“Kami menyesalkan atas insiden pemukulan yang dialami dua kader IMM saat aksi demo hari ini di gedung DPRD Lampung Utara. Padahal, mulai dari kantor Kejaksaan Negeri sampai ke Mapolres Lampung Utara, kami disambut dengan baik tanpa ada tindakan represif,” tegas Ketum PC-IMM Lampura, Okta Irjun Saputra sesuai aksi demo.
Menurutnya, mulai pihak Kejari, maupun Polres Lampura sangat santun menerima kehadiran massa aksi dan siap menandatangani Pakta Integritas yang kami siapkan. Namun, hal buruk malah terjadi di gedung milik rakyat.
“Kami akan segera membuat laporan ke Polres Lampung Utara atas insiden dugaan pemukulan yang menyebabkan dua mahasiswa IMM terluka dibagian bibir dan tangan,” imbuhnya.
Dia menjelaskan Mahasiswa IMM Lampura merasa kecewa ketika ingin menyampaikan tuntutannya tidak satupun Anggota DPRD Lampura yang hadir untuk mendengarkan pernyataan sikap mereka. Untuk menghilangkan rasa kekecewaan itu membakar ban bekas di halaman Kantor DPRD Lampura dan meminta untuk masuk ke ruang paripurna.
“Disini kami hanya ingin duduk dan berdiskusi saja di ruang paripurna bukan untuk melakukan hal lain atau sampai melakukan aksi anarkis, karena kami sadar kami kaum intelektual,” tuturnya.
1 2 3 Selanjutnya
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya