UIN Raden Intan Lampung Gelar Bimtek SRIKANDI

Rabu, 3 Desember 2025 | 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) pada 2–3 Desember 2025.

Kegiatan yang diinisiasi Subbagian Tata Usaha Biro AUPKK tersebut berlangsung di Ruang Meeting lantai 1 Gedung Academic & Research Center, mengusung tema “Peningkatan efisiensi, aksesibilitas, keamanan, dan peran arsip sebagai memori institusi.”

Kepala Biro AUPKK, Dr. H. Juanda Naim, M.H., membuka kegiatan dengan menegaskan bahwa tata usaha dan kearsipan merupakan urusan mendasar dalam setiap lembaga.

“Menurut saya ini sangat urgent dan penting. Setiap lembaga itu pasti terkait tata usaha. Tidak ada lembaga kementerian atau apa pun yang tidak berurusan dengan persuratan. Sejak dimulai, negara kita bermula dengan surat-menyurat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh siklus pertanggungjawaban lembaga tidak bisa dipisahkan dari tata persuratan yang tertib. “Sejak awal negara kita bermula dengan surat-menyurat. Dari perencanaan sampai pertanggungjawaban anggaran, semuanya memerlukan tata persuratan yang baik,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa keunggulan UIN RIL tidak hanya ditentukan aspek akademik, tetapi juga harus ditopang oleh administrasi dan birokrasi yang kuat. “Tidak ada keunggulan akademik kalau tidak ditopang dengan keunggulan administratif,” tambahnya.

Baca Juga:  Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global

Dr. Juanda menyoroti pentingnya teknologi dalam memperkuat akuntabilitas dan mendukung kelancaran layanan birokrasi. Dengan penggunaan aplikasi seperti SRIKANDI, proses administrasi dapat tetap berjalan tanpa harus menunggu pimpinan berada di tempat. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Bimtek ini.

Kasubbag Tata Usaha, Dailin, S.I.Kom.,M.Sos. dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta berasal dari seluruh unit di lingkungan kampus dengan masing-masing dua orang perwakilan. Ia mengatakan aplikasi SRIKANDI dijadwalkan mulai diimplementasikan pada tahun depan.

“Kami berharap para peserta mengikuti kegiatan ini dengan baik, menyimak para narasumber, dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Bimtek menghadirkan narasumber dari Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, yaitu Taufik Dwi Pamungkas, S.E., Arsiparis Ahli Pertama, serta Ragil Dwi Nugroho, S.Kom., Penata Layanan Operasional Biro Umum.

Dalam pemaparan materi, narasumber menjelaskan kerangka kebijakan yang menjadi dasar penerapan SRIKANDI, mulai dari Keppres 103/2001, Peraturan Kepala ANRI Nomor 15 Tahun 2009, hingga Perpres 95/2018 tentang SPBE serta Keputusan Menteri PANRB Nomor 679 Tahun 2020 mengenai aplikasi umum bidang kearsipan dinamis. SRIKANDI menjadi aplikasi resmi pemerintah untuk pengelolaan kearsipan dinamis yang terintegrasi.

Baca Juga:  Tekan Microsleep, PT BTB Gelar Operasi Simpatik di KM 87 B

Ragil menyampaikan bahwa SRIKANDI telah dikembangkan sejak 2020, tetapi implementasi di Kementerian Agama baru berjalan mulai 2022. Ia menegaskan bahwa hanya surat bersifat biasa yang dianjurkan diproses melalui aplikasi ini. Surat dengan klasifikasi rahasia tidak disarankan dikelola di SRIKANDI.

Dalam materinya, ia juga memaparkan berbagai manfaat penggunaan SRIKANDI. Salah satu manfaat penting adalah efisiensi anggaran, karena kebutuhan pengembangan dan pemeliharaan aplikasi kearsipan dapat ditekan hingga tidak memerlukan biaya tambahan.

Penggunaan SRIKANDI juga membuat proses kearsipan mulai dari surat-menyurat, pemberkasan, hingga penyusutan arsip menjadi lebih mudah dan terintegrasi. Selain itu, berbagi pakai data dan informasi antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dapat dilakukan dengan lebih sederhana sesuai ketentuan yang berlaku. Implementasi SRIKANDI juga dinilai mampu meningkatkan kualitas pengawasan kearsipan, sekaligus meningkatkan nilai pengawasan pada aspek Reformasi Birokrasi.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lampung Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Lampung Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Berita Terbaru

Berita Utama

Lampung Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 12 Okt 2026 - 09:35 WIB

Berita Utama

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:37 WIB