Bagian Penting Peradaban Lampung, Gubernur Mirza Beri UIN RIL Hibah Tanah 50 Hektare

Rabu, 23 Juli 2025 | 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirza Djausal menyebut Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung sebagai bagian penting dalam membangun peradaban di Provinsi Lampung. Hal ini disampaikan saat penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. di kampus UIN RIL, Selasa (22/07/2025).

“UIN adalah bagian kami dalam membangun Provinsi Lampung. Kita berjalan beriringan. Kita bisa bangun riset, program pemberdayaan umat berbasis spiritual, dan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” kata Gubernur. Gubernur menyampaikan, pemerintahan dan akademisi tidak boleh terpisah.

“Kami ingin bergandeng tangan dengan dunia pendidikan. Pemerintahan dan akademisi tidak boleh lepas. Kebijakan dan ilmu harus selaras agar masyarakat terbantu. Kami ingin kebijakan yang benar-benar dibutuhkan oleh dunia pendidikan,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan Islam seperti yang dikembangkan UIN membawa ruh peradaban. “UIN menciptakan akhlak dan ilmu. Itu yang membentuk peradaban. Itu tidak ada di kampus lain,” katanya. Ia menyinggung semangat ilmuwan Islam terdahulu seperti Al-Khawarizmi dan Ibnu Sina.

Baca Juga:  Pameran GIIAS 2026, Chery Catat Pemesanan 3500 Unit

“Ilmu dan iman itu paduan paling bagus untuk membangun peradaban. Kita ingin semangat seperti itu hadir di Lampung. Dan tidak ada yang bisa membawa itu selain UIN,” ujarnya.

Gubernur berharap UIN bisa berkontribusi membentuk wajah baru Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Baru di Jati Agung, Lampung Selatan. Pemprov secara resmi menghibahkan lahan seluas 50 hektar kepada UIN melalui SK Gubernur.

“Kami ingin pusat pemerintahan ini juga jadi pusat peradaban. Dan UIN adalah bagian dari kami untuk membangun itu,” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan bahwa kondisi perekonomian Lampung terus tumbuh, mencapai 4,57% di tahun 2024, lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan di Sumatera. Namun, ia mengakui bahwa tantangan besar masih ada, seperti tingginya angka kemiskinan sebesar 10,62% dan pendapatan per kapita yang masih rendah.

“Lampung sudah masuk masa bonus demografi, usia produktif 71%. Tapi kita harus pastikan mereka memiliki SDM unggul. Universitas adalah instrumen utama untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Baca Juga:  Dukung Digitalisasi Wilayah, KKN 31 UIN RIL Kembangkan Peta Digital

Rektor UIN RIL Prof. Wan Jamaluddin menyampaikan terima kasih atas hibah lahan dan visi besar Gubernur terhadap pendidikan.

“Alhamdulillah, awal Juli ini berdiri dua fakultas baru: Fakultas Saintek dan Fakultas Psikologi Islam. Kami juga tengah menyiapkan Fakultas Kedokteran, rekomendasi dari Kemenkes sudah kami kantongi, tinggal menunggu izin Kemendiktisaintek,” ujarnya.

Ia berharap UIN bisa terus bersinergi dengan Pemprov Lampung. “Kami ingin mahasiswa dan alumni kami mendapatkan ruang untuk mengabdi di Lampung. Program CSR yang ada semoga juga bisa melibatkan mahasiswa,” ucapnya.

“Insyaallah adik-adik mahasiswa ini akan menjadi pionir Indonesia Emas nanti. Kami siap membangun Kota Baru bersama Pak Gubernur,” tambah Rektor.

Acara tersebut juga dihadiri jajaran pimpinan UIN RIL, sejumlah pimpinan OPD Pemprov Lampung, serta mahasiswa berprestasi yang ikut dalam sesi ramah tamah bersama Gubernur.


Penulis : Yulizar


Editor : Ahmad Novriwan


Sumber Berita : Rilis

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka
Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia
Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya
Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas
Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo
Hakaaston Salurkan Air Bersih untuk Desa Sidodadi
Polres Mesuji Lakukan Penyiraman Jalan Utama, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK  
Indonesia Tampil di Pameran Industri Energi Internasional

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:56 WIB

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 September 2026 - 23:12 WIB

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 September 2026 - 22:48 WIB

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 September 2026 - 21:27 WIB

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Berita Terbaru


Seorang pria terlihat di dekat reruntuhan pascaserangan Israel di Tyre, Lebanon, pada 23 Maret 2025. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 Sep 2026 - 23:56 WIB

Sejumlah orang berpartisipasi dalam lomba perahu Regata Storica di Venesia, Italia, pada 6 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 Sep 2026 - 23:12 WIB

Citra sebaran abu viulkanis dari Himawari-9 tanggal 6 September 2026 Pukul 01:00 UTC (sumber: BMKG).

#indonesiaswasembada

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 Sep 2026 - 22:48 WIB


Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 Sep 2026 - 22:03 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Senin, 7 Sep 2026 - 21:27 WIB