Yudha Novanza Dukung Pembentukan Kodam Baru di Lampung

Sabtu, 31 Mei 2025 | 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPR RI Yudha Novanza Utama mendukung rencana pemekaran komando wilayah dengan membentuk Komando Daerah Militer (Kodam) baru di Provinsi Lampung. Hal ini disampaikannya usai kunjungan kerja Komisi I DPR RI ke Markas Kodam II/Sriwijaya, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (28/5/2025).

Menurut Yudha, pemekaran diperlukan demi meningkatkan efektivitas pengamanan dan pelaksanaan tugas TNI di wilayah Sumatera bagian selatan. Ia menilai cakupan Kodam II/Sriwijaya saat ini terlalu luas sehingga perlu dibentuk Kodam baru yang akan membawahi Provinsi Lampung dan Bengkulu.

“Pemekaran ini diperlukan mengingat wilayah Kodam II/Sriwijaya sangat luas. Dengan adanya Kodam baru yang berkedudukan di Lampung, diharapkan pelaksanaan tugas TNI bisa lebih optimal,” ujarnya.

Baca Juga:  Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Selain isu pemekaran, Yudha juga menyoroti pentingnya peran semua gender dalam TNI, selama tetap menjunjung profesionalisme. Ia menegaskan bahwa kesetaraan antara perempuan dan laki-laki tetap dihormati, namun penempatan harus disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan satuan.

“Kita sepakat bahwa peran perempuan dan laki-laki itu setara. Tapi profesionalisme harus dijunjung tinggi, sesuai kemampuan dan kebutuhan masing-masing satuan TNI,” katanya.

Politisi Fraksi Partai Golkar itu juga menyoroti keterbatasan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Kodam II/Sriwijaya. Ia berharap ada dukungan konkret dari Mabes TNI dan Komisi I DPR RI untuk memperkuat pertahanan di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Komisi V DPR Kawal Modifikasi Cuaca Penanganan Karhutla Di Kalimantan Dan Sumatera

“Saat ini Kodam II/Sriwijaya masih kekurangan personel dan persenjataan, baik ringan maupun berat. Saya harap Mabes TNI dan Komisi I DPR RI dapat mendorong realisasi kebutuhan ini,” tutup Yudha.

Rencana pemekaran dan penguatan ini diharapkan menjadi bagian dari langkah strategis TNI dalam menghadapi dinamika tantangan keamanan di Sumatera bagian selatan. (afr/aha)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Hadi


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Puan : DPR Akan Gelar Rapat Lintas Komisi Kawal Penanganan Pasca Karhutla
Wagub Jihan Dukung Putri Hijabfluencer Lampung Berlaga di Ajang Nasional
Sebaiknya Pelaksanaan HPN Diserahkan ke Dewan Pers
Xi Jinping-Vladimir Putin Bertemu Masa Depan Lebih Cerah
Produsen Ban Tiongkok Investasikan Rp4 Triliun di Batang
Dukung Digitalisasi Wilayah, KKN 31 UIN RIL Kembangkan Peta Digital dan Website Kelurahan Kangkung
Respons Cepat, Personel Satuan Brimob Polda Lampung Berhasil Padamkan Kebakaran di RSUD Ryacudu
Bupati Ayu Terima Kunjungan KKL Pasis Seskoad Dikreg LXVIII
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:21 WIB

Puan : DPR Akan Gelar Rapat Lintas Komisi Kawal Penanganan Pasca Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 12:38 WIB

Wagub Jihan Dukung Putri Hijabfluencer Lampung Berlaga di Ajang Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 12:30 WIB

Sebaiknya Pelaksanaan HPN Diserahkan ke Dewan Pers

Selasa, 1 September 2026 - 12:14 WIB

Xi Jinping-Vladimir Putin Bertemu Masa Depan Lebih Cerah

Selasa, 1 September 2026 - 12:04 WIB

Produsen Ban Tiongkok Investasikan Rp4 Triliun di Batang

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Puan : DPR Akan Gelar Rapat Lintas Komisi Kawal Penanganan Pasca Karhutla

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:21 WIB

#indonesiaswasembada

Wagub Jihan Dukung Putri Hijabfluencer Lampung Berlaga di Ajang Nasional

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:38 WIB

Ahmad Novriwan,
[Bung Pur]

#indonesiaswasembada

Sebaiknya Pelaksanaan HPN Diserahkan ke Dewan Pers

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:30 WIB

Presiden Rusia dan Presiden TIongkok Bertemu [xin]

#indonesiaswasembada

Xi Jinping-Vladimir Putin Bertemu Masa Depan Lebih Cerah

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:14 WIB

Investor Ban di Batang Jawa Tengah

#indonesiaswasembada

Produsen Ban Tiongkok Investasikan Rp4 Triliun di Batang

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:04 WIB