang mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menanggulangi berbagai persoalan antar berbagai negara dunia,” kata Bamsoet.

“Pada tahun 2019 volume perdagangan Indonesia dengan Bahrain mencapai USD 225 juta, menggambarkan dinamika dalam besaran volume perdagangan kedua negara. Meskipun demikian, secara akumulatif, trend perdagangan bilateral kedua negara selama kurun waktu 5 tahun (2016-2020) menunjukkan kenaikan rata-rata sebesar 11,9 persen. Karenanya kita sepakat untuk saling mendorong upaya untuk meningkatkan kerjasama ekonomi, terutama di bidang perdagangan dan investasi,” pungkas Bamsoet. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menko AHY: Indonesia Harus Jadi kekuatan Berpengaruh
Surat dari Timur Tengah: Menanti Damai di Gaza
Bupati Ayu Buka TMMD Ke -130 TA 2026
39 Crash Cushion Perkuat Sistem Keselamatan di Tol BTB
Kasubsektor Bersama Camat RJU  Tangani ODGJ
Lampung Dukung Kontingen LPTG Ikuti Swayamvara Tripitaka Gatha Nasional XII di Jambi
Rencanakan Program, Lurah Kasui Kunjungi Warganya
AS-Israel Penyebab Timbulnya Bahaya Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Menko AHY: Indonesia Harus Jadi kekuatan Berpengaruh

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Surat dari Timur Tengah: Menanti Damai di Gaza

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Bupati Ayu Buka TMMD Ke -130 TA 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:47 WIB

39 Crash Cushion Perkuat Sistem Keselamatan di Tol BTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Kasubsektor Bersama Camat RJU  Tangani ODGJ

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia (RI) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato utama bertajuk

Berita Utama

Menko AHY: Indonesia Harus Jadi kekuatan Berpengaruh

Rabu, 14 Okt 2026 - 06:24 WIB

Foto yang diabadikan dari sebuah area di dekat perbatasan selatan Israel pada 6 Oktober 2026 ini memperlihatkan sejumlah kendaraan militer Israel bergerak di dalam wilayah Jalur Gaza. (Xinhua)

Berita Utama

Surat dari Timur Tengah: Menanti Damai di Gaza

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:42 WIB

Berita TNI

Bupati Ayu Buka TMMD Ke -130 TA 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:55 WIB

Berita Utama

39 Crash Cushion Perkuat Sistem Keselamatan di Tol BTB

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:47 WIB

Berita Utama

Kasubsektor Bersama Camat RJU  Tangani ODGJ

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:22 WIB