TNI Akan Ikuti Latihan Militer Multinasional

Selasa, 22 Agustus 2023 | 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis
JAKARTA-Super Garuda Shield Tahun  2023 yang melibatkan beberapa negara perlu dilakukan perencanaan yang matang, karena pelaksanaanya pun hampir bersamaan dengan Latihan Gabungan TNI. Dalam latihan yang diselenggarakan di Indonesia, selain melaksanakan latihan gabungan secara bersama-sama, tentunya juga harus menyerap ilmu militer dari negara-negara sahabat.
Demikian disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., disela-sela menerima paparan dari Dankodiklat TNI Letjen TNI Eko Margiono, M.A mengenai latihan bersama Super Garuda Shield  Tahun 2023, yang bertempat di Mabes TNI, Jakarta Timur, (21/8).
Lebih lanjut disampaikan Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., bahwa Untuk kapal-kapal perang yang akan ikut latihan Super Garuda Shield dan  berkumpul di Surabaya, harus melaksanakan beberapa prosedur  seperti di alur sempit, kemudian melaksanakan formasi dan melaksanakan latihan-latihan. “Agar  latihan ini dilaksanakan campur, sehingga dapat diketahui pola dari negara Amerika seperti apa, pola dari negara Australia seperti apa, sehingga jangan ada yang melakukan latihan masing-masing negara,” kata Panglima TNI.
Super Garuda Shield tahun 2023 merupakan latihan bersama tahunan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Komando Indo-Pasifik AS (INDOPACOM) bersama negara-negara seperti Inggris, Singapura, Jepang, Australia, Selandia Baru, Kanada, Papua New Guinea, Perancis, Brunei Darussalam, Jerman, Filipina, Korea Selatan dan Timur leste.
Latihan multinasional yang diikuti oleh 2.810 prajurit TNI dan 2.165 personel negara asing ini, dirancang untuk memperkuat interoperabilitas, kemampuan, rasa saling percaya, dan kerja sama yang telah dibangun dari pengalaman bersama selama beberapa dekade serta menciptakan komunikasi antar personil negara dalam suatu operasi.##
Temukan berita-berita menarik lainnya
Baca Juga:  Keadilan bagi "Wanita Penghibur": Kekejaman Masa Perang

Berita Terkait

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat
Tekanan Biaya, BBC Tutup Tiga Saluran Televisi dan Radio
Ancam Tembak Trump, Pria 24 Tahun Ditangkap
Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:20 WIB

APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:30 WIB

SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Berita Terbaru

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB

Noor Sona Maesana Mushonnif, staf khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memberi pidato pada acara Dialog Global South: Forum Meja Bundar Tiongkok-Indonesia di Jakarta, 19 Oktober, 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:23 WIB

Berita Utama

APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:20 WIB

Berita Utama

Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:01 WIB

Berita Utama

SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:30 WIB