Warga Binaan Dapat Pelatihan Dari Dosen dan Psikolog Tentang Berpikir Positif

Kamis, 3 Oktober 2024 | 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Anis

BANDAR LAMPUNG – Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Psikologi Islam UIN Raden Intan Lampung menggelar pelatihan berpikir positif untuk anak-anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung.

Diawali dengan serangkaian kegiatan asesmen pada pertengahan September 2024, dilanjutkan dengan pemberian pelatihan berfikir positif sebanyak beberapa sesi yang rampung di awal Oktober 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan optimisme dan membekali mereka dengan keterampilan mental dalam menghadapi tantangan hidup pasca bebas dari LPKA.

Pelatihan tersebut dilaksanakan oleh tim penelitian dan pengabdian kepada masyarakat UIN Raden Intan Lampung yang dipimpin oleh M. Nursalim Malay, didampingi oleh tim mahasiswa yaitu Aya Oqi Rahmawati dan Nadya Putri Cahyani Bahar.  “Pelatihan ini untuk meningkatkan optimism anak-anak binaan,” kata Nursalim, Kamis (3/10/2024).

Menurut Nursalim Malay, selaku tim peneliti, kegiatan ini mencerminkan komitmen UIN Raden Intan Lampung untuk berkontribusi positif terhadap masyarakat melalui pendekatan psikologis yang mendalam dan holistik. Program ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi para peserta, serta memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan institusi yang dituju.

Baca Juga:  Gubernur Lepas Peserta Bank Lampung RUN 2026, Apresiasi Kontribusi untuk UMKM

Pelatihan ini disajikan oleh Nugroho Arief Setiawan, seorang psikolog sekaligus trainer dan Direktur Eksekutif PT. Talenta Insan Creatindo Lampung, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan SDM.  Program pelatihan ini diikuti total sebanyak 60 peserta, yang merupakan anak-anak binaan LPKA Kelas II Bandar Lampung.

Dalam kegiatan ini, peserta dilatih untuk mengembangkan cara berpikir yang lebih positif melalui pendekatan-pendekatan praktis yang disesuaikan dengan kondisi mereka. Materi yang disampaikan berfokus pada bagaimana mengelola tantangan hidup, mengubah cara pandang terhadap masalah, serta meningkatkan rasa percaya diri dalam menghadapi masa depan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali anak-anak dengan keterampilan mental agar mereka dapat lebih optimis dalam menjalani kehidupan pasca bebas dari LPKA. Mereka berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan yang menggabungkan teori dan praktek berpikir positif.

Baca Juga:  Kesenjangan Penghasilan Antara Dosen PTN Dan PTS Harus Ditekan

Menurut Nugroho, pelatihan ini tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga diiringi dengan simulasi dan latihan-latihan praktis untuk memastikan anak-anak binaan dapat memahami dan mengaplikasikan prinsip berpikir positif dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan partisipatif yang digunakan membantu anak-anak untuk terlibat secara aktif dalam sesi ini.

Selain materi utama, pelatihan ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan saling memberikan dukungan moral. Hal ini menciptakan suasana yang inklusif dan penuh semangat, di mana anak-anak binaan merasa didengarkan dan diberi kesempatan untuk berkembang.

Titin Prihatiningsih, Kepala Registrasi dan Klasifikasi LPKA Kelas II Bandar Lampung menyatakan, dengan adanya pelatihan ini, diharapkan anak-anak binaan di LPKA Bandar Lampung dapat meningkatkan optimisme dan kesiapan mental mereka dalam menghadapi masa depan khususnya setelah “lulus” dari LPKA.

 

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Soal Isu Penyimpangan Dana BOS SMAN 1 Abung Selatan, Disdikbud Lampung Turun Tangan
Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen
Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga
Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja
Harus Ada Relaksasi di Industri Mamin, Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik
20.000 Lulusan SMP Terserap di Pondok Pesantren
Tak Taati Aturan, Pemkab Mesuji Tertibkan Tiga Pedagang di Pasar Panggung Jaya
KNPI Lampung Salurkan Bantuan ke Aceh Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 06:04 WIB

Soal Isu Penyimpangan Dana BOS SMAN 1 Abung Selatan, Disdikbud Lampung Turun Tangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:24 WIB

Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:46 WIB

Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:17 WIB

Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:14 WIB

Harus Ada Relaksasi di Industri Mamin, Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Brigjen TNI Haryantana Jadi Kasdam XVII/Cen

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:24 WIB

#indonesiaswasembada

Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga

Jumat, 6 Mar 2026 - 20:46 WIB

#indonesiaswasembada

Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja

Jumat, 6 Mar 2026 - 20:17 WIB