AS Siap Serang Iran Setelah Pemilu Paruh Waktu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjalan menuju South Lawn untuk menaiki Marine One di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 21 Maret 2025. (Xinhua)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjalan menuju South Lawn untuk menaiki Marine One di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 21 Maret 2025. (Xinhua)

WASHINGTON-Pentagon siap melancarkan operasi militer baru dan berpotensi skala besar terhadap Iran “dalam waktu 96 jam setelah menerima” perintah dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, seperti dilaporkan CNN pada Senin (26/10).Menurut laporan tersebut, pasukan yang “memadai” kini telah dikerahkan di Timur Tengah untuk melancarkan serangan potensial itu.

Beberapa pejabat AS meyakini bahwa perintah Trump dapat dikeluarkan kapan saja sebelum akhir tahun, kemungkinan besar setelah pemilihan umum (pemilu) paruh waktu AS mendatang, dan cakupan operasi militer baru AS kemungkinan akan melampaui upaya untuk sekadar “meredam ancaman” atau mempertahankan status quo dengan menyerang radar, peluncur, dan aset Iran lainnya yang dapat dengan cepat dipulihkan, tambah laporan tersebut.

Baca Juga:  Trump Dukung Netanyahu Jadi PM Israel Lagi

Para pejabat intelijen AS meyakini Iran dan kelompok Houthi kemungkinan tidak akan melancarkan serangan eskalasi pendahuluan terhadap personel AS atau Israel pada saat ini, tetapi tidak akan ragu untuk merespons jika Iran terlebih dahulu menjadi sasaran pasukan AS atau Israel, menurut laporan itu.

New York Times pada pekan lalu melaporkan bahwa AS dan Israel telah menyusun rencana khusus untuk serangan baru terhadap Iran setelah pemilu paruh waktu AS, dengan target yang kemungkinan besar mencakup infrastruktur energi, fasilitas nuklir, serta persenjataan rudal dan drone Iran.

Baca Juga:  HUT 62 Golkar, Laksanakan Ziarah Serentak di 15 Kabupaten/Kota

Laporan tersebut mencatat bahwa belum dapat dipastikan apakah Trump akan menyetujui serangan baru, karena dia telah berulang kali membatalkan rencana untuk kembali melakukan pertempuran besar tahun ini.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ratusan Siswa Ramaikan SeAn Olympic Challenge Chapter 2 di Bandar Lampung
Tak Hanya Beras, Lampung Perkuat Ketahanan Pangan dari Jagung dan Singkong
Menko Muhaimin Serahkan Mandaya dan Innovilleague Awards 2026
JMSI Apresiasi Seminar Kebangsaan TP Sriwijaya Lampung
Danantara Ungkap Minat Investor Tiongkok pada PLTS, Tekstil, dan Hilirisasi Mineral
Menkomdigi Bertemu Kapolri Laporkan Maraknya Judol
Komisi III Undang Advokat Dan Mahasiswa Bahas RUU Perampasan Aset
Tiga Hari Gempa, Warga Tempati Rumah di Xizang, Tiongkok

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Ratusan Siswa Ramaikan SeAn Olympic Challenge Chapter 2 di Bandar Lampung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Tak Hanya Beras, Lampung Perkuat Ketahanan Pangan dari Jagung dan Singkong

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Menko Muhaimin Serahkan Mandaya dan Innovilleague Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:12 WIB

AS Siap Serang Iran Setelah Pemilu Paruh Waktu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:59 WIB

JMSI Apresiasi Seminar Kebangsaan TP Sriwijaya Lampung

Berita Terbaru

Berita Utama

Menko Muhaimin Serahkan Mandaya dan Innovilleague Awards 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:28 WIB

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjalan menuju South Lawn untuk menaiki Marine One di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 21 Maret 2025. (Xinhua)

Berita Utama

AS Siap Serang Iran Setelah Pemilu Paruh Waktu

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:12 WIB

Berita Utama

JMSI Apresiasi Seminar Kebangsaan TP Sriwijaya Lampung

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:59 WIB