Laporan : Rudi Alfian
LAMPUNG UTARA – Wakil Bupati (Wabup) Lampung Utara, Ardian Saputra tampung aspirasi dan keluhan para kelompok tani budidaya ikan konsumsi yang ada di wilayah Kecamatan Abung Tinggi dan Tanjung Raja Kabupaten setempat. Pasalnya selama ini baik pembudidaya ikan konsumsi maupun pengusaha ikan konsumsi lokal disana mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil panennya.
Salah satu petani ikan, M. Aziz saat berdialog langsung dengan orang nomor dua di Kabupaten dengan juluk Bumi Ragem Tunas Lampung itu mengungkapkan dalam kurun waktu tiga tahun belakangan ini, budidaya pembesaran ikan konsumsi disana mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Terlebih semenjak Pandemi Covid-19 melanda, banyak warga yang beralih profesi ke dunia pembesaran ikan konsumsi air tawar. Lahan yang tadinya dijadikan sebagai perkebunan, kini beralih fungsi menjadi kolam-kolam ikan yang dianggap sangat menopang perekonomian warga dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Kami selaku petani ikan maupun pengusaha lokal sangat mengharapkan peran Pemkab untuk membantu memfasilitasi atau mencarikan tempat yang mau membeli atau menampung hasil panen ikan segar kami. Karena kami saat ini dalam setiap panen bisa mencapai 600 Ton jika dikalkulasikan keseluruhannya,” ujar Aziz saat berdialog dengan Wabup Ardian Saputra, Senin, (14/11).
Dirinya mewakili para petani ikan berharap Pemkab mampu memberikan solusi jitu untuk menyiasati kendala yang selama ini tengah dirasakan oleh para petani ikan. Selain itu, Ia juga menyampaikan ide gagasannya kepada Wabup Lampura agar kiranya Pemkab dapat merealisasikan pasar induk khusus untuk memasarkan hasil panen petani ikan di Lampura.
Sementara itu, Wakil Bupati Lampura, Ardian Saputra mengatakan Pemkab Lampura akan berupaya semaksimal mungkin memfasilitasi petani ikan dalam memasarkan hasil produksinya keluar daerah. Menurutnya, pertumbuhan budidaya ikan konsumsi air tawar di Lampura memang mengalami peningkatan yang cukup cepat belakangan ini. Bahkan saat ini Kabupaten Lampura menjadi salah satu daerah penghasil produksi ikan yang cukup besar. Pertumbuhan tersebut menurut pandangannya sangat memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam memajukan Kabupaten Lampura dan sangat-sangat perlu untuk didukung dengan berbagai terobosan dan langkah konkret.
1 2 Selanjutnya
Halaman : 1 2 Selanjutnya






![Jajaran Polres Mesuji mencatat capaian positif selama periode 1 Juli hingga 14 Juli 2026, di mana sebanyak 80 pucuk senjata api rakitan (Senpira) berbagai jenis serta 85 butir amunisi berbagai kaliber berhasil diserahkan secara sukarela oleh masyarakat melalui peran aktif para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat di wilayah Kabupaten Mesuji.[Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA01301-225x129.jpg)
![Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0128-225x129.jpg)
![Seorang warga Dusun Sri Pendowo Desa Candimas Kecamatan Abung Selatan mengaku lahan yang sejak lama berdiri sebuah gubuk sederhana milik keluarganya diklaim masuk aset milik Balai Besar Wilayah Sekampung (BBWS) Lampung.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0126-225x129.jpg)
![Dalam rangka memperkuat sinergi antarinstansi sekaligus mewujudkan penyelenggaraan pelayanan pertanahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepastian hukum, Kepala Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Mesuji, Endi Purnomo, melaksanakan koordinasi dengan Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Mesuji, Kompol Trisno Sigit, S.H., M.H., pada Rabu (15/07/2026).[Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0125-225x129.jpg)


![Jajaran Polres Mesuji mencatat capaian positif selama periode 1 Juli hingga 14 Juli 2026, di mana sebanyak 80 pucuk senjata api rakitan (Senpira) berbagai jenis serta 85 butir amunisi berbagai kaliber berhasil diserahkan secara sukarela oleh masyarakat melalui peran aktif para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat di wilayah Kabupaten Mesuji.[Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA01301-129x85.jpg)
![Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0128-129x85.jpg)
![Seorang warga Dusun Sri Pendowo Desa Candimas Kecamatan Abung Selatan mengaku lahan yang sejak lama berdiri sebuah gubuk sederhana milik keluarganya diklaim masuk aset milik Balai Besar Wilayah Sekampung (BBWS) Lampung.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0126-129x85.jpg)


