AGP-EHJKT Peringati Earth Hour Selama 90 Menit

Selasa, 26 Maret 2024 | 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Melly

Jakarta – Artha Graha Peduli (AGP) Bersama Earth Hour Jakarta (EHJKT) memperingati Earth Hour 2024 di SCBD Weekland, kawasan bisnis SCBD Jakarta pada Sabtu (23/3/2024) malam. Selaras dengan pilar pertama AGP yaitu peduli lingkungan, AGP sejak 2016 mendukung kegiatan ini dengan memadamkan listrik selama 90 menit di seluruh unit usaha Artha Graha Group (AGG) & Artha Graha Network (AGN) yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Melindungi planet kita adalah tanggung jawab bersama dan memerlukan tindakan kolektif dari seluruh lapisan Masyarakat. Pada 2023 lebih dari 410.000 jam telah diberikan kepada bumi di 190 negara dan wilayah yang mewakili 90 persen penduduk bumi,” kata Ketua Umum Artha Graha Peduli Heka Hertanto pada Earth Hour Jakarta di SCBD, Jakarta, Sabtu (23/3).

Baca Juga:  Hingga Juli 2026, Mobil China Terjual 100.000 Unit di Indonesia

Heka menuturkan pemadaman listrik ini diharapkan mampu mengurangi pelepasan gas karbon ke atmosfir bumi sehingga bisa memperlambat kerusakan bumi. Selain di SCBD kegiatan pemadaman ini juga dilaksanakan di 116 titik lokasi di 57 unit usaha Artha Grha Group (AGG) & Artha Graha Network (AGN) di seluruh Indonesia yang dimulai pukul 20.30 waktu setempat.

“Diharapkan kegiatan selama 90 menit ini di ini mampu mencegah 136.615 kg karbon terlepas ke atmosfer bumi, serta menghemat daya listrik 155.655 Kwh”, kata Heka.

Heka menyebutkan kepedulian terhadap lingkungan dan perubahan iklim merupakan komitmen AGP pengelola kawasan SCBD dalam mengelola serta mensosialisasikan program–program terkait pengelolaan lingkungan kepada karyawan serta pengelola gedung di Kawasan SCBD.

Baca Juga:  Misbakhun : Kepemimpinan Baru BI Perkuat Bank Sentral

Disebutkan komitmen merawat dan memelihara pohon-pohon di SCBD sebanyak 1.500 pohon agar dapat dengan maksimal mengurangi polusi udara di SCBD, serta memanfaatkan air hasil dari Instalasi Pengolahan Air untuk merawat ruang terbuka hijau untuk dapat menjaga kelestarian sumber air.

Heka menambahkan pengelola SCBD aktif melakukan pengelolaan sampah dengan memilah sampah bekerjasama dengan bank sampah induk Jakarta Selatan, sehingga dapat mewujudkan prinsip zero waste sebagai upaya untuk mendukung program Pemda DKI Jakarta.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB