Tes Kemampuan Akademik untuk Semua

Senin, 11 Agustus 2025 | 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Ramadhanur Putra*]


PEMERINTAH  provinsi Lampung harus bekerja keras untuk memastikan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dapat berjalan dengan lancar. Meskipun Tes Kemampuan Akademiktidak bersifat wajib, tapi ini bisa menjadi kesempatan pemerintah Lampung dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah selatan pulau Sumatera tersebut.

Beberapa hari yang lalu, kita disuguhkan dengan berita SMK N 1 Pulau Tabuan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung harus menyelenggarakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di area dermaga Pulau Tabuan. Para murid yang melaksanakan ANBK harus diawasi oleh Guru di ruang terbuka dengan cuaca terik khas daerah pesisir.

Hal ini dikarenakan keterbatasan fasilitas dan jaringan internet sekolah. Namun, keterbatasan yang dimiliki tidak membuatsekolah di wilayah 3 T itu menyerah dalam meningkatkan kualitas hasil belajar siswanya.

Kejadian ini mesti disikapi oleh pemerintah provinsi Lampung secara serius. Pemerintah provinsi Lampung harus menangkap semangat guru dan murid untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan melakukan evaluasi menjelang dilaksanakannya Tes Kemampuan Akdemik pada bulan November mendatang.

Menyambut Tes Kemampuan Akademik

Tahun pelajaran 2025/2026, pemerintah secara resmi akan menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa di jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Keputusan ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Permendikdasmen RI) No 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik pada 28 Mei 2025 lalu.

Dua bulan setelahnya, pemerintah mengeluarkan Pedoman Penyelenggaran Tes Kemampuan Akademik melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia No 95/M/2025 yang terbit pada 11 Juli 2025.

Tes Kemampuan Akademik adalah program asesmen yang dilaksanakan secara terpusat untuk menyetaraan hasil belajar siswa pendidikan non formal dan informal dengan hasil belajar siswa pendidikan formal.

Tes Kemampuan Akademik akan dimulai pada November Tahun Pelajaran 2025/2026 untuk jenjang SMA/Sederajat. Lalu akan dilanjutkan untuk jenjang SD dan SMP/Sederajat dimulai pada tahun 2026.

Baca Juga:  Manortor Meriahkan Halal bi Halal Persatuan Batak Muslim Satataring Lampung

Meskipun Tes Kemampuan Akademik tidak bersifat wajib bagi peserta didik, hasilnya akan bermanfaat untuk pengendalian mutu pendidikan di Indonesia. Melalui hasil TKA ini, pemerintah akan bisa melihat potensi peserta didik dan mengukur kualitas hasil belajar di masing – masing daerah nantinya.

Selain itu, hasil Tes Kemampuan Akademik bisa dimanfaatkan oleh siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bagi siswa kelas 6 SD/Sederajat dan 9 SMP/Sederajat, hasil Tes Kemampuan Akademik dapat digunakan sebagai berkas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi.

Sedangkan bagi siswa SMA/Sederajat, hasil Tes Kemampuan Akademik dapat dipertimbangkan oleh perguruan tinggi sebagai salah satu syarat penerimaan mahasiswa baru.

Tes Kemampuan Akademik untuk Semua

Tes Kemampuan Akademik diharapkan dapat diikuti oleh semua siswa secara luas. Tes ini dirancang oleh Kemendikdasmen RI ini menekankan pengujian berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills). Kemampuan seperti analisis logika, numerik, verbal, dan spasial akan menjadi karakteristik pengujian asesmen berbasis komputer ini.

Karakter pengujian HOTS yang diadopsi Tes Kemampuan Akademik ini tentu saja tidak hanya dimaksudkan untuk menguji kemampuan siswa belaka. Melainkan juga meningkatkan kualitas hasil belajar siswa kedepannya.

Aspek inilah yang harus dijadikan oleh pemerintah Lampung untuk memastikan Tes Kemampuan Akademik nantinya berjalan lancar pada bulan November mendatang.

