Terima Delegasi Jepang, Gobel Bahas Kerja Sama SDM Hingga MRT Fase 2

Jumat, 18 Agustus 2023 | 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo 

JAKARTA – Wakil ketua DPR RI Rachmat Gobel menerima kunjungan delegasi Parlemen Jepang yang dipimpin oleh Natsuo Yamaguchi. Dalam pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama kedua negara di dalam sektor perekonomian, infrastruktur, dan pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk juga dalam pembangunan Mass Rapid Transportation (MRT) Jakarta Fase 2.

“Ya kita tetap harus dorong itu, kita akan tetap dorong MRT Fase 2 karena kita lihat aktivasi yang pertama itu kan dia punya kesuksesan dan keberhasilan akurasi dari pada ketepatan waktunya itu kan sangat tinggi, jadi ini perlu kita dorong,” ujar Rachmad Gobel usai pertemuan di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Jumat (18/8/2023).

Baca Juga:  Mesir dan Kuwait Serukan Iran dan AS ke Meja Perundingan

Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai NasDem ini juga mendorong penguatan kerja sama dengan Jepang di bidang manufaktur dan pemberian kesempatan kerja pada bangsa Indonesia.

”Saya juga menceritakan bagaimana banyak sukses-sukses dilakukan dalam kerjasama Indonesia maupun investasi Jepang dalam pembangunan SDM. Terjadi adanya alih job, ada alih pengetahuan, dan ada alih teknologi. Dan tidak sedikit orang Indonesia yang sudah menjadi CEO-CEO di perusahaan-perusahaan Jepang. Dan inilah kita berharap berinvestasi di Jepang perlu kita dorong karena ada pembangunan SDM-nya yang sangat kita perlukan, jadi investasi bukan sekedar investasi tapi membangun SDM-nya,” ujarnya.

Baca Juga:  Biro Perekonomian untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Dalam pertemuan yang sama, Pimpinan Delegasi Parlemen Jepang Natsuo Yamaguchi mengungkapkan dengan adanya kerjasama khusus di bidang investor dan pembinaan SDM bisa mewujudkan sirkulasi antara kedua negara yang diharapkan. Ia pun berharap hubungan kedua negara dapat terus dilanjutkan dan berjalan dengan baik.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei
Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik
Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia
Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK
Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir
Porprov 2026, FORKI Lampura Optimis Borong 17 Emas
Meski Ada Propaganda Musuh, Iran Sebut Sembako nya Aman
Waketum Golkar Minta Publik Melihat Secara Proposional dan Faktual Polemik Misbakhun 

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:15 WIB

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei

Minggu, 20 September 2026 - 23:00 WIB

Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik

Minggu, 20 September 2026 - 22:36 WIB

Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 19:39 WIB

Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK

Minggu, 20 September 2026 - 19:12 WIB

Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir

Berita Terbaru

Para seniman tampil dalam sebuah pertunjukan budaya untuk memperingati 35 tahun hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Brunei di Bandar Seri Begawan, Brunei, pada 18 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Gelaran Budaya, 35 Tahun Hubungan Tiongkok-Brunei

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:15 WIB

Tangkapan layar dari sebuah video pada 6 Maret 2024 ini memperlihatkan juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, sedang menyampaikan pernyataan di Sanaa, Yaman. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Houthi Serang Riyadh, Arab Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:00 WIB

#indonesiaswasembada

Laka Lantas di Tol Terpeka KM 246, 1 Korban Meninggal Dunia

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:36 WIB

Kemenhut Raja Juli dan Gubernur Lampung di TNWK [KLp]

#indonesiaswasembada

Menhut Tinjau Proyek Mitigasi Interaksi Gajah di TNWK

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:39 WIB

Asap membubung tinggi setelah sejumlah ledakan terdengar di pusat kota Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Sikap AS Jadi Penentu Iran Keluar-Masuk Perjanjian Nuklir

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:12 WIB