Tewasnya RF, Ajudan Kapolda Sementara Terkait Asmara

Sabtu, 1 April 2023 | 01:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis
GORONTALO-Tewasmya RF, ajudan Kapolda Gorontalo untuk sementara terkait asmara. Demikian disampaikan Polda Gorontalo kepada media.

Direktur Reskrimum Polda Gorontalo Kombes Pol Nur Santiko mengatakan, Briptu RF kepada temannya pernah mengeluh tentang kekasihnya. Perkara asmara itu juga rumit karena saat menjalin hubungan dengan kekasihnya secara jarak jauh. Briptu RF juga punya hubungan dengan Wanita baru.

“Wanita ini siapa, kita masih mendalami hal ini karena hubungan mereka jarak jauh. Kenapa timbul kekecewaan dari diri korban,” ucap Santiko, kepada media (26/3) kemarin.

Seperti diberitakan, ajudan Kapolda Gorontalo tewas mengenaskan di dalam mobil Terios warna putih dengan Nopol 1214-XXIX. Keterangan yang diperoleh dari berbagai sumber, korban diduga tewas bunuh diri dengan cara menembak di bagian dada menggunakan senjata pistol jenis glock.

Baca Juga:  Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah

Korban RF ditemukan meninggal pada Sabru, 25 Maret 2023 sekitar pukul 05.30 WITA di Jl GOR Dusun 1 Desa Ombulo Kec Limboto Barat Kabupaten Gorontalo.

RF yang berpangkat Briptu itu berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar 28 tahun beralamatkan Asrama Polda Gorpontalo.

RF ditemukan Ari Maliki (50) seorang saksi mata, pekerjaan petani beralamat Dusun 1 Desa Ombulo Kec Limboto Barat Kab Gorontalo.

Dari keterangan diperoleh, pada hari Jumat (24/3) sekitar pukul 16.00 WITA, Ari Maliki lewat di lokasi saat kembali dari kebun. Dan melihat mobil korban tersebut sedang parkir dalam keadaan mesin menyala. Ari Maliki mengira mobil minibus tersebut cuma parkir sebentar, jadi tidak di hiraukan.

Baca Juga:  Tekab 308 Polres Lampung Utara Berhasil Bekuk Pelaku Curas Sebabkan Korban Tewas

Pada hari Sabtu, 25 Maret 2023 pukul 05.30 sdr.Ari Maliki liwat kembali di lokasi untuk menuju ke kebun. Namun melihat mobil tersebut masih di tempat dan mesin masih hidup. Ari Maliki menaruh curiga dan segera melaporkan kepada kepala dusun dan warga sekitar.

Pada tubuh korban terdapat luka tembak pada bagian dada. Pihak berwaji telah mengamankan sepucuk pistol jenis Glock yang ada pada korban. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai
19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini
Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur
Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way KananĀ 

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:26 WIB

19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Berita Terbaru

Bagi-bagi Air di Musim Kemarau [Nr]

#indonesiaswasembada

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agu 2026 - 23:25 WIB

Pasukan Houthi di Yaman

#indonesiaswasembada

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:22 WIB

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB

Ilustrasi Berita Mata-Mata

#indonesiaswasembada

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:48 WIB