Mengingat, catatan Badan Pusat Statistik Lampung pada tahun 2024, bahwa Indeks Pembangunan Manusia di Lampung berada di urutan ke 27 dari 38 provinsi yang ada di Indonesia pada tahun 2024 engan skor 73,13.

Data ini juga menunjukkan bahwa IPM di Provinsi Lampung berada di papan paling bawah di antara provinsi – provinsi yang ada di pulau Sumatera.

Baca Juga:  Panglima Berangkatkan Umroh Ratusan Prajurit dan ASN TNI

Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa salah satu dimensiyang digunakan dalam mengukur Indeks Pembangunan Manusia adalah tingkat pendidikan. Tingkat pendidikan diukur dari dua indikator, yaitu rata – rata lama sekolah dan harapan lama sekolah.

Melalui Tes Kemampuan Akademik ini, pemerintah Lampung diharapkan dapat mempersiapkan para peserta didik sebaik mungkin dalam menghadinya. Sebab, dengan mempersiapkan Tes Kemampuan Akademik yang baik, peluang siswa dapat berkembang dan punya harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikannya menjadi lebih besar.

Selain persiapan pemahaman siswa menjelang Tes Kemampuan Akademik, aspek fasilitas juga harus diperhatikan. Mengingat, bahwa pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik ini dilaksanakan berbasis komputer dan hanya satuan pendidikan yang terakreditasi dapat menyelenggarakan. Sedangkan, satuan pendidikan yang tidak memenuhi kriteria sebagai pelaksana harus menginduk ke satuan pendidikan yang lulus kriteria.

Per tahun 2025, pemerintah Lampung memiliki kurang lebih 9.147 satuan pendidikan di bawah naungan Kemendikbud dan 1.800 satuan pendidikan di bawah naungan Kemenag (Diolah dari Dapodik dan BPS Lampung 2025). Tentu saja, tidak semua sekolah ini dapat menyelanggarakan Tes Kemampuan Akademik secara mandiri.

Oleh karena itu, pemerintah Provinsi dan Daerah/Kota di Lampung harus berkoodinasi untuk memastikan Tes Kemampuan Akademik bisa dirasakan oleh semua.Kolaborasi yang harmonis dan berdampak perlu dilakukan agar semangat para siswa dan guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya bertepuk sebelah tangan.

*)Mahasiswa S2 Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta

 


Penulis : Ramadhani Putra


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Pendidikan, Opini

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Catatkan Performa Positif Q1 2026, Laba Bersih HKA Melampaui Target Hingga 184%
KKB Kian Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut
Dua Insiden Papua: Tidak Saling Berkaitan
LP2M UIN Raden Intan Lampung Gelar Workshop Penulisan Proposal untuk Dosen Pemula dan Tendik
Rapat Kerja 2026, Rektor UIN RIL Ajak Sivitas Bangun Ritme Bersama Wujudkan Visi Kampus
Manfaatkan Fasilitas, Raker UIN RIL 2026 Dorong Kemandirian Kampus
Dari Waste to Energy hingga Wakaf Produktif, Rektor UIN RIL Sampaikan Rekomendasi Program Strategis Kemenag
Gubernur Buka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lampung Timur

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:51 WIB

Catatkan Performa Positif Q1 2026, Laba Bersih HKA Melampaui Target Hingga 184%

Sabtu, 18 April 2026 - 11:39 WIB

KKB Kian Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut

Sabtu, 18 April 2026 - 11:37 WIB

Dua Insiden Papua: Tidak Saling Berkaitan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:50 WIB

LP2M UIN Raden Intan Lampung Gelar Workshop Penulisan Proposal untuk Dosen Pemula dan Tendik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:41 WIB

Rapat Kerja 2026, Rektor UIN RIL Ajak Sivitas Bangun Ritme Bersama Wujudkan Visi Kampus

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

KKB Kian Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut

Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:39 WIB

#indonesiaswasembada

Dua Insiden Papua: Tidak Saling Berkaitan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:37 WIB