Israel Perintahkan Militernya buru Pelaku Serangan 7 Oktober

Selasa, 6 Oktober 2026 | 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Palestina memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh para pemukim Israel di Masjid Nur al-Din Zanki di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 1 September 2026. (Xinhua)

Warga Palestina memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh para pemukim Israel di Masjid Nur al-Din Zanki di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 1 September 2026. (Xinhua)

YERUSALEM-Israel memerintahkan militernya untuk memburu dan membunuh para pelaku yang masih hidup yang berpartisipasi dalam serangan 7 Oktober 2023 pimpinan Hamas di Israel selatan, demikian kata Israel Katz, menteri pertahanan Israel, pada Senin (5/10), seraya menyebut jumlah mereka mencapai 2.000 orang.

Katz mengatakan sekitar 6.000 penyerang melintasi perbatasan dan masuk ke wilayah Israel pada hari serangan itu. Sebanyak 4.000 di antaranya telah tewas, ujarnya. Dia juga mengimbuhkan bahwa dirinya bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memerintahkan militer untuk memburu sisanya.

Baca Juga:  Jamal Soroti Rujukan BPJS Menunggu Berbulan-bulan untuk Berobat

“Kami telah memerintahkan militer untuk memburu dan membunuh mereka semua, mulai dari yang paling senior hingga yang paling junior,” ujar Katz.

Dalam kesempatan terpisah, saat berpidato pada Senin dalam sebuah upacara peringatan kenegaraan di Gunung Herzl di Yerusalem, Netanyahu mengatakan Israel akan terus memburu orang-orang yang melakukan serangan tersebut dan menyandera para korban, serta mengakhiri pemerintahan Hamas di Gaza.

Serangan yang dipimpin Hamas tersebut menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel, yang kemudian memicu operasi militer besar-besaran oleh Israel di seluruh Jalur Gaza dan telah menewaskan lebih dari 74.200 orang, menurut otoritas kesehatan Gaza. Kalim Israel pihaknya telah menewaskan sebagian besar petinggi senior Hamas dalam operasi militer selama tiga tahun di Gaza, termasuk Yahya Sinwar dan adik laki-lakinya, Mohammad Sinwar.[]


Penulis : Nara J Afkar

Baca Juga:  Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik

Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lampung Raih Apresiasi Nasional dari BSSN
Al-Sisi: Mesir akan Pertahankan Hak atas Air Sungai Nil
Sekjen PBB Serukan Gencatan Senjata Permanen di Gaza
Presiden dan Menlu Iran Tegas; Bela Kepentingan Nasional
Gubernur California Sebut Trump “Tidak Waras”
Keadilan bagi “Wanita Penghibur”: Kekejaman Masa Perang
Michael dan Rizky dari Lampung Perkuat Persik Kediri U18 di EPA One 2026/2027
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:41 WIB

Lampung Raih Apresiasi Nasional dari BSSN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Al-Sisi: Mesir akan Pertahankan Hak atas Air Sungai Nil

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Sekjen PBB Serukan Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Presiden dan Menlu Iran Tegas; Bela Kepentingan Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Gubernur California Sebut Trump “Tidak Waras”

Berita Terbaru

Lampung Raih Penghargaan dari BSSN [LP]

Berita Utama

Lampung Raih Apresiasi Nasional dari BSSN

Selasa, 6 Okt 2026 - 21:41 WIB

Sungai Nil

Berita Utama

Al-Sisi: Mesir akan Pertahankan Hak atas Air Sungai Nil

Selasa, 6 Okt 2026 - 21:35 WIB

Seorang warga Palestina memeriksa kerusakan pascaserangan pesawat Israel yang menyasar sebuah apartemen hunian di kawasan al-Rimal, sebelah barat Gaza City, pada 3 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Sekjen PBB Serukan Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Selasa, 6 Okt 2026 - 21:28 WIB

Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi

Berita Utama

Presiden dan Menlu Iran Tegas; Bela Kepentingan Nasional

Selasa, 6 Okt 2026 - 21:24 WIB

Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]

Berita Utama

Gubernur California Sebut Trump “Tidak Waras”

Selasa, 6 Okt 2026 - 21:02 WIB