Urusan Banjir ‘Abadi’ Belum Selesai, Saan Langsung Konkret Turun Kembali ke Desa Karangligar

Kamis, 20 November 2025 | 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang – Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa kembali hadir di tengah-tengah warga Desa Karangligar, Kecamatan Teluk Jambe Barat, Karawang, Jawa Barat. Diketahui, Saan terakhir kali mengunjungi desa tersebut pada Maret 2025 lalu. Warga berharap solusi konkret dari Saan karena terus menerus menghadapi banjir selama 20 tahun terakhir.

 

Bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan beberapa anggota Komisi V DPR RI, Saan turut meninjau bakal tempat pembangunan berbagai infrastruktur pengendali banjir di area itu. Mulai dari pintu air hingga tanggul yang diyakininya akan menjadi solusi dari akar masalah banjir abadi di Karangligar dan sekitarnya.

 

“Sebenarnya sudah tahun yang lalu kita mencari solusi. BBWS Citarum dan Kementerian PU akhirnya melihat lapangan, kita berkomitmen membikin yang namanya pengendali banjir yang mulai tahun ini sudah mulai dikerjakan. Sehingga tahun depan bisa terselesaikan akar masalah dari banjir ini,” ujarnya kepada Parlementaria, usai peninjauan, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga:  Misbakhun Ajak Kader Golkar Sukseskan Program Prabowo

 

Menghimpun informasi dari media, banjir di Karangligar bisa terjadi 20-30 kali dalam setahun. Parahnya lagi, saat musim hujan, banjir bisa terjadi 4-5 kali dalam sebulan. Pemerintah Kabupaten Karawang pun melaporkan dalam pertemuan itu, banjir turut menimbulkan kerugian bagi pertanian warga.

 

Saan mengatakan, banjir yang merendam sawah warga sekitar juga menjadi kerugian nasional. Pasalnya kata dia, Kabupaten Karawang menjadi daerah andalan di nusantara dalam menghasilkan berbagai produk pertanian utamanya beras.

Baca Juga:  Trump Mangkel dengan Zelensky, Washington tunda Kirim Rudal Patriot

 

Selanjutnya, ia berharap, lewat infrastruktur pengendali banjir yang akan dibangun di Karangligar masyarakat bisa terbebas banjir. Dengan demikian masyarakat bisa melaksanakan segala aktivitasnya dengan tenang.

 

“Harapannya tentu masyarakat terbebas banjir sehingga mereka punya kepastian menjalankan kehidupannya. Dia ada rasa tenang, nyaman, tidak ada kekhawatiran tiba-tiba banjir. Yang dimiliki mereka hasil kerja kerasnya hilang hanyut dibawa banjir,” ucap Politisi Fraksi Partai NasDem ini.


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape
Siarkan Sidang Terbuka, Setjen DPR Sabet State Institution Award CNN 2026
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Sabtu, 7 November 2026 - 20:14 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10 WIB

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Berita Terbaru

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak (pertama dari kiri) terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Desember 2025. Mantan PM Malaysia Najib Razak gagal dalam upaya bandingnya untuk dipindahkan ke tahanan rumah setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak permohonannya pada hari itu. (Bernama/Xinhua)

Berita Utama

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:14 WIB

Berita Utama

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:10 WIB