Wamendiktisaintek RI: Kerja Sama Indonesia-Tiongkok Berprospek Luas

Kamis, 10 September 2026 | 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Republik Indonesia Stella Christie memberikan pidato sambutan dalam acara bertajuk

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Republik Indonesia Stella Christie memberikan pidato sambutan dalam acara bertajuk "Indonesia-China Education-Industry Collaboration Summit 2026" di Jakarta pada 10 September 2026. (Xinhua)

JAKARTA-Dalam forum diskusi Indonesia-Tiongkok bertajuk “Indonesia-China Education-Industry Collaboration Summit 2026” yang diselenggarakan pada Kamis (10/9), Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Republik Indonesia (RI) Stella Christie menyampaikan bahwa kerja sama di bidang pendidikan tinggi, penelitian ilmiah, dan pengembangan talenta merupakan komponen penting dari hubungan bilateral Indonesia-Tiongkok, dan prospek kerja sama industri-akademisi-penelitian antara kedua bangsa sangat luas dan memiliki potensi pengembangan yang sangat besar.

Dalam pidatonya di hadapan sekitar 200 perwakilan dari hampir 100 perguruan tinggi di Indonesia dan lebih dari 20 perusahaan Tiongkok yang menghadiri acara tersebut, Stella mengutip daftar Nature Index Research Leaders 2026 yang diterbitkan oleh jurnal internasional terkemuka Nature, yang menunjukkan bahwa sembilan dari 10 institusi teratas di dunia berbasis di Tiongkok. Pencapaian itu dikaitkan dengan penekanan Tiongkok pada pendidikan tinggi dan penelitian ilmiah, investasi besar-besaran selama beberapa dekade, dan upaya untuk memfasilitasi integrasi mendalam antara industri dan akademisi.

Baca Juga:  China Siap Salurkan Bantuan untuk Flores

“Indonesia harus belajar dari Tiongkok dan mengubah model pembangunan nasional, dari yang bergantung pada eksploitasi sumber daya alam menjadi yang didorong oleh inovasi teknologi dan talenta yang sangat terampil atau skilled labor. Indonesia dan Tiongkok memiliki prospek kerja sama yang luas di bidang ini,” ujar Stella. “Kuncinya adalah mendorong politeknik kita untuk berkolaborasi dengan mitra Tiongkok dan secara sistematis mempromosikan kerja sama industri-akademisi-penelitian. Misalnya, kemitraan antara Politeknik Negeri Jakarta dan Guangxi LiuGong Group yang memberikan beasiswa untuk mengirim mahasiswa Indonesia ke Tiongkok untuk belajar dan magang, setelah itu mereka pulang (dan) bekerja untuk ekosistem tersebut di tanah air,” imbuhnya.

Stella juga menekankan pentingnya kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor energi terbarukan. Dia menuturkan pertumbuhan ekonomi global saat ini lebih bergantung pada pengembangan kecerdasan buatan dan pusat data, sehingga meningkatkan permintaan terhadap energi, terutama energi terbarukan. Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, namun saat ini mengalami kekurangan basis tenaga kerja atau sumber daya manusia yang solid, sementara Tiongkok adalah pemimpin dunia dalam pengembangan energi terbarukan. Oleh karena itu, potensi kerja sama antara kedua negara sangat besar.

Baca Juga:  Bupati Lamsel Masih Fokus soal Erupsi GAK

Sejak 2024, “Indonesia-China Education-Industry Collaboration Summit” telah diselenggarakan sebanyak tiga kali. Konferensi ini bertujuan untuk mendorong kerja sama mendalam antara perusahaan Tiongkok dan universitas-universitas Indonesia di bidang-bidang seperti perekrutan talenta lokal, pembentukan program magang, pelatihan keterampilan kerja, dan penelitian bersama. Konferensi itu berfungsi sebagai jembatan antara dunia akademis dan industri, yang selanjutnya mempersempit kesenjangan antara ilmu pengetahuan, keterampilan, dan lapangan kerja.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South
IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz
Israel Mengaku Hancurkan Infrastruktur Hizbullah
Gubernur Mirza Dorong FKLPID Jadi Penghubung Tenaga Kerja dan Dunia Industri
GAK Tak Terdeteksi Erupsi, Hujan Turun, Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan
Lampung Dorong Hilirisasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Zulhas : Pemerintah Siapkan Bantuan Pangan Dan Beras Subsidi Hadapi Kemarau
Hujan Perdana Setelah Kemarau, Bandar Lampung Diselimuti Kesejukan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:54 WIB

Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz

Jumat, 11 September 2026 - 18:40 WIB

Israel Mengaku Hancurkan Infrastruktur Hizbullah

Jumat, 11 September 2026 - 16:12 WIB

Gubernur Mirza Dorong FKLPID Jadi Penghubung Tenaga Kerja dan Dunia Industri

Jumat, 11 September 2026 - 16:06 WIB

GAK Tak Terdeteksi Erupsi, Hujan Turun, Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan

Berita Terbaru

Xi Jinping

#indonesiaswasembada

Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South

Jumat, 11 Sep 2026 - 18:54 WIB

Orang-orang menghadiri upacara pemakaman seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC), yang tewas akibat serangan AS-Israel, di Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xin)

#indonesiaswasembada

IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz

Jumat, 11 Sep 2026 - 18:43 WIB

Warga Israel Tinggalkan Israel Capai 270.000 Orang [Xin]

#indonesiaswasembada

Israel Mengaku Hancurkan Infrastruktur Hizbullah

Jumat, 11 Sep 2026 - 18:40 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza Dorong FKLPID Jadi Penghubung Tenaga Kerja dan Dunia Industri

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:12 WIB