AS-Israel Penyebab Timbulnya Bahaya Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi

Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi

TEHERAN-Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi pada Minggu (11/10) mengatakan bahwa serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap fasilitas minyak, kilang, dan energi Iran selama perang 40 hari telah menimbulkan bahaya lingkungan yang serius.

Sebagaimana dikonfirmasi oleh Badan PBB untuk Lingkungan Hidup (UNEP), kebakaran yang terjadi dan pembakaran bahan hidrokarbon akibat serangan tersebut telah melepaskan senyawa kimia berbahaya, kata Araghchi dalam Konferensi Internasional bertajuk “Ekosida, Kejahatan Perang yang Senyap” (Ecocide, A Silent War Crime) di Teheran, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.

Baca Juga:  Israel Perintahkan Militernya buru Pelaku Serangan 7 Oktober

Araghchi mengatakan polutan yang dilepaskan dapat menyebar melalui udara ke tanah dan air, bahkan masuk ke rantai makanan, seraya menekankan bahwa dampaknya dapat bertahan melampaui waktu maupun lokasi serangan, imbuh pernyataan tersebut.

Dia juga menyoroti dampak lingkungan yang “mendalam dan persisten” akibat serangan militer di Jalur Gaza dan Lebanon, seraya menambahkan bahwa Iran menegaskan hukum internasional tidak boleh menutup mata terhadap perusakan lingkungan dan hak asasi manusia yang mendasar selama masa perang, demikian bunyi pernyataan tersebut.

Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan kota-kota lain di Iran. Iran merespons dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan dan aset AS di kawasan tersebut. Iran juga memperketat kendalinya atas Selat Hormuz.

Baca Juga:  Dany Amrul: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh

Pada 7 Maret, serangan AS-Israel menghantam fasilitas minyak di Teheran dan Provinsi Alborz di dekatnya, hingga memicu kebakaran. Hujan yang terjadi keesokan harinya memperparah kerusakan lingkungan akibat serangan tersebut. []


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Inafis Polres Mesuji Olah TKP Jasad Wanita di Kebun Sawit
Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga
Sol Banjir, Firman ; Benahi dari Hulu ke Hilir
Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Ojol
Lampung Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:12 WIB

AS-Israel Penyebab Timbulnya Bahaya Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Inafis Polres Mesuji Olah TKP Jasad Wanita di Kebun Sawit

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Sol Banjir, Firman ; Benahi dari Hulu ke Hilir

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Ojol

Berita Terbaru

Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi

Berita Utama

AS-Israel Penyebab Timbulnya Bahaya Lingkungan

Senin, 12 Okt 2026 - 21:12 WIB

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Wanita di Mesuji [NR]

Berita Utama

Inafis Polres Mesuji Olah TKP Jasad Wanita di Kebun Sawit

Senin, 12 Okt 2026 - 21:06 WIB

Rakor Inflasi bersama Kemendagri

Berita Utama

Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga

Senin, 12 Okt 2026 - 20:53 WIB

Berita Utama

Sol Banjir, Firman ; Benahi dari Hulu ke Hilir

Senin, 12 Okt 2026 - 10:33 WIB

Berita Utama

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Ojol

Senin, 12 Okt 2026 - 10:30 WIB