Waspada Inflasi Sumsel, Kadin Himbau Bentuk Langka Antisipasi

Rabu, 23 November 2022 | 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diketahui, BPS mencatat bahwa kenaikan  kelompok makanan, minuman  dan tembakau sebesar 8,41 persen, kelompok pakaian dan alas kaki  (3,09 persen), kelompok perumahan, air , listrik dan bahan bakar rumah tangga (2,68 persen), kelompok perlengkapan, perlengkapan dan pemeliharaan rutin rumah tangga (5,41 persen) dan  kelompok kesehatan (2,54 persen). Selanjutnya kelompok transportasi (18,47 persen),  kelompok rekreasi, olahraga dan budaya (6,74 persen), kelompok pendidikan (3,85 persen), kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran (4,26 persen) dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (5,50 persen). Sementara kelompok yang mengalami penurunan indeks, adalah kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,21 persen.

Baca Juga:  Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK

“Kita perlu waspada, karena sebentar lagi akan tibanya natal dan kita akan menyambut tahun baru. Nah, biasanya berdasarkan pengalaman masa lalu, dalam menyambut atau merayakan dua hari besar tersebut  akan ada dorongan permintaan yang menyebabkan angka inflasi akan meningkat. Belum lagi, jika terjadi resesi ekonomi yang diprediksi akan melanda dunia pada tahun 2023,” sambungnya.

Masih menurut Affandi, Kadin Sumsel menghimbau agar pemerintah melalui tim pengendali inflasi daerah (TPID) perlu mengantisipasi lonjakan angka inflasi ini. Dunia usaha akan menghadapi kesulitan, jika angka inflasi terus meningkat.  Harga – harga barang dan jasa akan terdorong “NAIK”, daya beli (purchasing power) masyarakat akan turun. Kondisi ini kalau kita biarkan berlarut – larut  akan mendorong produksi terhenti, jika produksi terhenti atau macet, maka akan berdampak pada PHK dan dampak ekonomi lainnya termasuk dampak sosial.

Baca Juga:  Mardani Ali Sera: Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

“Sekali lagi Kadin Sumsel mengajak pemerintah dan kita semua perlu waspada dengan angka inflasi Sumatera Selatan yang sudah mencapai 6,7 persen tersebut,” tuturnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tasi Berkah Satlantas Polres Mesuji Sasar Masyarakat Kurang Mampu
Curi Sepeda Motor Hingga 100 Unit, 2 dari 5 Sindikat Curas Lintas Provinsi Dibekuk Tekab 308 Polres Mesuji
MtsN 6 Jakarta Klarifikasi Dugaan Intimidasi Bullying bersama Orang Tua Murid
Idul Adha, Bupati Ayu Shalat Ied Di Kecamatan Bumi Agung 
Sekda Velli Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha Sebagai Ajang Perkuat Ketaqwaan Dan Keikhlasan Menjalani Hidup
Way Kanan Raih 16 Kali Predikat Opini WTP Dari BPK RI
Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK
Jelang Penerimaan Murid Baru, Ombudsman Lampung Minta Disdik dan Kemenag Maksimalkan Sosialisasi dan Patuhi Aturan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:43 WIB

Tasi Berkah Satlantas Polres Mesuji Sasar Masyarakat Kurang Mampu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:40 WIB

Curi Sepeda Motor Hingga 100 Unit, 2 dari 5 Sindikat Curas Lintas Provinsi Dibekuk Tekab 308 Polres Mesuji

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:41 WIB

MtsN 6 Jakarta Klarifikasi Dugaan Intimidasi Bullying bersama Orang Tua Murid

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:58 WIB

Idul Adha, Bupati Ayu Shalat Ied Di Kecamatan Bumi Agung 

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:57 WIB

Sekda Velli Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha Sebagai Ajang Perkuat Ketaqwaan Dan Keikhlasan Menjalani Hidup

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Tasi Berkah Satlantas Polres Mesuji Sasar Masyarakat Kurang Mampu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:43 WIB

#indonesiaswasembada

Idul Adha, Bupati Ayu Shalat Ied Di Kecamatan Bumi Agung 

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:58 WIB