Waspada Fluktuasi Harga Pangan, Koordinasi Perlu Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung terus memantau dinamika Indeks Perkembangan Harga (IPH) guna mengantisipasi volatilitas harga komoditas pokok.

Langkah antisipatif ini diperkuat melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diikuti secara virtual oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Lampung, Liza Derni, dari Command Center Lt. II Diskominfotik Provinsi Lampung, Senin (22/6/2026).

Rakor yang dipimpin oleh Kementerian Dalam Negeri RI ini menyoroti tren kenaikan IPH di minggu ketiga Juni 2026 di sejumlah wilayah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kenaikan harga komoditas pangan utama seperti cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah menjadi penyumbang utama terhadap perubahan IPH nasional. Selain itu, tren kenaikan harga beras medium dan premium turut menjadi catatan penting yang memerlukan atensi serius dari pemerintah daerah.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat SDM Kesehatan, Dorong Dokter Baru Unila Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah

Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, dalam arahannya menekankan perlunya kolaborasi intensif antara kepala daerah dan Bulog, terutama di kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras.

“Daerah dengan kenaikan IPH yang signifikan harus segera melakukan koordinasi antar-daerah melalui TPID untuk mencari solusi konkret. Bagi daerah penerima bantuan dari Kementerian Pertanian terkait gerakan menanam cabai, mohon dipastikan program tersebut berjalan tepat sasaran,” tegas Tomsi Tohir.

Menanggapi tantangan distribusi di wilayah Indonesia Timur, Kementerian Perdagangan didorong untuk memfasilitasi logistik bawang putih agar pasokan dapat langsung diarahkan ke hub seperti Makassar atau Balikpapan. Langkah ini diharapkan mampu menekan ongkos distribusi sehingga harga di tingkat masyarakat dapat lebih terjangkau.

Di sisi lain, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memaparkan berbagai aksi strategis untuk stabilisasi harga pangan. Salah satunya adalah skema penyaluran komoditas melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang mengintegrasikan peternak lokal sebagai pemasok telur dan daging ayam ras.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Dukung RRI Bandar Lampung Perkuat Edukasi dan Informasi Publik

Upaya stabilisasi ini juga didukung dengan realisasi penyaluran beras SPHP yang hingga 20 Juni 2026 telah mencapai 359.000 ton, serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang masif dilakukan di berbagai provinsi untuk menjaga aksesibilitas pangan bagi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Lampung sendiri berkomitmen untuk terus menyelaraskan kebijakan pengendalian inflasi di tingkat pusat dengan kondisi riil di lapangan. Dengan sisa waktu satu minggu sebelum memasuki Juli, koordinasi lintas sektoral akan terus ditingkatkan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan, khususnya komoditas yang mengalami fluktuasi harga cukup tinggi di wilayah Provinsi Lampung.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menlu Arab Saudi Berharap Hormus Kembali Pulih
Pelajar Indonesia Nikmati Festival Musim Gugur di Tiongkok
GUSDURIAN: Film Ageman, Selaras dengan Pemikiran Gus Dur
Dany Amrul Ichdan: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh di Daerah
Nasarudin: Ageman Menghapus Fanatisme Buta Masa Lalu
Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026
Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli
Caption: PEMERINTAH Provinsi Lampung terus memantau dinamika Indeks Perkembangan Harga (IPH) guna mengantisipasi volatilitas harga komoditas pokok. [De]

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 11:34 WIB

Menlu Arab Saudi Berharap Hormus Kembali Pulih

Minggu, 27 September 2026 - 11:31 WIB

Pelajar Indonesia Nikmati Festival Musim Gugur di Tiongkok

Minggu, 27 September 2026 - 11:09 WIB

GUSDURIAN: Film Ageman, Selaras dengan Pemikiran Gus Dur

Minggu, 27 September 2026 - 08:50 WIB

Dany Amrul Ichdan: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh di Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:55 WIB

Nasarudin: Ageman Menghapus Fanatisme Buta Masa Lalu

Berita Terbaru


Debat Umum sesi ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diselenggarakan di markas besar PBB di New York City pada 22 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Arab Saudi Berharap Hormus Kembali Pulih

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:34 WIB

Beatrice Faustina Jesslyn, pelajar Indonesia berusia 19 tahun, tampil dalam acara malam Festival Pertengahan Musim Gugur yang diselenggarakan di Universitas Tianjin, Tiongkok utara, pada 24 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pelajar Indonesia Nikmati Festival Musim Gugur di Tiongkok

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:31 WIB

Yogi Ketua Jaringan Gusdurian

Berita Utama

GUSDURIAN: Film Ageman, Selaras dengan Pemikiran Gus Dur

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:09 WIB

#indonesiaswasembada

Dany Amrul Ichdan: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh di Daerah

Minggu, 27 Sep 2026 - 08:50 WIB

Nasarudin Eks Napiter

Berita Utama

Nasarudin: Ageman Menghapus Fanatisme Buta Masa Lalu

Sabtu, 26 Sep 2026 - 22:55 WIB