Alzier: TKS DLH Seperti Anak Kecil Merengek Saat Orangtua Ada Tamu

Minggu, 29 Mei 2022 | 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Membaca drama unjuk rasa tenaga kerja sukarela di DLH Kota Bandarlampung, dia mengaku benar-benar gemas.

Sehari setelah konferensi pers para petugas kebersihan hari Jumat 20 Mei di Taman Dwipanga seharusnya urusan tuntutan para pekerja ini selesai.

“Kenapa saya bilang selesai? Karena Pemkot merespon tuntutan pekerja dan membayarkan tunggakan gaji. Beres toh? Ada yang nuntut dan ada yang menuhi tuntutan. Akhirnya, hari Selasa kemarin gaji yang tertunggak itu pun dibayar,” katanya.

Husein yakin semua orang tentu paham, gaji yang tertunggak itu penyebabnya karena upah tenaga kerja kebersihan itu dibayarkan oleh APBD Bandar Lampung dan pemasukan APBD masa pandemi Covid kemarin semua tau kondisinya terjun bebas.

Baca Juga:  Indonesia dan Tujuh Negara lain Kecam Israel

Dengan kondisi terbatas, roda pemerintahan harus terus berjalan maka pemkot dipaksa harus benar benar cermat dalam menentukan prioritas keuangan.

Husein yakin hati kecil para tenaga kerja ini meminta agar mereka diberhentikan sebagai TKS DLH. Ada lima alasan, urai Husein, yakni:

1. Jumat 20 Mei, mereka mengancam demo saat Apeksi jika gaji gak dibayar.

2. Hari Senin 23 Mei, Pemkot merespon positif tuntutan tersebut.

3. Hari Selasa 24 Mei, gaji petugas kebersihan dibayar.

4. Hari Jumat 27 Mei, saat Apeksi, petugas kebersihan kembali berunjuk rasa.

Baca Juga:  Polri Beri Bantuan Sumur Bor Atasi Kekurangan Air Bersih 

5. Semua petugas kebersihan yang kemarin berunjuk rasa tentu memiliki SK Pengangkatan dari Wali Kota.

Pada poin ke 5 didalam SK tersebut dijelaskan bahwa apabila yang bersangkutan tidak melaksanakan tugas maka kepala Dinas diperkenankan mengusulkan pemberhentian kepada Wali Kota.

“Bayangkan, nuntut gaji sudah dipenuhi tapi malah demo saat kota ini ingin menyambut para tamu dengan suasana bersih bukankah itu sengaja meminta agar diberhentikan?” ujarnya.

“Semoga di hari Senin nanti keinginan hati para pekerja yang meminta agar mereka diberhentikan bisa terwujud!” tandasnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir
Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”
Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK
Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik
DPRD dan Pemprov Lampung Sepakati Penarikan Raperda Perubahan Bentuk Hukum BPD
Peduli Dampak Kemarau Panjang, Polres Way Kanan Bantu Air Bersih kepada Warga
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan APBD 2026, Anggaran Didorong Lebih Berdampak ke Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:05 WIB

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 September 2026 - 22:14 WIB

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 September 2026 - 20:19 WIB

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 September 2026 - 20:13 WIB

Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:00 WIB

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi Makam 4000 Tahun

#indonesiaswasembada

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 Sep 2026 - 23:05 WIB

#indonesiaswasembada

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:14 WIB

#indonesiaswasembada

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:19 WIB