UIN Lampung Targetkan Top ASEAN University

Kamis, 27 Januari 2022 | 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Putri Nova

BANDARLAMPUNG-UIN Raden Intan Lampung (RIL) targetkan mendapat Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Unggul pada 2025 dan Top ASEAN University pada 2024. Demikian beberapa poin pokok hasil Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) UIN RIL yang disahkan di Bali, Rabu, 26 Januari 2022.

Dalam dokumen hasil Rakerpim 2022, minimal terdapat 6 poin dalam mewujudkan AIPT Unggul dan Top ASEAN University. Keenam poin itu yakni prodi terakreditasi internasional minimal 4 prodi; sertifikasi internasional minimal 4 ISO; prodi unggul minimal 40 persen; prestasi mahasiswa dalam bidang akademik dan non-akademik berskala internasional; rekognisi dosen; dan kerja sama internasional dibidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor UIN Prof Dr Moh Mukri MAg menyampaikan, Rakerpim menghasilkan berbagai kesepakatan, serta menyamakan gelombang untuk mewujudkan visi dan misi UIN RIL. Menurutnya, AIPT unggul dapat diwujudkan melalui komitmen bersama dalam
melaksanakan rencana strategis (renstra) yang terukur dan terdokumentasikan secara baik.

Baca Juga:  Huawei Luncurkan Pura 90s Series di Indonesia

Rakerpim tersebut juga merekomendasikan beberapa poin diantaranya setiap unit kerja menyusun program prioritas, terukur, berkesinambungan dan berorientasi pada pencapaian target Indikator Kinerja Utama (IKU); minimal 4 (empat) program studi terakreditasi A didorong untuk memperoleh akreditasi internasional di tingkat ASEAN (AUN-QA) pada tahun 2024; dan Pelaksanaan sertifikasi ISO integratif (9001, 21001, 37001) dimulai pada tahun 2022.

Selain itu, untuk meraih AIPT Unggul Top ASEAN University, prestasi mahasiswa di tingkat internasional, produktivitas dan rekognisi dosen harus ditingkatkan di tahun 2022-2024.

Sebelumnya, pada pembukaan Rakerpim 2022, Selasa (25/1), telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) tentang Pengembangan Layanan Akademik Berstandar Internasional. Hadir sebagai pembicara pada FGD tersebut yakni Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI Prof Dr Nizar Ali MAg dan Sekretaris Utama Badan Standardisasi Nasional (BSN) Nasrudin Irawan.

Baca Juga:  Akhir Agustus, Target PAD Mesuji Tahun 2026 Realisasi 82 Persen

Prof Nizar merekomendasikan pengembangan tiga Lembaga utama penopang internasionalisasi kampus. Pertama, International Office sebagai unit pengelola kerjasama dan pelayanan internasional. Kedua, Pusat Pengembangan Bahasa sebagai unit pelayanan bahasa dan budaya untuk mahasiswa asing. Dan ketiga, Asrama/Ma’had al-Jami’ah sebagai unit layanan akomodasi.

Sedangkan Nasrudin memaparkan materi mengenai awareness SNI ISO 21001:2018 tentang Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan. Dia memberikan pemahaman terkait standarisasi nasional dan urgensi penerapan standarisasi layanan khususnya lembaga pendidikan menuju world class university.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei
Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik
Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia
Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK
Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir
Porprov 2026, FORKI Lampura Optimis Borong 17 Emas
Meski Ada Propaganda Musuh, Iran Sebut Sembako nya Aman
Waketum Golkar Minta Publik Melihat Secara Proposional dan Faktual Polemik Misbakhun 

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:15 WIB

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei

Minggu, 20 September 2026 - 23:00 WIB

Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik

Minggu, 20 September 2026 - 22:36 WIB

Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 19:39 WIB

Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK

Minggu, 20 September 2026 - 19:12 WIB

Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir

Berita Terbaru

Para seniman tampil dalam sebuah pertunjukan budaya untuk memperingati 35 tahun hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Brunei di Bandar Seri Begawan, Brunei, pada 18 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:15 WIB

Tangkapan layar dari sebuah video pada 6 Maret 2024 ini memperlihatkan juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, sedang menyampaikan pernyataan di Sanaa, Yaman. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:00 WIB

#indonesiaswasembada

Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:36 WIB

Kemenhut Raja Juli dan Gubernur Lampung di TNWK [KLp]

#indonesiaswasembada

Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:39 WIB

Asap membubung tinggi setelah sejumlah ledakan terdengar di pusat kota Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:12 WIB