Tiket Masuk PRL 2024 Ternyata GRATIS…

Rabu, 22 Mei 2024 | 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROTES soal tarif masuk Pekan Raya Lampung (PRL) 2024 ternyata dijawab panitia melalui laman panitia pekanrayalampung2024. com.

Didalam laman panitia, tiket masuk PRL  GRATIS.  Tetapi khusus bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun dan anak-anak yang tingginya kurang dari 1 meter. Soal anak-anak, panitia akan menyediakan meteran dipintu masuk.

Dari penelusuran redaksi, soal batas usia Gratis masuk PRL? Panitia ‘menciplak’ Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2023.  Apakah sesuai dengan kondisi Lampung atau tidak? Kemudian berapa besar minat orang yang berusia 60 nonton PRL? Masih perlu dikaji!.

Meminta komentar LCW soal kebijakan tarif yang diberlakukan panitia PRL?  Ketua LCW Juendi Leksa Utama  belum bisa memberikan konfirmasinya.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Dorong Ekosistem Pembiayaan Daerah Yang Transparan dan Berkelanjutan

LCW Prihatin Soal Tarif PRL

Seperti diberitakan bamyak media, Lampung Corruption Watch (LCW) secara tegas menyatakan keprihatinannya terhadap gelaran Pekan Raya Lampung (PRL) tahun 2024.

Ketua LCW Juendi Leksa Utama menyatakan, dalam beberapa tahun terakhir, gelaran PRL telah menjadi sorotan utama dan disertai dengan protes dari warga Lampung.

Salah satu permasalahan utama yang terus muncul adalah mahalnya harga tiket masuk. LCW mencatat bahwa panitia penyelenggara PRL tidak lagi ditangani oleh pemerintah provinsi Lampung, melainkan oleh pihak ketiga.

Alasan yang disampaikan pihak Pemerintah Provinsi Lampung adalah karena keterbatasan anggaran, sehingga diserahkan kepada pihak ketiga untuk ditangani.

Baca Juga:  Debat di Dewan Keamanan PBB, Indonesia Kecam Serangan RSI Gaza dan Global Sumud Flotilla

Namun, keputusan ini menuai kecaman dari masyarakat, yang menganggap bahwa mahalnya biaya tiket masuk membuat acara ini terasa lebih seperti bisnis daripada pesta rakyat yang seharusnya dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.

“Tidak semua warga Lampung mampu menikmati Pekan Raya Lampung, yang seharusnya menjadi kesempatan untuk merayakan kemajuan daerah dan melihat perkembangan pembangunan,” ujarnya.

Harga tiket yang tidak terjangkau telah mengesampingkan sebagian besar masyarakat, yang menunjukkan kegagalan pemerintah daerah dalam melaksanakan acara ini sebagai pesta rakyat yang inklusif. ##


Penulis : Anis


Editor : Anis


Sumber Berita : PRL 2024

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

JMSI Ingatkan Pemprov Lampung Terkait Kerjasama Media
Penerapan Delay System Mudik Lebaran 2026 di Ruas Tol Bakter Diusulkan Raih Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti
Gubernur Lampung Apresiasi Pansus DPRD atas Pendalaman Substansi LKPJ Tahun Anggaran 2025
Lampung Bangun Ekosistem Pembayaran Digital untuk Pelayanan Publik
Jelang Puncak Ibadah Haji, Jama’ah Indonesia Akan Bertahap menuju Arafah
Lampung Perkuat Pengawasan Internal, Dorong Tata Kelola Pemerintahan Bersih
Lampung Optimalkan Potensi Kelautan dan Perikanan
Haryati Cendralela Lantik PK dan Pimdes Golkar se-Kecamatan Panca Jaya

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:16 WIB

JMSI Ingatkan Pemprov Lampung Terkait Kerjasama Media

Senin, 25 Mei 2026 - 17:24 WIB

Penerapan Delay System Mudik Lebaran 2026 di Ruas Tol Bakter Diusulkan Raih Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti

Senin, 25 Mei 2026 - 16:48 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pansus DPRD atas Pendalaman Substansi LKPJ Tahun Anggaran 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 16:27 WIB

Lampung Bangun Ekosistem Pembayaran Digital untuk Pelayanan Publik

Senin, 25 Mei 2026 - 13:52 WIB

Jelang Puncak Ibadah Haji, Jama’ah Indonesia Akan Bertahap menuju Arafah

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

JMSI Ingatkan Pemprov Lampung Terkait Kerjasama Media

Senin, 25 Mei 2026 - 18:16 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Bangun Ekosistem Pembayaran Digital untuk Pelayanan Publik

Senin, 25 Mei 2026 - 16:27 WIB

#indonesiaswasembada

Jelang Puncak Ibadah Haji, Jama’ah Indonesia Akan Bertahap menuju Arafah

Senin, 25 Mei 2026 - 13:52 WIB