Laporan : Rudi Alfian
LAMPUNG UTARA – Memasuki musim penghujan, warga lingkungan Kavling Tanjung Alam Permai Kelurahan Kota Alam Kecamatan Kotabumi Selatan gotong-royong bersama membersihkan lingkungan sekitar untuk mengantisipasi wabah DBD dan penyakit lainnya yang tengah mengintai saat musim penghujan tiba.
Ketua RT 014 Kelurahan Kota Alam, Santori, mengatakan Ia dan warga selama ini selalu rutin untuk membersihkan lingkungan pada momen tertentu ketika warga lainnya tidak memiliki kesibukan dihari libur. Semua warganya kompak untuk swadaya mengerjakan seluruh kepentingan lingkungan, seperti membersihkan bahu jalan, Siring (drainase), dan tempat ibadah yang ada disana.
“Alhamdulillah kita selalu rutin bersih-bersih lingkungan hampir setiap bulannya, setiap mau gotong-royong, baik itu pembersihan jalan, Siring atau masjid, woro-woro lewat pesan Grup Whatsapp, kemudian juga kita umumkan lewat pengeras suara masjid maupun mushola, jadi kawan-kawan disini sudah paham, dan langsung bergerak kelokasi,” beber Santori disela-sela kegiatan gotong-royong pagi ini, Minggu, (23/01).
Walaupun belum ramai warga, lanjutnya, tetapi hampir semua warga memiliki jiwa sosial yang tinggi, sehingga setiap ada kegiatan, baik kegiatan lingkungan, maupun acara lainnya, semua bergerak satu komando. Dan hal itu sudah diterapkan sejak awal berdirinya pedukuhan Tanjung Alam Permai hingga saat ini.
“Semoga kekompakan warga disini semakin solid, karena lingkungan kita jika ingin maju, kekompakan wargalah yang menentukan itu semua. Karena TAP ini merupakan anak bungsu di kelurahan Kota Alam, sehingga masih banyak proses yang akan dilalui menuju gerbang pembangunan,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu warga TAP, Supriyadi, sangat antusias mengikuti kegiatan rutin dilingkungan tempat tinggalnya. Menurutnya, dimomen seperti inilah warga semakin dekat dan akrab satu sama lain, begitu juga dengan warga baru, disinilah tempat mereka berbaur dengan lingkungan dan mengenal satu sama lain.
“Jadi momen silaturahmi gotong-royong ini, bersenda gurau dengan tetangga, karena kalau hari kerja kan banyak yang susah ketemu, nah pas momen inilah kita bisa kumpul bareng, kerja bakti sambil bersilaturahmi dengan yang lain,” selorohnya. Pantauan dilokasi, warga tengah sibuk membersihkan badan jalan 2 meter yang rencananya dalam waktu dekat akan dipasang paving block disana.##





![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)
![Produsen alat berat asal China, LiuGong, memulai pembangunan fasilitas produksi lokal di Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (22/7) dengan kapasitas 5.000 unit per tahun. Pembangunan ini memperoleh dukungan dari pemerintah di tengah ketimpangan antara kebutuhan dan kapasitas produksi lokal alat berat di dalam negeri yang masih mencolok.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.13.11-225x129.jpeg)

![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-129x85.jpeg)


